Aku memang bukan seorang pembicara ulung. Meskipun dalam hatiku menderu penuh kata-kata. Namun yang terucap pada akhirnya hanyalah doa. Hanya itu saja.
Kesedihan Yang Juga Melanda 25th April 2017 @rizkitakaka

Product Placement
No title available
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
cherry valley forever

titsay

Kaledo Art

shark vs the universe
taylor price

ellievsbear
Peter Solarz

★
sheepfilms
almost home
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
ojovivo
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
we're not kids anymore.
TVSTRANGERTHINGS
No title available

Janaina Medeiros

seen from Singapore
seen from Bulgaria

seen from United States

seen from United States
seen from Italy

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Spain
seen from Venezuela
seen from Italy
seen from Vietnam
seen from Japan
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
@rizkitakaka-blog
Aku memang bukan seorang pembicara ulung. Meskipun dalam hatiku menderu penuh kata-kata. Namun yang terucap pada akhirnya hanyalah doa. Hanya itu saja.
Kesedihan Yang Juga Melanda 25th April 2017 @rizkitakaka
Aku selalu mencintai, dalam kurang atau berlebih. Karena dasar pernikahan adalah keimanan. Adalah cukup karena ibadah. Sebagai penyempurna setengah agama. Tak ada lagi. Maka ketika Allah uji dalam segala hal, sepatutnya lah tetap bertahan. Tanpa keluh, hilangkan kesah. Buang jauh-jauh pikiran buruk yang menyertai setiap langkah. Hanya satu. Ridha Allah saja tujuannya. Dan aku akan selalu mencintai. Karena begitulah Allah memerintahkan. Menunggu turunnya hujan April 19, 2017 @rizkitakaka
Terimakasih telah membohongiku. Lalu pontang panting membuat alibi. Untuk pembenaran. Pengkhianatanmu adalah penyelamatan bagiku.
April 12th, 2017 @rizkitakaka
Deeply Rooted
Sink even deeper
Beginilah jika menumbuhkan harapan (apalagi terlalu besar), hasilnya ya kecewa. Lagi.
Menghabiskan Hari Libur Sendiri @rizkitakaka
I would go run to enjoy the tea
All My Insecurities
Two months pregnancy. Aku tak pernah sebelumnya membayangkan bahwa kehamilan ternyata prosesnya seindah ini. Masya Allah.. Kadang aku merasa ‘feel like throwing up but I don’t’. Kadang aku merasa unstable. Banyak macam. Mama dan dokter selalu bilang, jangan kecapean, jangan stress. But I always feel some kind like that. Akhir-akhir ini aku bahkan selalu merasa gelisah dan tak enak hati. Dadaku nyeri luar biasa. Perutku selalu merasa, well I don’t really know, what this feel named, tak biasanya. I try any kind of cure. Yes almost everything. Meskipun pada akhirnya pilihanku hanya pada berserah pada Allah saja. Semoga Allah memberi kekuatan. Semoga Allah memberi kesehatan. Semoga Allah memberi keselamatan. Semoga Allah melapangkan hati, menenangkan pikiran. Karena aku tahu, pada saat seperti ini aku tak bisa mengandalkan orang diluar diriku dan janin yang ada dalam perutku. Karena kini aku sepenuhnya paham, bahwa orangtua, suami, pun mereka hanya bisa memberikan dedikasi sebisa mereka, semampu hati mereka memberikannya. Terkadang aku harus bergelut dengan egoku sendiri, mengesampingkan perasaanku, dan lebih mengalah pada perkataan dan tindakan mereka. Lalu apakah kondisi hatiku baik? Yasudahlah, hanya itu yang akhirnya kulakukan. Untuk menjaga nyawa di dalam rahimku tetap bahagia, maka aku akan berbisik padanya, “Maafin Mama, mungkin membuat Kakak tidak tenang. Tapi percayalah, Mama sayang Kakak. Tetaplah sehat. Lahir dan tumbuh lah menjadi anak solih. Kita punya Allah,”
My precious pregnancy moment
31 March 2017 @rizkitakaka
Message me “insta” for a follow or queues xx
I follow back similar xx
cokonut
Karena kesakitan yang dirasakan dalam pernikahan adalah sebuah hikmah yang tak pernah bisa dipungkiri
Becoming Wife
@rizkitakaka
Hal Lucu Dalam Pernikahan
Apakah ada pernikahan yang senantiasa berjalan mulus? Entahlah. Setauku, ada saja percekcokan kecil diantara pasutri. Begitupun aku dan suami. Ada saja percekcokan yang terjadi di usia pernikahan yang masih seumur jagung. ketika akhirnya kami sama-sama tahu sifat masing-masing. Biasanya aku akan tak berhenti menceracau dan dia diam seribu bahasa. Terkadang aku merasa lucu jika mengingatkan momen-momen semacam itu datang pada kami. Yang paling sering aku bahas adalah kecemburuanku padanya. Pada sahabat-sahabat perempuannya. Ketika dia memiliki hubungan yang terlalu intens dengan mereka, kecemburuanku meningkat 1000x lipat. Aku selalu berpikir hal-hal buruk. Dugaan-dugaan tak enak berseliweran dalam otak ku. Sampai pada kesimpulan yang menggelikan "Bahwa aku tak seharusnya menikah" Syetan senantiasa membisikiku. Seharusnya aku tidak memilih untuk menikah. Karena aku memang tak pernah siap secara fisik maupun mental. Aku adalah perempuan sangat gemuk (Baca: Obesitas) yang tentu tidak menarik dilihat dari sisi manapun. Aku adalah pemalas yang ogah mengerjakan pekerjaan rumah dan sibuk dengan pekerjaanku atau leyeh-leyeh saat pulang. Aku bukan tipe istri ideal. Tak ada satu faktorpun. Meskipun pada akhirnya akupun tak tahu kenapa suami mau menikahiku pada saat itu. Atas dasar apa. Entahlah. Hahaha Namun yang aku tahu setelah kejadian-kejadian seperti itu terjadi, aku berdoa pada Allah, jangan sampai syetan selalu mempengaruhi hatiku. Menguasai hatinya.. Semoga Allah senantiasa membuka hati-hati kami pada kebaikan dan kebenaran. Dan menuntun kami pada jalan terbaik. Apapun itu. Yang akan membahagiakanku juga suami. Aamiin.
March 20th 2017
@Rizkitakaka
Aku Dilamar Oleh Ayahnya, I’m Done
Fans berat lagu-lagu patah hati adalah aku. Bukan karena aku patah hati terus. Aku suka saja dengan not not yang disusun,menjadi sebuah alunan musik yang (well, entahlah) sangat menggetarkan hati. Bahkan pada saat aku dekat dengan seseorang (partner in crime but also my guardian angel) lalu tetiba suatu malam ayahnya melamarku. Tanpa tedeng aling-aling. Kenapa ayahnya dan keluargnya datang ke rumahku, hari hujan, badan panas menggigil. Kenapa ayahnya datang? Aku heran. Karena dianya tak ada. kenapa ayahnya yang melamarku? Padahal karena dia masih di kantor. Dan ternyata Ayahnya lebih dulu sampai rumahku.
Lagu-lagu patah hati terus menjadi soundtrack hidupku kala itu. Karena mereka (orangtua kami yang sepuh-sepuh) menentukan tanggal tepat 10 hari setelah hari itu.
- Jujur saat itu aku belum betul-betul ingin menikah, menjalani biduk rumah tangga. Masih menjadi momok yang menakutkan bagiku berkomitmen dengaan seseorang begitu. Tapi didasari ibadah, ya, akhirnya aku toh akan menjalaninya.
Kami (aku dan calon suami) pada sepuluh hari berselang itu selalu uring-uringan. Aku sebel sama dia. Mungkin dia juga begitu. Tak tahu. Kami bekerja, seperti tak bekerja. Aku enggan melihat dia, mungkin dia juga begitu (Kami satu tempat kerja, -red).
Tapi, pada akhirnya dia bersalaman dengan bapakku mengucapkan akad dengan satu tarikan nafas. Oh aku sudah lupa dengan lagu-lagu patah hati lagi. Aku hanya tahu untuk menjalaninya saja. And thanks God, almost four month, I always happy..
16 March 2017
@rizkitakaka
Got my Thé Box in the mail, and I’m in love!
Wish I could be like this...
I’m Going to Get Married
Malam Selasa, 14 November 2016.
Malam yang mengantarkan hujan yang deras pada genting-genting rumah, membuat basah tanah dan rerumputan. Jalan sedikit licin akibat air yang senantiasa mengguyur bumi. Malam yang, sungguh, kukira ini bukan malam favorit. Ditambah kondisi kesehatan yang selalu kurang baik saat cuaca semacam ini. Tak suka. Bagiku.
Tetiba terdengar ucapan salam samar-samar. Tentu aku selalu begitu, tak perduli. Apalagi rasanya tak mungkin ada yang bertamu ke rumah di malam penghujan begini. Semua orang akan memilih diam di rumah toh?
Mama tergopoh gopoh ke kamarku. Mengatakan padaku berita itu
I’m proposed that night. And I agree to marry in 10 days.
isn’t it crazy?
December 26th 2016
@rizkitakaka
Will Miss You
Sebentar-sebentar terasa sakit. Lagi-lagi. Bukan apa-apa. Ini, perasaan. Besok lusa sembuh. Setelahnya begitu lagi. Entahlah kenapa. Selalu dibegitukan.
I lose my confidence. much.
Persiapan kehilangan
Tak apa. Sungguh. Selalu ada hikmah dan kebahagiaan setelah kehilangan sesuatu.
November 11, 2016
@rizkitakaka
lights
Real Peace
Fight for solution, not for problems.
Semalam rasanya hatiku diaduk-aduk. Mirip adonan kue yang di mixer. Heran bisa begitu. Mungkin aku terlalu mencintai apa yang aku yakini benar. Sehingga ketika orang melecehkannya, ya aku tak terima. Ingin rasanya fight back secara frontal sampai mereka yang mengolok-olok tahu rasa.
Tapi mungkin tidak begitu ya. Aku juga harus pandai merasa. Jangan seperti mereka yang bisanya cuma nyinyir, merasa pandai. Bicara ini itu seenak udel. Bla bla bla. Ndak tau apa orang gimana merasa. Tapi sudahlah. Itulah kenapa saya memutuskan tidak begitu. Bicara sesuai sumber dan dalil yang ada. Sehingga tidak over conficence, then you stumble.
Solusinya cuma satu sih. Keadilan. Seperti yang selalu mereka inginkan. Kita juga ingin. Aku ingin itu. Sehingga terciptalah kedamaian yang sesungguhnya. Bukan gembar gembor doang pengen damai. Tapi gak tau gimana caranya. Yuk praktekan keadilan.
November 9th, 2016
@rizkitakaka
http://iglovequotes.net/