Akhirnya dia pergi. Dan aku tak lagi ingin memilih siapapun. Ia berhasil mengambil pilihan terakhirku. Setelah nya aku akan hidup bersama tulisan-tulisanku. Sampai Tuhan datangkan yang selamanya.
$LAYYYTER
One Nice Bug Per Day

oozey mess
Jules of Nature
h
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Lint Roller? I Barely Know Her

⁂
Three Goblin Art

No title available

blake kathryn
KIROKAZE
Sweet Seals For You, Always
Game of Thrones Daily
he wasn't even looking at me and he found me
🪼

Kaledo Art
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Cosimo Galluzzi
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

seen from Australia

seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye

seen from Brazil
seen from Russia

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from T1
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Netherlands

seen from United States
seen from Australia

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from France
@pluvilyu
Akhirnya dia pergi. Dan aku tak lagi ingin memilih siapapun. Ia berhasil mengambil pilihan terakhirku. Setelah nya aku akan hidup bersama tulisan-tulisanku. Sampai Tuhan datangkan yang selamanya.
Semoga akan datang hari-hari baik bersamamu, selalu.
Daur hidup sungguh benar adanya, ketika kehidupan berubah 180*. Ketika kehadiran orang-orang dihidupku Allah gantikan dengan buku-buku. Positif thinking aja, mungkin Allah sedang persiapkan aku menjadi “Madrasahtul ula” ahahahaa
Andai kau tahu, namamu di rapal berulang dalam doa seorang perempuan. Pertemuan denganmu adalah takdir yang paling ia syukuri. Diucapnya terima kasih berulang-ulang pada Tuhannya, setengah meminta kapan boleh bertemu lagi.
Kau cerita paling menyenangkan yang ia perbincangkan dengan Tuhan, negoisasi paling sempurna perihal masa depan. Kalau dengannya aku akan begini, kalau dengannya akan kulakukan ini, dengannya aku akan patuh dengan sungguh. Bolehkah Tuhan, jangan Kau ganti lagi pemeran utamaku.
Sujudnya semakin panjang, doa-doanya kian dalam, dzikirnya berjumlah ribuan, Tuhanpun senang melihatnya lebih dekat dari sebelumnya.
Andai kau tahu, tentangmu adalah segala yang ingin dia tuju, meski kadang merasa tak mampu - namun kembali dibekali hati dengan ilmu, agar tak perlu banyak ragu, percaya kepada Allah dengan sungguh, bahwa apabila berjodoh maka Tuhan yang akan membuatnya sabar menunggu.
Tidakkah ini terdengar begitu menyenangkan untuk diwujudkan?
Andai kau tau, bahwa kau dituliskan dengan lantang pada halaman buku seorang perempuan. Pertemuan denganmu diceritakan berulang-ulang bagai lagu baru yang setiap liriknya mewakili isi hati. Bahwa hampir disetiap waktunya namamu disebut berkali-kali, bahkan ditengah kesibukannya - wajahmu terbayang merayu hati.
Sebelum tidur, kau film paling menarik dalam isi kepala. Berputar hayalan tentang bagaimana kelak bila dia boleh berjodoh denganmu. Lalu dia tertidur dengan bahagia. Esok pagi, sebelum cahaya matahari masuk ke dalam kamarnya, namamu dirapalkan bagai ucapan selamat pagi. Ia tersenyum seolah kau mendengar, seolah kau begitu dekat.
Apakah kau senang mendengarnya?
Akan adakah waktunya nanti?
Untuk kita
Kadang menyendiri adalah satu-satunya cara paling ampuh bagi rasa rindu yang tak lagi tahu bagaimana cara menenangkannya. Bukan ingin dicari, tapi rasanya terlampu sulit menahan diri untuk tidak mengatakannya perasaan sehebat ini
Maka ku kurung perasaan ini dalam sajak-sajakku sendiri
Semoga kelak bertemu. Semoga kelak bertaut. Semoga kau aku menjadi satu.
Tawanya yang renyah, dan tutur katanya yang santun. Tatapannya yang terjaga, dan sikap sigapnya yang membuatku merasa aman dan dilindungi. Dia lucu meski kadang sedikit kaku. Dia yang terlihat cukup egois, tapi tahu caranya menenangkan.
Kalau boleh diberi waktu lebih. Aku ingin menatapnya yang terus bicara tentang apapun. Aku ingin menangkap basah sepasang matanya yang diam-diam menyisipkan rasa. Aku ingin melihat tawanya menari di udara, dengan banyak lelucon usil yang membuatku merasa jauh lebih baik.
Sikap tak acuh yang disengaja, dan sedikit bimbang yang terbaca. Kadang membuatku gelisah. Menyimpan banyak rindu tentangnya yang nyaris tak pernah hilang dari pikiran.
Ah, andai kita punya temu yang lebih banyak, rasanya pasti menyenangkan. Atau jangan-jangan sabar ini adalah ujian, yang hadiahnya kelak adalah hari-hari indah bersama. Semoga Allah ucap iya.
Seberapapun jauhnya, kau yang paling dekat dalam doa.
Kalau ditanya yang mana, aku akan sebut dengan lantang tanpa ragu. Tapi aku nggak tau apakah dia yang paling tepat untukku. Apakah aku baik baginya, apakah aku cukup layak membersamainya.
Hanya Tuhan yang tahu. Meski dengan sungguh ku semogakan, semoga Tuhanpun maunya kamu.
Fase melalui ujian itu naik turun
Banyak hari-hari yang berhasil dilalui dengan kuat tapi ketika hati sedang di titik lelahnya, satu hari yang lemah itu datang, dan rasanya hari-hari kuat kemarin tidak membantu sedikitpun.
Sudah sering terjadi, tapi rasanya tetap nggak terbiasa
Kangen.. dia dimana ya.. sehat kan. Andai aku bisa tanya langsung keadaannya tanpa perlu berpikir banyak. Sayangnya aku terlalu khawatir dengan responnya.
Aku kangen.
Ada saat dimana kamu begitu mencintai seseorang namun merasa tidak layak bersamanya.
Maka biarlah jarak ini menarik diri menjauh. Dikejauhan aku masih akan mencintaimu lewat doa.
Semoga kelak Allah pertemukan denganmu lagi dalam kondisi diri yang sama siap untuk saling cinta. Jangan dengan yang lain dulu, aku sedang berusaha menuju engkau.
Ternyata, aku hanya sedang kecewa pada diriku sendiri. Bukan pada orang lain.
Benar memang. Berharap pada manusia adalah patah hati yang disengaja.
02.30, kamis menuju jum’at. Aku ingin tidur lebih lama, tapi perasaan membangunkanku lebih cepat.
Ada yang kupeluk sejak semalam, rindu yang menolak untuk ditenangkan. Seseorang dikejauhan mungkin sedang melumat banyak doa.