★
Color Me Curious
Monterey Bay Aquarium
Interview Vampire Daily
Cosimo Galluzzi
almost home

PR's Tumblrdome
untitled
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
todays bird

Kiana Khansmith

tannertan36
Not today Justin
𓃗
No title available
EXPECTATIONS
Fai_Ryy
taylor price
Xuebing Du
No title available
seen from United States

seen from China
seen from Austria
seen from United States
seen from United States
seen from Ukraine

seen from France

seen from Algeria

seen from United States

seen from Japan
seen from United States
seen from United States

seen from Morocco
seen from Colombia
seen from Singapore
seen from United Kingdom

seen from T1

seen from United States
seen from Germany

seen from United States
@pelatge-blog
Langit sudah benderang kembali.Sang mentari bersinar lembut membelai tetes-tetes embun di atas daun ganyong.Suara kokok-kokok ayam s...
mungkin ada yang suka dengan caraku bercerita..ya..ya..
ANAK BAWANG (Kisah Perjalanan Hidup Bakwan's Lover) - POHON DUWET & 3 EKOR MONYET (on Wattpad) https://my.w.tt/D90B9DYYLT Miskin,Sawah,Petani,Terpencil adalah sekumpulan kosakata yang disandang seorang bocah kecil bernama Arom.Bersama kawan-kawannya -Jiol dan Temon- mereka mengarungi hari-hari dengan sebuah harapan kecil dalam menjalani hidup.Mungkinkah dengan keterbatasan orang akan bahagia?Temukan jawabannya dengan mengikuti kisah mereka......
Tips tahan lama dengan timun.
Teman-teman saya banyak yang bilang kalau saya ini nggak gampang letoy.Nggak bohong...Serius!saya ngomong apa adanya.Saya bisa tahan berjam-jam sampai isteri saya sendiri kagum dengan apa yang saya lakukan.Oh iya tentu saja saya kan memang melakukan ini untuk siapa lagi kalau bukan isteri saya,kalau isteri orang lain mana bisa nanti saya digebukin warga.
Jeda sebentar ya?!!
saya lagi jualan timun,dari tadi sore belum ada yang laku.
Khusus dewasa!
Main-mainlah ke blog saya di pelatge.blogspot.com dijamin ada rahasia besar disana.Tenang saja...saya sediakan bacaan khusus dewasa supaya tidak suntuk.Eh,kaum hawa juga boleh,tak ada yang melarang kok.Semuanya saya sediakan untuk dikonsumsi bebas.Tapi ingat ya?Resiko ditanggung sendiri karena saya bisa berbagi bukan berjualan.
trims
salam renyah kriuk-kriuk
pelatge.blogspot.com
Dibalik lelaki hebat,ada wanita yang tabah.Tapi dibalik lelaki yang letoy,ada wanita yang kuat
pelatge.blogspot.com
Sst,ini rahasia!
Jangan bilang siapa-siapa kalau saya suka nulis disini.Serius!anggap saja kalian tak membaca apa-apa jika kebetulan melihat beranda tumblr saya.Bukan apa-apa disamping tak ada hal penting juga membuat waktumu jadi sia-sia.Kata guru agama saya,jangan sia-siakan waktumu dengan hal yang tak berguna.
Eh,masih tak percaya!nekat masih membaca juga.Ingat ya!saya ulangi lagi; jangan sia-siakan waktumu dengan hal yang tak berguna.Kalau tak percaya tanya saja pada tukang cilok.Eh,ngeyel!tukang cilok itu guru agama saya.
pelatge.blogspot.com
Sedih itu...
Ketika yakin kita mampu,ternyata sudah terlambat untuk bergerak.
Hari sudah kelabu ketika aku di jalan pulang ke rumah.Setelah aku dan temon mengantarkan jiol ke rumahnya,kami pulang terpisah.Dalam perja...
kebiasaan anak-anak kecil pra-sejarah,itu sebelum zaman androidtikum....hahaha
POHON DUWET dan 3 EKOR MONYET bagian 2
Hari sudah kelabu ketika aku di jalan pulang ke rumah.Setelah aku dan temon mengantarkan jiol ke rumahnya,kami pulang terpisah.Dalam perjalanan pulang nampak gadis-gadis muda berselampirkan handuk dipundak dengan tangan membawa ember dan buyung.Tak hanya itu sekumpulan pemuda bertelanjang dada cuma bercelana pendek dengan handuk yang dijeratkan di leher menuju ke arah yang sama.Mereka pasti hendak ke sumur umum.Di jalan,orang-orang kampung yang bekerja di sawah sudah mulai terlihat pulang kandang,ada beberapa yang kukenal baik.Kami saling tegur sapa.Begitulah adanya,mereka lusuh,kelabu dan tercium bau hangus.Hidup dengan sawah membuat mereka terlihat seperti kepayahan.Bapakku dan emak juga seorang petani,jadi aku hapal bagaimana payahnya ia mengurusi petak-petak sawahnya yang sempit.Kadang-kadang mereka membawaku serta ikut.Disana aku bisa mengenal rasanya terbakar matahari.Biasanya jika aku sudah meringis-ringis,emak menyuruhku pulang sendirian.Lain tidak dengan bapak,ia menyuruhku bersiul seperti seruling.Ketika kutanyakan kepadanya apa manfaatnya,katanya itu sebuah undangan tak resmi untuk meminta sang angin datang.Dan memang benar,biasanya tak lama setelah air ludahku kering dan mulutku terasa pegal-pegal sang angin akan datang.Namun aku patut berbangga,lewat bapak semenjak itu aku tahu bagaimana caranya menguasai angin.
Baiknya kuceritakan bagaimana keadaanku saat ini.Diantara rasa cemas dan rasa lapar yang sudah tak terkendali.Kususuri gang-gang kecil yang masih tanah,berbelok melewati pekarangan yang masih rapat dengan dapuran bambu.Sepanjang jalan aku merancang kata-kata yang akan aku hadiahkan pada emak.Kata-kata yang benar adalah kunci terbaik masuk rumah agar terhindar dari jeweran emak,setidaknya itu yang berlaku di rumah kami.Sayangnya aku lupa,ada aturan yang tak boleh ditawar-tawar;jangan pulang terlalu larut.Inilah pokok permasalahannya.
Ketika aku sampai di rumah.Emak sudah menungguku dipintu depan.Air mukanya masam,matanya mendelik dan ditangannya sebuah gagang sapu ia ketuk-ketukan ke tanah.Alamak!aku tak berkutik. Tak ada yang bisa membelaku,bapak sedang tak ada di rumah.Beliau sedang pergi merantau ke jakarta.Jadi aku harus menghadapi situasi gawat kali ini sendiri.Kalian bisa bayangkan,menghadapi seorang perempuan dengan latar belakang macam begini.Kalian harus hati-hati dengan tipikal perempuan yang sudah lama ditinggal suami macam emakku ini.
"Darimana!pulang sampai hampir maghrib?"Katanya.Aku gugup,cemas dan tak bisa berbicara barang beberapa saat.Aku menunduk,kakiku mengorek-ngorek tanah.
Bletak!gagang sapu menghajar pintu.Aku terjingkat kaget.
"Mmm..."Kucoba membuka mulut.Sial!susahnya minta ampun.
Bletak!!!
"Kali ini mau beralasan apa lagi?kamu pasti main-main dengan anak-anak itu lagi khan?Main ke sawah itu lagi khan?"
Aku mengangguk.Aku tak habis pikir kenapa emak bisa tahu.Apa jangan-jangan ia sudah menjadi peramal atau ia mempunyai kelebihan bisa menerawang kondisi seseorang dari jauh,seperti Bapak rama,cenayang kampung itu.Kalau aku sakit dan tidak sembuh-sembuh,biasanya emak membawaku kepada lelaki sepuh itu.Mungkin karena terlalu sering kami menemuinya membuat ilmu lelaki itu menurun pada emak tapi tidak padaku.
"Sudah mandi?"Kali ini kata-kata emak beralih haluan.
Aku menggeleng.Perempuan itu seperti kepanasan.Ia melepaskan gagang sapu itu ke tanah.Gerakan berikutnya,tangannya mencengkeram tanganku.Untung ia tidak menjewer kupingku.Sisa-sisa baret ditanganku rupanya masih terasa efek perihnya ketika tangan emak menarik tanganku.
"Aduh,mak!sakit."Aku meringis.
Emak menghentikan gerakannya dan melihat tanganku.
"Itulah kalau tidak patuh sama orang tua,Emak sudah bilang berapa kali jangan main di sawah.Nanti merusak tanaman orang."
"Aku tidak main-main di sawah kok,mak."Kataku mulai berani membela diri.
"Ngomong apa kamu?ini buktinya tangan kamu baret-baret begini."Katanya sambil menarik-narik tanganku.
Akhirnya dengan takut-takut aku ceritakan apa yang sedang sebenarnya terjadi antara aku dan teman-temanku di sawah sehingga aku mengalami baret-baret kecil.Berbusa-busa aku beralasan sampai aku lupa tentang rasa sakit dan rasa lapar yang menyayat perutku.Emak tetaplah emak.Perempuan itu tetap menyalahkan aku sebisa-bisanya.Aih!perempuan kalau sedang marah memang benar-benar membingungkan.Ini salah,itu juga salah.
"Dah!sekarang kamu mandi sana setelah itu makan."Katanya singkat.
Yes!
Kuacungkan tangan kanan terkepal ke atas dan menariknya kebawah dengan keadaan waspada takut emak melihatku.Ini kemenangan kecil.
Aku langsung mengambil handuk biru yang mulai berwarna keruh karena sering dipakai,setelah itu menuju pamandian.Jangan bayangkan tempat ini sebuah ruangan tertutup.Tempat mandi keluarga kami hanya berupa ruangan yang sekelilingnya ditutup gelaran yakni terpal tipis kualitas ecek-ecek bekas alas menjemur padi.Bapakku desainernya. Sekali lagi kupastikan.Kamar mandiku sangat sederhana.Tidak ada atap,hanya ada bak mandi plastik penuh tambalan dan sebuah padasan untuk menampung air wudlu. Letaknya disamping timur rumah yang disekitarnya penuh dapuran bambu.Berhadapan langsung dengan pintu dapur.
Oh iya!Rumahku itu menghadap ke utara.Dinding-dindingnya terbuat dari bilik-bilik bambu.Bentuk rumahku seperti segi empat dengan jendela besar seukuran meja di bilik depan.Terasnya tanah seperti tegalan sawah.Jadi jika musim hujan datang,teras rumahku berlumut dan licin.Padahal jika musim kemarau,teras rumahku sangat berdebu.Tapi aku suka karena di balik debu-debu itu ada sejenis binatang kecil,aku dan seperti anak-anak yang lain menyebutnya undur-undur.Jika suatu waktu aku tak berminat mencari undur-undur,teras berdebu itu menjadi media kreasi seniku.Aku akan mengorek debu teras ,membentuknya menjadi gunung-gunung kecil lalu melubangi puncaknya sedikit dan mengencingi lubang itu dengan tingkat keakuratan yang tinggi.Setelah menunggu beberapa lama agar agak sedikit kering,aku akan mengorek dasar gunung debu itu.Dan voila!aku membuat sebuah mangkuk debu yang beraroma alami.
Suit...suit..
Otak itu kalau kebanyakan mikir jadi lemot
Ngga bisa ngebedain mana tempe mana remot
Contohnya aku ini kaya orang idiot.....
bercerita apa adanya
Aku akan terus menulis sampai aku tak bisa bedakan mana tinta mana cinta...