Menahan
Langkahku masih sangat pendek. Mungkin baru beberapa centimeter saja. Aku mencoba berjalan lurus demi mendapat ridho-Nya. Aku tahu ini tak mudah. Banyak sekali godaan-godaan yang menghampiri. Hingga akhirnya aku tahu apa yang dirasakan teman-temanku yang hijrah terlebih dahulu. Mereka seakan menarik diri dari gaya hidup kebanyakan orang. Bukannya sombong dan tak mau bergaul, tapi mereka menjadi sangat pemilih atas pilihan yang akan mereka ambil. Pilihan yang selalu ada sangkut-pautnya dengan Illahi. Seringku menangis, terharu, dengan hijrahnya mereka begitu bahagia. Hidupnya menjadi lebih damai dan tentram.
Kau tahu hiruk pikuk di luar sana? Aku takut. Aku takut perasaan negatif ini malah menyeruak sesak. Aku ingin damai.
Kali ini aku mencoba menahan setiap resah yang biasanya selalu kucurahkan berupa cuitan, dll. Aku pun mencoba mengurangi penggunaan social media, instagram, selain boros kuota, yang aku tahu aku tak akan benar-benar lepas dengan itu. Selalu saja ada pesaaan yang menyesakkan.
Rasanya aku sudah menulis kemana-mana. Hal yang ingin kusampaikan di sini adalah
Untuk menjadi lebih baik itu mudah, asal ada kemauan dan mau menurunkan ego. InsyaAllah, Allah akan mempermudah jalan kita. Aamiin
Ranti
23 Juni 2018
20.56












