Kenapa Tuhan tidak memberikan apa yang kamu inginkan?!
Karna kamupun tidak melakukan apa yang Tuhan inginkan!
So..
Kalo hidup lu berantakan,
Rapikan sajadahmu! Dan Ibadahmu!

No title available
almost home
Sade Olutola

⁂
KIROKAZE

Andulka
we're not kids anymore.
trying on a metaphor
occasionally subtle
sheepfilms

shark vs the universe
taylor price
Cosmic Funnies
art blog(derogatory)
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
official daine visual archive

tannertan36
Not today Justin

No title available

PR's Tumblrdome
seen from Spain

seen from Italy
seen from Egypt
seen from United States

seen from Tunisia

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Peru

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from India
seen from Bangladesh
seen from Argentina
seen from Colombia
seen from Türkiye
@ptyac
Kenapa Tuhan tidak memberikan apa yang kamu inginkan?!
Karna kamupun tidak melakukan apa yang Tuhan inginkan!
So..
Kalo hidup lu berantakan,
Rapikan sajadahmu! Dan Ibadahmu!
Yaa Allah karuniakanlah aku keyakinan dan kepercayaan akan semua ketetapan-Mu, pada hal yang tidak kutahu, dan semua hal yang masih semu. Berikanlah aku ketenangan dan kedamaian hati untuk menerima hal-hal yang belum kumengerti dan masih belajar kupahami. Sampai nanti semua menjadi jelas dan berbuah hikmah, hingga nanti aku mensyukurinya sebagai sebuah anugrah.
Kedewasaan adalah menyadari bahwa terkadang yang dibutuhkan bukanlah kata-kata motivasi atau solusi, melainkan kehadiran tenang yang bersedia menemani di masa sulit tanpa menuntutmu untuk cepat pulih.
Seseorang pernah bertanya kepada saya, "Jika waktu bisa diputar kembali 10 sampai 20 tahun ke belakang, apa yang akan kamu lakukan? Keputusan apa yang kamu ingin ubah?"
Dengan tegas saya jawab, "Saya akan menjalani hidup sama persis dengan apa yang saya jalani sampai detik ini. Pilihan di sekolah yang sama, tempat kerja yang sama, dsb."
Tentu dia bertanya kenapa. Lantas saya jawab, selain memang sesuatu yang sudah terjadi tidak bisa kita ubah, saya tidak yakin bahwa anggapan sesuatu akan lebih baik jika ini dan itu di kepala saya, akan menghadirkan kondisi hidup lebih baik dari takdir yang Allah telah berikan.
Selalu ada makna dibalik setiap kejadian. Sesuatu yang di awal kamu bingung hikmah di balik pilihan itu, sampai kemudian hadiah dari kecewa, sedih dan amarah itu dibayar Allah dengan hadiah yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya dalam benak manusia.
Saya tidak yakin, jika saya bisa mengubah masa lalu, kondisi hari ini akan jauh lebih baik dari yang saya alami. Maka pilihanny hanya satu, tetap melaju mengikuti ritme atas segala hal yang Allah berikan, sembari terus menangkap peluang kebaikan di depan sana.
Setidakny itu jauh lebih menenangkan, ketimbang berada dalam pusaran kekecewaan dan keputusasaan. Keputusan Allah adalah yang terbaik, meskipun sejuta mata menegasikannya.
Jika bukan karena rahmat dan pertolongan Allaah, memaafkan itu bukan perkara mudah. Maka mintalah selalu di tolong sama Allah. Supaya hati kita lebih mudah melepaskan, memaafkan fan ridho dengan segala ketetapan.
"Memperlakukan manusia dengan benar jauh lebih bermakna daripada mengumbar ayat ayat suci yang tak pernah hidup dalam perilakumu."
Penting untuk selalu berdo'a, tapi lebih penting lagi untuk senantiasa bersabar menanti pengabulannya.
"Akan dikabulkan do'a salah seorang di antara kalian selama ia tidak tergesa-gesa, yaitu mengatakan; aku telah berdoa tetapi belum dikabulkan." (HR Bukhari dan Muslim).
©Fajar Sidiq Bahari (@fajarsbahh)
Terkadang, hukuman yang menyakitkan bagi seorang yang salah itu adalah tidak mendapatkan maaf, atau mungkin hubungan yang berjarak. Sangat tidak nyaman.
Menerima untuk dimaafkan itu unik, ia tak bisa dipaksa, ia tak mungkin dibeli. Ada canggung, rasa tak enakan, bahkan saling diam. Dewasa itu, kadang harus siap untuk tidak nyaman, dalam segala hal, bahkan hubungan pertemanan.
Jika hari ini doamu belum berwujud, bukan berarti ia diabaikan. Bisa jadi Allah sedang merangkai bentuk terbaiknya, agar saat ia tiba, kamu tahu bahwa itu adalah jawaban yang datang dari kasih, bukan sekadar keinginan.
ربِّ لا أرى شيئًا من الدنيا يدُوم ، ولا أرى فيها حالًا يستقيم فاجعلنا ننطق فيها بعلمٍ ، و نصمت فيها بحلم ، اللهُم احفظنا من شتاتِ الأمر ومسّ الضر و عذاب القبر وحلول الفقر و تقلب الدّهرِ .
Ya Rabb, aku tidak melihat sesuatu pun di dunia ini yang benar-benar kekal, dan aku tidak melihat keadaan di dalamnya yang selalu lurus dan tetap stabil. Maka jadikanlah kami mampu berbicara di dalamnya dengan ilmu, dan diam di dalamnya dengan kebijaksanaan. Ya Allah, peliharalah kami dari kekacauan urusan, sentuhan kesusahan, azab kubur, datangnya kefakiran, dan perubahan zaman.
ربِّ لا أرى شيئًا من الدنيا يدُوم ، ولا أرى فيها حالًا يستقيم فاجعلنا ننطق فيها بعلمٍ ، و نصمت فيها بحلم ، اللهُم احفظنا من شتاتِ الأمر ومسّ الضر و عذاب القبر وحلول الفقر و تقلب الدّهرِ .
Ya Rabb, aku tidak melihat sesuatu pun di dunia ini yang benar-benar kekal, dan aku tidak melihat keadaan di dalamnya yang selalu lurus dan tetap stabil. Maka jadikanlah kami mampu berbicara di dalamnya dengan ilmu, dan diam di dalamnya dengan kebijaksanaan. Ya Allah, peliharalah kami dari kekacauan urusan, sentuhan kesusahan, azab kubur, datangnya kefakiran, dan perubahan zaman.
Semakin kita berumur, hidup sebenarnya sedang mengajak kita untuk beres-beres.
Kita mulai sadar bahwa tangan kita terlalu kecil untuk menggenggam semua hal. Maka, kita mulai belajar melepaskan beban yang berat di hati dan pikiran, seperti ambisi yang melelahkan atau urusan yang tidak perlu.
Tujuannya sederhana, agar tangan kita cukup luang untuk memeluk hal-hal yang benar-benar berharga.
Dan untukmu yang sebentar lagi akan bertambah usia, semoga bertambahnya angka ini menjadi awal yang lebih ringan untuk melangkah, serta lebih lapang untuk mensyukuri apa yang telah ada.
Jangan jahat-jahat sama orang, ya. Dunia ini sudah cukup keras tanpa perlu kita menambah bebannya. Kadang yang terlihat di permukaan hanya setetes dari lautan cerita yang seseorang simpan rapat-rapat. Kadang juga mereka terlihat baik-baik saja, padahal hatinya lagi jungkir balik. Juga mungkin seseorang terlihat salah, hanya saja kita yang tidak tau jalan cerita yang sebenarnya.
Ada luka yang tidak terucap, ada alasan yang tidak sempat dijelaskan, ada perjalanan panjang yang tidak semua mata bisa membaca. Maka sebelum lidahmu menyalakan api, sebelum pikiranmu menebak tanpa dasar, ingatlah bahwa setiap dari kita sedang berjuang dan bertahan dengan caranya masing-masing, dan kebaikan kecilmu mungkin satu-satunya nafas yang mereka punya untuk hari ini.
- repost tumblr aftansa
"Jangan sampai, lukamu terus menciptakan luka."
Membaca kutipan Mas Gun ini, aku teringat bagaimana sebuah infeksi bekerja. Dalam dunia medis, kita mengenal istilah transmisi; sesuatu yang merusak akan terus mencari inang baru agar tetap hidup. Jika rantainya tidak diputus, ia akan menjadi siklus penularan yang tidak berujung.
Ternyata, rasa sakit punya pola yang mirip. Kalau luka batin tidak benar-benar kita sembuhkan, ia tidak akan hilang begitu saja. Tanpa disadari, ia menyelinap ke dalam cara kita bicara atau bagaimana kita bereaksi. Kita jadi sering menularkan rasa perih yang sama kepada orang-orang yang sebenarnya tidak tahu apa-apa.
Ada kalanya muncul perasaan bahwa kita "berhak" untuk bersikap dingin atau sinis karena pernah dikecewakan. Rasanya seperti sebuah pembelaan diri untuk bersikap keras karena dunia pernah sekasar itu pada kita. Namun, setelah dijalani, pola ini sebenarnya sangat melelahkan. Jika setiap orang membalas luka dengan luka, kita hanya akan terjebak dalam pusaran yang saling menyakiti tanpa henti.
Memutus siklus ini memang berat. Itu artinya kita harus berani berhenti sejenak dan mencoba berdamai dengan rasa pahit itu sendiri, alih-alih melampiaskannya. Kita perlu menjaga agar amarah dari masa lalu tidak menjadi racun bagi mereka yang datang dengan niat tulus hari ini.
Pada akhirnya, kedewasaan mungkin adalah tentang keberanian untuk bilang: "Cukup berhenti di aku." Jangan sampai apa yang rusak di masa lalu malah menghancurkan apa yang sedang dibangun sekarang. Setidaknya, itu yang sedang aku usahakan hari ini.
Lelaki - sekalipun tiap keputusan berada di atas telapak tangannya, namun melibatkan perempuan dalam setiap pengambilan keputusan adalah salah satu bukti bahwa ia menghargai perempuan.
01 Januari 2026 || 12.52 a.m
Dulu aku sangka, bila kita taat, Allah akan jauhkan kita dari ujian. Hakikatnya bukan itu janjiNya. Yang Allah janji, bila kita taat, Dia akan lapangkan dada kita untuk menerima takdir.
Akan ada hari kita patah, akan ada detik kita hampir putus asa.Tapi selama kita yakin Allah dekat, kita akan baik-baik saja,meski jalan keluar tak nampak di mata.
Dan kita hanya perlu belajar redha, usaha, dan tawakkal yang selebihnya, biarlah terserah kepada Allah.