9th Day with Her (What An Awesome Day)
Pagi ini aku melewatkan dua kereta, yang baru saja melintas di depan mataku. Satpam di Stasiun Batuceper pun menegur dengan sopan dan aku hanya tersenyum sambil berkata “Masih nunggu teman pak.” Setelah announcer baru saja memberitahu kereta akan datang 10 menit lagi. Wanita itu pun menunjukkan batang hidungnya.
Si rambut keriting itu akhirnya muncul, dan untuk pertama kalinya menunjukkan sisi kewanitannya dengan memakai rok. Ah iya hari ini kami memutuskan untuk berjalan bersama untuk menggapai masa depan yang indah yaitu dengan mencari sebuah pekerjaan. Aih bahasa gue klise abis
Oke, sejak di kereta kami bercerita banyak, dan memikirkan apa yang akan terjadi disana nanti. Hingga akhirnya kamu tiba di Stasiun Sudirman, dan wanita yang super sok-tau itu dengan labilnya bolak-balik mencari tukang foto kopi, kamar mandi, hingga makan siang. Tapi endingnya kami memutuskan naik busway dan mencari makanan di dekat Istora saja, Grrrr.
Selang beberapa waktu, kami terpisah karena peraturan busway yang tega memisahkan kami. Aih. Lalu kami bertemu lagi di halte komdak, yang dimana dia bertemu wanita lain yang baru di kenalnya dan bersama menuju Istora.
Dan ketika kami baru menyadari bahwa jembatan yang mengarah ke senayan lewat pintu belakang itu rusak. Maka kedua wanita itu memikirkan hal yang terlalu mainstream buat orang Indonesia tapi cukup gila buat orang tidak normal seperti saya, lho? Yaitu menyeberangi melalui padatnya lalu lintas Sudirman. Dan syukurnya kami menyeberang dengan selamat. Saya menghela nafas di belakang, sedangkan dua wanita itu ngobrol dengan santainya.
Hingga akhirnya kami sampai di TKP, yang akhirnya berpisah dengan wanita kenalan dia itu karena kami memutuskan untuk mencari tukang foto-copy atas rekomendasi satpam depan pintu. (Spoiler: Dan sesatnya, endingnya malah ada tukang foto-copy di dalam situ. Oh Sh*t! )
Lalu kami berjalan menyusuri sepinya jalanan kompleks senayan yang luas itu, lalu keluar gerbang samping Mall Fx dan berjalan ke tukang foto-kopi yang berada di sebelah Masjid Albina.
Sesampai disana, kami langsung mencoba untuk foto-copy segala hal yang kami perlukan untuk lamaran kerja. Dan ternyata, mbak-mbak yang berkerja layaknya The Flash.. Di Film Zootopia. Hingga kami harus menunggu dan menunggu hingga disitu wanita itu menitipkan hpnya alias granat yang berisi sesuatu yang memicu negative thinking tapi yasudahlah, saya percaya dia. Dan endingnya saya menyadari bahwa wanita itu selama ini tinggal di komplek yang saya tahu dan orang-orang Tangerang pasti tau. Entah kenapa dia baru kasih tau sekarang.
Oke, skip setelah keluar dari tukang fotocopy, kami memutuskan untuk berterima-kasih dengan tukang mie yamin & mie ayam yang juga merekomendasikan tempat foto-copy itu. Dan kami pun sekalian mengisi perut kami sambil melihat rerumputan hijau lapangan baseball yang di teduhi oleh gedung-gedung tinggi di Sudirman yang berada di depan mata kami. It’s such an Awesome Moment, itu ngebuktiin bahwa hal-hal yang berkesan itu bisa kita buat sendiri tanpa makan di restoran mahal sekalipun.
Dan endingnya kami benar-benar mendatangi Istora sekarang tanpa keluar lagi, di dalam sana kami menemukan banyak booth-booth yang memberikan asa untuk masa depan kami. Ada booth Metro Tv, Majalah Cosmo, PegiPegi, Prudential, dan lain-lain. Walau memang tidak sebesar Job fair yang pernah aku datangi, tapi memang tidak mengecewakan juga karena aku dan dia memang mencari pekerjaan dengan bidang yang kita inginkan.
Kami akhirnya memutuskan untuk keluar setelah mengambil banyak brosur dan apply satu pekerjaan yang katanya di interview hari senin, walau sebenarnya aku belum tertarik sama itu pekerjaan.
Setelah itu kami memutuskan untuk ke Fx Sudirman dengan tanpa rencana untuk mengakhiri hari melelahkan ini, kami menonton film Deadpool yang baru saja tayang. Dan sebelumnya kami mengambil paket valentine dari starbucks, dia memesan hot chocolate, dan ice capuccino dan entah karena mbaknya lagi banyak pikiran atau apa dia malah nulis nama Newman yang berasal dari Ohio menjadi mirip nama orang bali yang tertulis Nyuman.. Iya NYUMAN!
Dan cerita menonton deadpool harus saya skip karena sudah janji dengan Ryan Reynolds untuk tidak menceritakan spoiler hingga scene habis post-credit scene. Endingnya kami pulang menggunakan Kopaja 19 dan mengakhiri perjalanan kami dengan kembali menaiki Commuter Line menuju Tangerang. Hingga kami berpisah setelah dia turun di stasiun Batuceper, dan aku berakhir di stasiun Tangerang.
Intinya, perjalanan melelahkan ini sangat tak terbeli dengan berapapun, bahkan dengan kata-kata yang aku buat di atas, itu cuma 25% dari yang kami rasakan. Walau tadi gak sempat foto, hari ini tetap menyenangkan. Karena hal-hal yang natural itu muncul tanpa memaksa orang lain melihat dan memaksa mereka kagum dengan mengupload kemesraan dengan foto yang unyu-unyu. Sekian untuk hari ini, Thanks for this freak day, Miss. indira!