Untukmu yang Sedang Mempersiapkan Diri (bag. 3)
Jika kamu laki-laki, ingatlah bahwa perempuan cenderung memilih laki-laki yang bisa menyediakan sumber daya. Atau, paling tidak berpotensi untuk menyediakan sumber daya. Ini bukan berarti perempuan semata-mata bersikap materialistis. Perempuan punya naluri melindungi, sehingga terbiasa berpikir jangka panjang. Ketersediaan sumber daya adalah salah satu indikator sederhana bahwa kelak kehidupan bisa berjalan dengan baik dan bahagia.
Tetapi, menjadi kuat secara finansial saja tidak cukup. Bahkan, yang menurut Rasulullah tak boleh ditolak jika datang melamar bukanlah laki-laki yang kaya, melainkan ia yang pemahaman agama dan akhlaknya baik, sebagaimana sabdanya: “Jika datang kepada kalian seorang lelaki yang kalian ridai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar.”(HR. Tirmidzi).
Tentu saja, kalau seorang laki-laki memiliki pemahaman agama dan akhlak yang baik, tak ‘kan pernah putus doa dan usahanya untuk menjemput rezeki dari Allah. Laki-laki dengan pemahaman agama dan akhlak yang baik tak ‘kan membiarkan orang yang dicintainya kelaparan dan menderita. Ia akan berjuang dengan segenap jiwa dan raganya untuk mewujudkan kehidupan hasanah di dunia dan hasanah di akhirat.
Jika kamu perempuan, kamu tentu sering mendengar bahwa laki-laki cenderung pada mereka yang berwajah cantik dengan bentuk tubuh menarik. Ini memang tak bisa dipungkiri. Bagaimanapun, laki-laki memang makhluk visual.
Hal ini yang kemudian dimanfaatkan oleh industri—dan didorong oleh media massa—untuk mempromosikan tingkat kecantikan yang sebenarnya mustahil diraih oleh kebanyakan perempuan. Bukankah kita tak bisa memilih wajah sendiri sebelum dilahirkan?
Laki-laki memang memiliki kecenderungan kepada yang cantik. Tetapi, untuk membina hubungan jangka panjang, yang lebih penting bagi laki-laki adalah kepribadian, selera humor, dan kecerdasan. Terkait hal ini, Rasulullah pun pernah mengingatkan dalam sebuah riwayat: “Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih karena agamanya (keislamannya), sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.”(HR. Bukhari-Muslim).
Perempuan dianjurkan menikahi yang saleh. Laki-laki dianjurkan menikahi perempuan salihah. Bayangkan, jika laki-laki saleh dan perempuan salihah menikah, tidakkah akan semakin tercium wangi kehidupan janah?
Buku Belajar Mencintai (2019)