Karena dengan ilmu bisa mendatangkan keimanan. Dengan iman bisa memacu untuk beramal shalih. Dan amal shalih lah sebaik-baiknya bekal untuk menuju syurga.. Dan.. Bertanggung jawab adalah memang tugas seorang laki-laki.. Seorang pemimpin (suami) tidak akan masuk syurga sebelum ditanyakan bagaimana pertanggung jawabannya di dunia terhadap keluarganya. Lalu pertanyaannya, apakah diri ini sudah pantas disebut shalihah? Sama sekali belum. Masih terlalu jauh mungkin.. Tapi dengan tulisan ini setidaknya aku belajar dan mencoba memahami salah satu ciri wanita shalihah itu. Wanita yang bidadari syurga pun iri kepadanya. Wanita shalihah tidak pernah mengharapkan perkara dunia untuk dirinya. Tetapi akhirat lah, yaitu syurga sebagai tujuannya. Rabbi zidni 'ilma.. YaaAllah.. Tambahkan ilmu agama kami, supaya semakin besar keimanan di hati kami dan semakin banyak amal shalih yang bisa kami kerjakan untuk bekal kami menuju kepada-Mu.. Aamiin.. Jum'at pagi, 24 Jumadil Akhiroh 1438H {R}














