Sunyi mendekap jiwa
Bahkan diantara hiruk-pikuknya jalanan kota,
Sang raga hanya terpaku
Tenggelam bersama asa yang perlahan menyendu
Aku ingin!
Namun ego memasung kaki
Menahan diri untuk berlari!
Lagi-lagi patah rasa
Sukma tertawan
Jatuh dalam segara tak bedasar
Rinayasa, Senin, 21 Juli 2025











