Emm.. disela waktu waktuku yang senggang. Aku selalu mengingatmu, boleh juga kau sebut itu rindu.
Memikirkan bertemu denganmu saja, aku sudah membayangkan hal-hal jahil. Aku rindu dengan marah disertai dengan tawa kecilmu ketika dijahili. Sengaja memang, karna kamu selalu lucu menurutku.
Sebenarnya aku selalu memperhatikannmu. Kadang aku sengaja ingin melihatmu lebih dari satu kali, ketika berada di suatu tempat. Bagaimana cara mu berbicara, caramu senang, serta caramu sedih serta hal-hal yang biasa kau lakukan. Aku meliatmu.
Diam-diam aku memperhatikanmu, dimulai dari caramu berbicara dengan temanmu. Semua wanita mempunyai suara imut menurutku. Tetapi, suara imutmu seakan punya sisipan energi positif di dalamnya,menyebar disegala penjuru. Seperti medan magnet positif dengan luar biasanya menarik medan magnet negatif.
Kamu menyukai kucing, walaupun aku sedikit trauma dengan kucing. Tapi seakan kucing tak berdaya setelah bertemu denganmu. Karena senyummu seakan membuat kucing tak beranjak dari tempatnya, menemukan kehangatan seorang manusia.
Aku suka ketabahanmu, caramu melalui jalan-jalan terjal. Seakan menerima itu sebagai bagian dari proses hidup.
Oia , aku juga suka sifat aslimu, dibalik senyummu ternyata kamu orang yang agak pemarah menurutku. Tetapi , tak apa, itu imut menurutku. Menimbulkan rasa ingin selalu mengganggu mu , sampai marahmu hilang dan kita tertawa bersama bersama sekaleng air minum yang kita habiskan perlahan.
Mungkin, sekarang kau membenciku. Menempatkan aku sebagai orang yang tak cocok untuk direspon. Padahal, aku berniat hanya untuk menghiburmu semata. Menghibur dari lelah yang kau jalani selama ini. Mungkin menurutmu caraku salah, tak apa aku mengerti itu. aku memahami itu, mungkin kata maaf tak cukup. Aku mengerti.
Semoga hari-hari mu menyenangkan, jalan-jalan yang kau putuskan bisa kau jalani. Tetap menyebarkan energi positif ya..














