~*
Nak, ingatlah pesan ibu mu ini. Apapun yang terjadi dalam hidupmu nanti. Ingatlah, bahwa ketika kau tak punya siapa-siapa selain Allaah. Allaah itu lebih dari cukup ya sayang.

❣ Chile in a Photography ❣
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
occasionally subtle
Noah Kahan
sheepfilms

Love Begins
Claire Keane
Phantogram Three
One Nice Bug Per Day
Mike Driver
The Stonewall Inn
Today's Document
I'd rather be in outer space 🛸

Jimmy Eat World
Show & Tell
EXPECTATIONS
No title available

titsay
RMH
Fieri Frames

seen from Germany

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Colombia

seen from Türkiye

seen from T1

seen from United States
seen from United States

seen from Germany

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from Canada

seen from Israel

seen from United States
seen from Canada
seen from Kenya
@penikmatsenyum
~*
Nak, ingatlah pesan ibu mu ini. Apapun yang terjadi dalam hidupmu nanti. Ingatlah, bahwa ketika kau tak punya siapa-siapa selain Allaah. Allaah itu lebih dari cukup ya sayang.
Pada suatu hari..
🧕🏻 : Mas coba deh cium..
Cup.. Sebuah kecupan mendarat di pipinya. Membuatnya terkejut menoleh ke arah suaminya
👱🏻♂️ : kenapaa..? Mau lagi
Cup.. Satu kecupan kembali mendarat ke pipi sebelah kiri.
🧕🏻 : cium itu mas maksudnya..
*sambil memuncungkan bibir menunjuk sayur asem diatas meja.
👱🏻♂️ : ohh ituuu..
Cup.. Kini sekarang sang suami malah mencium bibirnya.
“Kita tidak akan pernah adil sejak dalam pikiran, karena panggilan keberpihakan itu akan selalu ada, hal itu berasal dari bacaan, kawan diskusi dan lingkungan diri ditempa.”
—
Mohon dukungannya temann
Saya pikir kamu akan menyukai cerita ini: " Rasa " oleh myetlone di Wattpad https://www.wattpad.com/story/292547137?utm_source=android&utm_medium=com.tumblr&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=myetlone&wp_originator=kwtN0IY7yWVsRLYs0ApiARp%2B1KxCI7ZQ9m7%2FkNrUuMsdpRauuVUgFApZ6AW2TcUrvyC00wQ2keEe9aJXLTdjjzATKUA9MdAcsnIbqVVWQ3hCSZBsin57T3T%2BD0FJ8LO2
Setiap rasa cinta, sedih, luka, marah dan bahagia selalu mendampingi dalam perjalanan hidup setiap insan bernama MANUSI...
Orang yang diberkahi Allah Ta'ala
Ciri Orang yang diberkahi Allah Ta’ala ialah siapa saja yg memiliki sifat dan kriteria berikut ini :
1. Mengajarkan kebaikan.
2. Menyeru kepada Allah.
3. Mengingatkan tentang Allah.
4. Memotivasi agar senantiasa berbuat ketaatan kepada Allah.
(Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah rahimahullah)
https://www.facebook.com/100069444408416/posts/186732546984891/?sfnsn=wiwspmo
Tutorial Jatuh Cinta
Jatuh cintalah pada seseorang yang perasaan cintanya lebih besar darimu. Karena ia akan membuatmu menjadi sangat berharga. Bersedia untuk melakukan hal-hal kecil untukmu, menggendong anakmu saat kelelahan, membiarkanmu tetidur dan ia membereskan rumah, membelamu jika ada orang lain yang menyerangmu, menyediakan makanan-makanan kecil saat kamu malas memasak, dan tidak marah-marah saat kamu menghabiskan uang yang digunakan untuk kebutuhan kalian berdua. Jatuh cintalah pada seseorang yang memiliki cara berpikir yang baik, yang luas, yang terbuka. Karena di dalam pikirannya nanti kamu akan tinggal. Karena cara berpikirnya itulah yang akan kamu hadapi selama kalian bersama. Tentu merepotkan tinggal bersama orang yang ternyata cara berpikirnya mudah menerima hoax, tidak bisa mencerna informasi dengan baik, tidak bisa mengambil keputusan dengan bijak, tidak ada keinginan untuk berkembang, tidak punya pendirian yang kuat. Lelah sekali tinggal di pikiran yang seperti itu, bukan? Jatuh cintalah pada seseorang yang mudah diajak berbicara. Kamu tak perlu merasa takut untuk mengutarakan segala isi hatimu, mengutarakan segala penatmu, mengajaknya berdiskusi untuk keluargamu. Tentu tidak enak jika selama bersama, kalian tidak bisa membicarakan hal-hal penting untuk keluargamu. Bahkan, untuk sekedar mengatakan bahwa kamu lelah dan memintanya untuk mengasuh anak sebentar saja, kamu takut. Tak leluasa untuk berbicara. Padahal, memiliki teman bicara seumur hidup yang nyaman itu benar-benar anugrah yang tak ternilai.
Kalau kamu ingin jatuh cinta, tutup sejenak matamu dari hal-hal yang kamu lihat darinya. Rasakan dari hatimu, berpikirkan sejauh mungkin. Seberapa bisa kamu hidup dengan sosok sepertinya. Karena apa yang kamu lihat dari matamu, seperti kecantikan/ketampanan itu akan usang dimakan usia, harta bisa hilang, jabatan bisa lepas. Kalau nanti kamu jatuh cinta, kamu tak lagi takut jatuh ditempat yang menyakitkan karena kamu bisa memilih di tempat seperti apa cintamu jatuh. Hati-hatilah memilihnya. Kalaupun harus menempuh jalan yang panjang dan berliku, tidak apa-apa. Kalau harus menempuh waktu yang lama, tidak apa-apa. Tidak apa-apa.
©kurniawangunadi
Butuh pada ilmu.
Asy syaikh ibn Baz rahimahullah berkata:
Seorang manusia itu selalu dalam keadaan membutuhkan ilmu sampai dia mati.
Majmu fatawa asy syaikh 6/71
https://www.instagram.com/p/CV7rBOZBsgN/?utm_medium=copy_link
Mohon dukungannya ya teman 🤗🙏
Saya pikir kamu akan menyukai cerita ini: " Rasa " oleh myetlone di Wattpad https://www.wattpad.com/story/292547137?utm_source=android&utm_medium=com.tumblr&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=myetlone&wp_originator=7%2FgxdeDQaFjhTg1%2FQJwsXIR%2BAzJ8I3Cq10WIwwFQmMfRB0SqZ1soaZA0YshDk6Hsbqps3me3oazrc%2B8saFyaMagWZs5RB7aStnm7igiAAIujk7XRprWtzMByx9osXtBt
Setiap rasa cinta, sedih, luka, marah dan bahagia selalu mendampingi dalam perjalanan hidup setiap insan bernama MANUSI...
Teringat dengan sebuah pepatah,
dari kyai di Pondok Modern Darussalam Gontor:
“Berjasalah, tapi jangan minta jasa”
- ya, jadilah baik, baik yang tak suka mengungkit-ungkit (kebaikan itu)
Kabar gembiraa buat kamu dan aku, akhirnya aku gak peduli lagi semua tentang kamu..
Selamat kamu aku udah pergi..
Cinta si Miskin
Karya : Ainun
mengapa cinta ini tergambar
pada ia yang tak bergelar
tidak berpangkat dan tak sederajat
mengapa bisa cintanya jatuh pada seorang pangeran
yang harta nya tak habis tujuh turunan
delapan belokan dan naik sepuluh tanjakan
perlakuan yg membuatnya bingung
perhatian canda tawa seakan canggung
pikiran dan hatinya seolah hebat bertarung
apakah pantas ia menaruh hati
apakah ia harus lanjut ataukah berhenti ?
dan menutup diri seolah tak perduli
sadar diri lalu pergi
entahlah .. apa benar ini cinta
atau hanya halusinasi semata
mungkinkah cerita dongeng jadi nyata
kasihan si miskin
hanya bisa merasa ingin
tapi cintanya terbawa angin
terbang bebas ke angkasa lain
Palembang, 30 Juli 2021
CERPEN : TAKDIR DARINYA 2
*pov Maliki
"yuk bro ke masjid, udah mau dzuhur nih" ucap ilham sembari menepuk pundak maliki yg kontan terkejut dalam lamunan nya.
Maliki yg dari tadi tersenyum terkekeh geli sendiri, tak waras bisa dibilang begitu. Entah.. setelah melihat pemandangan waktu istirahat tadi ia menjadi seperti itu.
Yaa, saat dia kembali dari kantin lalu duduk didepan kelas tadi, dia melihat 3 wanita yg sedang asyik berjalan, tertawa besenda gurau, bahagia sekali pikirnya.
Sampai dia terfokus pada satu wanita yg sedang di goda kedua temannya, hingga membuat nya menggerutu kesal dan mengeluarkan ekspresi yg menurutnya sangat cantik dan imut.
Dia nuna, gadis cantik pintar nan sholeha. Pujaan maliki sejak awal masuk sekolah ini. Yg hanya dapat di pandangnya dari kejauhan yg mebuat maliki semangat kesekolah. Tapi entah kenapa dia takmampu untuk menegurnya pun menyapanya sekali saja. Ahh.. Tak ada alasan untuk menyapa.
Setelah itu maliki bergegas pergi ke masjid bersama ilham untuk mengumandangkan adzan.
****
Di kamar, malam minggu seusai sholat isya. Malaiki duduk di atap rumah nya sembari duduk bersandar di kursi kesayangannya tersebut.
Dengan melihat langit dia masih terbayang akan senyum gadis pujaannya tersebut. Ahh.. kenapa dia terlintas di kepalaku. Bertanya2 kepada diri sendiri dia langsung teringat pada ilham
"ohh iya ilham kan sekelas dengan nuna.. "
Lalu maliki mengambil ponselnya, mengirim sms pada ilham "ham, lu sekelas sama nuna kan?"
"Iyaa.. Kenapa bro"
Maliki tersenyum.. "boleh minta no. Nya gak, ada yg mau gue tanyain sama dia"
"oh oke, nih no nya 0812****36"
Bingung, apa yg dia inginkan sudah punya. Sekarang tinggal mengumpulkan keberanian nya. Tapi apa yg harus ia katakan, apa alasan yg tepat untuk menghubunginya. Bismillah..
Maliki mulai mengetik "...assalamualaikum" dan blabla.. Sejak saat itu mereka pun saling berbalas pesan.
Di kantin tak sengaja ia bertemu nuna. Ini kesempatan bagus, dengan sedikit gemetar maliki memberanikan diri untuk menyapa nuna. "hh-hai nuna"
"hai maliki"
Nuna pun membalas sapaan dengan senyum manis nya sama persis seperti yg selalu dia lihat dari kejauhan.
****
Dirumah saat makan malam bersama, ayah maliki berkata bahwa ayahnya akan di pundah tugaskan keluar kota. Dan otomatis mereka akan pindah rumah mengikuti ayahnya pun sekolah maliki.
Dan ternyata surat kepindahan maliki sudah di urus ayahnya dan besok mereka akan berkemas untuk pindah.
Setelah makan, malikipun bergegas kekamar dan berfikir bagaimana ia akan memberitahunya ke nuna atas kepindahannya tersebut. Kepergian yg sangat mendadak.
Dia ingin menceritakan pada nuna tapi.. Apakah nuna akan peduli pikirnya.. Toh mereka bukan siapa2 cuma sebaatas teman satu sekolah, fikirnya.
Setelah seminggu kepindahan mereka, ternyata adalah hari ulang tahun nuna. Sebenarnya maliki tidak tenang semenjak kepindahannya tanpa memberitahu nuna. Dia merasa sangat bersalah dan memutuskan untuk menebus kesalahannya. Dengan kado ini ia berharap nuna akan memaafkannya. Kado yg berisi mukena dan al-quran juga sepucuk surat.
Kado ini ia titipkan Pada ilham untuk di berikan pada nuna.
****
Beberapa tahun kemudian, sekarang maliki sudah menjadi seorang ustad. Karena setelah lulus sekolah ia memilih memperdalam ilmu agama yg ia miliki.
Dan sudah saatnya ia menyempurnakan separuh agamanya tersebut yaitu dengan menikah. Ia mempercayakan pada orang tuanya mencarikan jodoh untuknya.
Dan mendengar maliki bilang begitu orangtuanya sangat gembira dan bilang bahwa ada teman ayahnya yg sedang mencarikan jodoh untuk anak gadisnya. Dan minggu depan mereka akan bertemu.
Dirumah teman ayahnya, setelah sampai mereka di sugukan minuman dan ayahnya pun mulai bercerita singkat pada temannya. Sampai pada waktu istri teman ayahnya memanggil anak gadisnya turun untuk menemui mereka.
Terdengar suara langkah kaki dari tangga saat maliki menoleh ke arah tangga ia sontak terkejut saat melihat anak gadis teman ayahnya tersebut.
Nuna dalam benaknya. Ia sangat tak percaya wanita yg akan di jodohkan dengannya adalah nuna, gadis cantik nan soleha pujaannya waktu sma.
Setelah itu mereka pun saling mengenalkan diri masing2. Dan berbincang-bincang cukup lama.
Sampai akhirnya pernikahan mereka pun ditetapkan.
Kamu yg dewasa
Karya : Ainun
Hai Kamu, yg dewasa dariku
Yg telah membuat ku tersipu malu
Yg membuat pipiku merah bersemu
Saat dekatmu jiwaku melayang
Jantungku berdegup kencang
Hatiku terasa terguncang
Seperti nyawaku sudah di ambang jurang
menatap matamu aku tak kuasa
Ingin rasanya ku menyapa
Takut kamu tak suka
Dan membuat hatiku terluka
Wahai kamu yg dewasa ..
Yg namamu selalu ku sebut dalam doa
Hanya satu yang ku pinta
Semoga kita berada dalam kisah yg sama
Dari aku, yg berusaha membuat mu suka
yg berusaha menahan rasa suka
Dan aku yg mungkin tak kau suka
Palembang, 23 Juni 2021

CERPEN : TAKDIR DARINYA
Kantin ini telah ramai di padati oleh para siswa yg tak sabar ingin mengisi perutnya, setelah menunggu lamanya waktu istirahat. kegaduhan mereka terdengar seperti sekelompok hewan ternak yg meminta makan pada peternaknya. Keriuhan yg mereka ciptakan cukup membuat telinga menjadi panas. Aksi mereka juga seperti para rakyat yg mendemo meminta sembako kepada pemerintah. Saking padatnya sehingga tak ada celah lagi untuk berjalan.
Terlihat seorang gadis cantik yg sedang berdiri tak tegap ini, dengan mengenakan seragam putih abu-abu kebanggaanya dibalut dengan hijab putihnya yg menambah pesona dalam dirinya juga paras cantik yg membuat semua orang berdecak kagum saat melihatnya. Karena padatnya kantin membuatnya agak susah bergerak. Dalam raut mukanya nampaknya dia tengah mencari seseorang. Dengan sedikit mendongakan kepalanya dan melihat sekeliling kantin akhirnya di dapat menemukan orang yg ia cari.
“Riza,Lala” pekik gadis cantik yg bernama Nuna ini, dengan bersemangat mengayunkan tangan keatas segera bergegas mendekati kedua gadis manis yg tengah asik memakan mie khas tante kantin tersebut.
“kalian kemana aja sihh??di cariin daritadi” gerutunya dengan menduduki kursi kantin. “kamu yg kemana aja!!dari tadi kita nyariin kamu,tapi kata Kiki kamu ke kantor, yaudah jadi kami duluan kekantinnya ,lapeeeerrr” ucap Lala seraya mengunyah mie nya.
“iya nihh,ngapain sihh kamu ke kantor segala,” saut Riza dengan menyeruput es teh kesukaanya itu.
“iyaahh deh sorry ,aku ke kantor itu karena di panggil sama Ibuk yanti di suruh ikut olimpiade matematika” .
“kirainnn di panggil sama Pak Alul,hahahah” ucap Lala dengan tertawa geli.
“ihhh apaan sihh,mulai dehhh”
“kriiiiiiiiiiiiinggg…” bel tanda waktu istirahat usai pun berbunyi, segera Nuna, Lala dan Riza pun langsung bergegas masuk ke dalam kelas. Wajah Nuna yg tadinya riang kini berubah menjadi suram entah apa yg terjadi pada anak ini.
“kamu kenapa Na,kok muka kamu jadi murung gituu..?” tanya Lala penasaran,
”gimana aku gak murung coba,inikan pelajaran Pak Alul!!”
Mendengar jawaban dari Nuna, Lala dan Riza langsung saling bertatap-tatapan sembari tersenyum seakan mereka memiliki pemikiran yg sama.
“ciyeeeee…” ucap Lala dan Riza secara kompak menggoda Nuna dan bergegas meninggalkan Nuna karena takut akan hantaman yg akan di berikan Nuna.
“ihhh awas ya kaliaaannn” dengan geram Nuna mengejar mereka unntuk memberi pelajaran karena sudah menggodanya.
Begitulah mereka yg selalu bersama kapan pun, kemana pun, dan di mana pun, meski mereka sering saling ejek tapi itulah tanda kasih sayang mereka terhadap satu sama lain. Lala dan Riza memang suka menggoda Nuna sampai Nuna jadi emosi dan mau mati rasanya karena mengadapi sikap mereka berdua.
Tak heran jika ada pihak yg cemburu melihat kedekatan mereka satu sama lain dan pastinya juga ada yg membencinya hingga ingin membubarkan persahabatan mereka dengan cara apapun. Meski begitu persahabatan mereka tetap terjalin erat hingga sekarang.
“selamat siang anak-anak” ucap Pak Alul seraya masuk ke kelas sambil tersenyum manis senada dengan baju yg di kenakan nya warna biru langit di balut dengan dasi biru dongkernya yg menambah kewibawaan nya membuat semua siswi berdecak kagum saat melihatnya, kecuali Nuna yg terlihat murung tak tampak sedikitpun keceriaan dalam mukanya.
Lala dengan senyum lebarnya langsung menyeggol Nuna “ehh Na,Pak Alul ganteng banget yakk kayak bred pitt ”dengan raut wajah kekagumannya,
“Pak Alul ngeliatin kamu tuh” saut Riza yg menoleh kebelakang menghadap Nuna. “ciye yg di liatin” ucap Lala sembari terkekeh. Nuna hanya terdiam dan tidak menggubris apa yg dibicarakan sahabatnya itu.
Tidak dapat dipungkiri memang selain wajah cantik yg mempesona dan soleha Nuna juga di beri karunia dengan kepintarannya dalam bidang matematika yg menambah daya tarik tersendiri baginya, terutama Pak Alul seorang guru biologi yg menaruh hati padanya. Sering kali Pak Alul mencoba mendekati Nuna tapi sayang seribu sayang Nuna selalu menghindarinya.
Pak Alul memang laki laki tampan , pintar juga cerdas ramah pula. Tapi entah kenapa Nuna sama sekali tidak tertarik dengan Pak Alul tidak seperti siswi lainya yg sangat mengagumi sosok Pak Alul.
Sela pelajaran Pak Alul berlangsung, muka masam Nuna sangat terpancar jelas. Tak ada senyum dalam raut wajahnya, dia hanya sibuk dengan pekerjaannya sendiri. Terkadang di melamun dan hampir tertidur di kelas. Entah apa yg di rasakannya saat itu.
Kadang dia berpikir bagaimana caranya untuk tidak bertemu dengan Pak Alul di sekolah. Tapi sangat di sayangkan, itu hanya dalam pikirannya saja. Bahkan setiap hari dia selalu berpapasan dengan Pak Alul. Pelajaran Pak Alul hanya sejam hari ini, tapi kenapa rasanya sangat lama sekali bagi Nuna.
**********
Waktu sholat dzuhur pun tiba, dengan raut muka girang Lala, Riza dan Nuna melangkahkan kaki mereka menuju masjid sekolah untuk menjalankan sholat. Sesampainya di masjid suara lantunan adzan yg sangat merdu dan membuat hati menjadi sejuk pun telah terdengar sampai di telinga mereka.
Maliki dialah seorang yg melantunkan merdunya suara adzan tersebut. Pria yg soleh, rajin beribadah, ramah juga tampan ini membuat semua terkagum-kagum saat mendengar suaranya , tak terkecuali Nuna yg sedari tadi sangat menikmati indahnya suara tersebut.
yahh Maliki adalah sosok pria yg sudah meluluhkan hatinya yg sekeras batu itu, sudah lama Nuna menaruh hati pada pria ini sosok pria yg sangat di kaguminya sejak kelas 10 tersebut. Sosok yg membuatnya betah di sekolah. Sosok yg membuatnya semangat untuk sekolah. Tetapi Nuna hanya bisa memendam perasaan ini sendiri dan berdoa kepada Allah dan menyerahkan perasaanya padanya. Ini adalah rahasia terbesar Nuna.
Hanya dia dan Allah yg tahu tentang perasaanya ini, Nuna menyerahkan semua hanya kepada Allah atas apa yg dia rasakan ini. Sahabatnya pun tidak mengetahui tentang hal ini. Dia sempat berfikir apakah Maliki memiliki perasaan yg sama kepadanya. Tetapi dia tak mau terlalu berharap.
“subhanallah,merdu bangett,ya Allah” bisik Nuna dalam hati saat mendengar suara adzan yg di lantunkan oleh pria pujaannya itu. Raut wajahnya sumringahh. Seperti ada sesuatu yg sejuk masuk ke dalam hatinya.
“woy Na,kenapa sih kamu” sontak saja dia terkejut dengan perkataan Riza tersebut, ia langsung tersadar dalam lamunannya itu “ehh,ng--nggak apa-apa kok,hehe”.
**********
“assalamu’alaikum” ucap Nuna dengan melangkahkan kakinya masuk kerumahnya. Dengan suara langkah kaki yg terdengar ngeser itu, segera ia menuju kamarnya untuk beristirahat dan bersiap-siap untuk menjalankan sholat asharnya. Badannya terasa sakit seakan ada benda berat yg menimpa dirinya, lelah itulah yg dirasakan nya.
Waktu sudah menunjukan pukul 20.00 malam, karena ini malam minggu dia tidak perlu mengerjakan pr nya seperti biasa yg di lakukannya. Kini adalalah waktunya untuk beristirahat. Nuna merebahkan tubuhnya di atas kasur miliknya, terasa nyaman sekali sepertinya, dengan hembusan nafasnya yg menandakan bahwa dirinya sangat menikmati nya.
Dengan sedikit terkekeh ia meainkan hp-nya, seperti biasa setiap malam minggu dia pasti sms-an dengan kedua sahabatnya itu. Di tengah keasikannya ia sedikit heran ada nomor baru yg sangat asing, siapakah gerangan yg menhubunginya ini,
”assalamu’alaikum”
“wa’alaikum salam,maaf ini siapa ya ??”
“bener gak ini dengan Nuna ??”
“eh ni orang di tanya malah balik nanya” gerutunya sedikit kesal.
“iya bener,ini dengan siapa ya,kok tau nama saya?”
“ini Maliki tmen sklah kmu, kls 12 ipa 3”
melihat pesan itu sontak Nuna sangat terkejut, kok bisa maliki menghubunginya, ada apa? Kenapa? tapi dia tak langsung percaya kalau yg mengirim pesan itu Maliki pujaan hatinya.
“kmu tau dri mna no. Aku?”
“aku mnta sama ilham,knpa?aku ganggu ya?”
“enggak kok, biasa aja”
Sesampainya disekolah ia bertanya kepada Ilham teman sekelasnya, untuk membuktikan kalau memang benar Ilham yg ngasih nomor Nya ke Maliki dan ternyata benar, kata ilham dia yg ngasih nomor nya. Nuna senang bukan kepayang, hatinya sangat bahagia jantungnya berdegup sangat kencang. Apakah ini yg di namakan cinta??
Sahabatnya hanya bisa bergeleng saat melihat tingkah laku Nuna yg sejak tadi hanya tersenyum-senyum sendiri seperti orang yg kehilangan akal. Dengan hati riang gembira Nuna pergi kekantin bersama kedua sahabatnya dan tidak sengaja bertemu dengan Maliki, ia sangat terkejut saat Maliki senyum dan menegurnya. Dia rasanya ingin pingsan saat itu, mendengar suara Maliki yg terlihat malu-malu saat menegurnya. Sebisa mungkin Nuna bersikap biasa saja supaya tidak ada yg curiga.
Semenjak hari itu Maliki dan Nuna sering berbalas pesan melalui hp nya. Banyak hal yg mereka bicarakan , kadang mereka bicara tentang pelajaran, masa lalu mereka, tentang agama dll. Mereka jadi semakin dekat. Tetapi mereka juga harus menjaga batas kedekatan mereka suapya tidak menimbulkan fitnah.
Nuna sangat bersyukur karena dia bisa dekat dengan Maliki pujaan hatinya. Dia sangat senang sekali karena bisa mengenal Maliki lebih dekat. Tetapi dia belum mengetahui apakah perasaan yg dirasakannya sama seperti yg di rasakan Maliki. Dia takut untuk mengetahuinya karena dia takut kecewa.
**********
Dengan sedikit mengantuk Nuna masih bersemangat kesekolah demi menimba ilmu, dengan tubuh lesunya dan ngantuk beratnya Nuna masuk kelas dan agak sedikit terkejut karena melihat teman-temanya yg berkumpul seperti sedang membicarakan sesuatu yg penting. Nuna agak sedikit kepo lalu bergegas mendekati teman-temannya dan mendengar pembicaraan mereka.
“ehh tau nggak,katanya Maliki pindah sekolah lohh”
“masa sihh,kok dia pindah ??”
“katanya sihh ikut orang tuanya”
“yahh kita gak bisa lagi dong dengerin adzan dengan suara merdunya”
“iya sayang banget ya”
Mendengar pembicaraan temanya tersebut, Nuna sontak terkejut, pantas saja akhir-akhir ini Maliki sudah tidak lagi menghubunginya. Nuna agak sedikit kecewa kenapa Maliki tidak memberi tahunya kalau dia mau pindah sekolahh, tapi Nuna juga sempat berfikir memang nya siapa dia sampai maliki harus memberi tahunya soal ini, dia kan bukan siapa-siapanya Maliki.
Semenjak hari itu Nuna sudah tidak mendengar lagi kabar tentang maliki. Tentang di mana maliki pindah atau apakah maliki baik-baik saja atau apapun itu. Sampai akhirnya dia lulus SMA. Dan melanjutkan kuliah di salah satu universitas islam di surabaya bersama kedua sahabatya Lala dan Riza.
Persahabatan mereka kian erat mereka juga seasrama di kampus mereka. Nuna pun menceritakan rahasia yg selama ini ia pendam terhadap sahabatnya tentang perasaannya ke Maliki. Mendengar cerita Nuna itu, Lala dan Riza memakluminya karena itu adalah hak Nuna untuk merahasiakannya. Mereka juga ikut sedih karena kisah yg di ceritakan Nuna tentang kekecewaannya saat Maliki pindah sekolah.
Beberapa tahun berlalu, kini Nuna sudah lulus kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan yg cukup besar. Kini dia sudah kembali dan berkumpul bersama keluarganya lagi.
Dekorasinya masih sama seperti dulu tidak ada satu barang pun yg bergeser atau berpindah tempatnya,ibunya sangat menjaga kamar ini. Ruangan yg dulu dijadikannya tempat untuk melakukan segala rutinitasnya, ruangan yg di jdikannya sebagai tempat ibadahanya, ruangan tempatnya menangis, ruangan yg di jadikannya tempat berkeluh kesah. Sungguh dia sangat merindukan kamar ini.
Nuna melihat sebuah buku harian miliknya yg teletak di atas meja belajarnya sambil tersenyum dengan membaca curhatan-curhatan alay nya dulu. Dengan merebahkan tubuhnya di atas kasur empuknya ia melihat ponselnya terlihat foto Pak Alul yg sudah menikah dan telah memiliki dua orang anak kembarnya tampaknya Pak Alul sangat bahagia dengan keluarga kecilnya dan ia pun ikut bahagia.
Kembali mengelilingi kamaranya dan membongkar isi kamarnya. Ia melihat sebuah album foto yg berisi kenangan nya semasa sma dulu, foto konyolnya bersama kedua sahabatnya, foto jadulnya saat berjalan-jalan bersama teman sekelasnya. Kapankah kenangan ini bisa terulang kembali dalam benaknya. Ia juga menemukan sebuah kotak yg tersusun rapi yg letaknya paling atas diantara kotak-kotak lain, yg di dalamnya terdapat sebuah al-quran dan sebuah mukena putih, di ambilnya barang tersebut dan di usapnya sambil tersenyum tipis. Barang tersebut adalah pemberian seseorang saat ulang tahunya yg juga terselip sepucuk surat dengan kalimat sederhana “selamat atas pertambahan umurmu semoga kamu di beri kesehatan juga kenikmatan oleh Allah SWT. Temanmu Maliki”
Melihat nama itu dia kembali teringat sosok pria yg ia kagumi pada masa SMA itu, terdengar kabar bahwa Maliki sekarang telah menjadi seorang ustad ternama dan sosok pria yg suskes, Nuna pun ikut gembira mendengar kabar itu.
Tok tok , suara ketukan pintu yg membuatnya langsung menoleh ke arah tersebut
“nak ayo keluar, keluarga yg ingin bertemu kamu sudah datang” ucap ibunya sambil tersenyum.
Saat Nuna pulang ayahnya langsung memberi tahu bahwa dia akan segera di jodohkan dengan anak teman ayahnya dan akan segera menikah di tahun ini. Nuna hanya menurut saja karena ia yakin pilihan orang tua nya pasti untuk kebaikannya juga.
Dengan mengenakan baju pink senada dengan jilbab panjang nya, Nuna keluar dari kamarnya untuk menemui calon jodohnya tersebut. Dia sangat terkejut saat melihat pria yg akan di jodohkannya ternyata adalah Maliki, begitu juga Maliki yg terkejut dengan kedatangan Nuna.
Ayahnya memang pernah berkata bahwa pria yg akan di jodohkan dengan nya adalah seorang ustad tapi dia tidak menyangka bahwa pria itu adalah Maliki sosok pria yg di kaguminya sejak SMA tersebut. Dengan gemetar Nuna segera duduk dan memperkenalkan dirinya kepada kedua orang tua Maliki, sebaliknya Maliki juga melakukan hal yg sama.
Orang tua Maliki sangat menyukai Nuna, karena bukan cuma cantik kesopanan yg di miliki Nuna membuat hati orang tua Maliki luluh dan tak sabar ingin menjadikannya sebagai menantu. Begitupun orang tua Nuna yg sangat menyukai Maliki keramahan Maliki yg dapat mencairkan suasana yg sangat di senangi oleh ayahnya.
Tidak lama kemudian, beberapa bulan dari hari itu mereka pun melangsungkan pernikahan dengan sederhana hanya mengundang kerabat dekat dan teman dekatnya saja. Lala dan Riza juga datang dengan pasangan mereka masing-masing juga terkejut bahwa yg menikahi sahabatnya adalah Maliki pria yg di cintai sahabatnya.
Dengan kejadian ini membuat Nuna sadar bahwa jodoh dan maut itu semua adalah takdir yg telah di tuliskan oleh ALLAH SWT.