Poliester adalah kategori polimer yang mengandung gugus fungsi ester dalam rantai utama mereka. Sebagai bahan khusus, bahan ini paling sering merujuk pada jenis yang disebut polietilen tereftalat (PET). Poliester meliputi bahan kimia yang terjadi secara alami, seperti pada cutin kutikula tanaman, serta sintetis seperti polibutirat. Poliester alami dan beberapa sintetik dapat terurai secara hayati, tetapi sebagian besar poliester sintetis tidak. Bahan ini digunakan secara luas dalam pakaian. Serat poliester kadang-kadang dipintal bersama dengan serat alami untuk menghasilkan kain dengan sifat campuran. Campuran katun-poliester (polycotton) bisa menjadi kuat, kusut dan tahan sobek, serta mengurangi penyusutan. Serat sintetis yang menggunakan poliester memiliki ketahanan air, angin dan lingkungan yang tinggi dibandingkan dengan serat yang berasal dari tanaman. Mereka kurang tahan api dan dapat meleleh saat dinyalakan. Campuran polyester telah berganti nama untuk menyarankan kesamaan atau bahkan keunggulan mereka dengan serat alami (misalnya, sutra Cina, yang merupakan istilah dalam industri tekstil untuk 100% serat poliester yang ditenun menyerupai kemilau dan daya tahan dari sutra yang berasal dari serangga). ). Poliester kristalin cair adalah salah satu polimer kristal cair pertama yang digunakan di industri. Mereka digunakan untuk sifat mekanik mereka dan tahan panas. Ciri-ciri ini juga penting dalam aplikasinya sebagai segel yang tidak mudah rusak pada mesin jet. Poliester alami bisa memainkan peran penting dalam asal usul kehidupan. Rantai poliester heterogen panjang dikenal mudah terbentuk dalam reaksi satu pot tanpa katalis dalam kondisi prebiotik sederhana.
Busana muslim pria yang menggunakan bahan katun spun poky salah satunya adalah jubah pria