apakah nilai dan arti keberadaan kita di tengah dunia ini?
EXPECTATIONS

JVL
Not today Justin

if i look back, i am lost
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

Product Placement
hello vonnie
Monterey Bay Aquarium
RMH

Discoholic 🪩

#extradirty

pixel skylines
will byers stan first human second
untitled

No title available

blake kathryn
Sade Olutola
𓃗
wallacepolsom
Misplaced Lens Cap

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Italy

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Italy

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from China

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Italy

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Türkiye
seen from Russia
seen from Bangladesh

seen from Italy

seen from Russia
@rumahdiskusi-blog
apakah nilai dan arti keberadaan kita di tengah dunia ini?
Eksistensi manusia di tengah-tengah modernitas kehidupan
Eksistensi manusia di tengah-tengah modernitas kehidupan
Pemateri :
Rahman Ginanjar (Aktivis Muda Kota Bandung)
Kang Gery (Mahasiswa ITB)
Eksistensi manusia mempunyai gradasi secara kontinu. Dengan begitu, eksistensi manusia merupakan suatu proses yang di dalamnya terdapat pergulatan, konflik, dan ketegangan tanpa henti-hentinya untuk mencari bentuk demi mewujudkan dirinya secara optimal. Eksistensi tak pernah ada dalam ruang kosong. Dalam prosesnya, ia selalu berhadapan dan bahkan bertabrakan dengan eksistensi lain, sering kali terjadi dalam ruang dan waktu bersamaan. Sehingga pentinglah kita memahami eksistensi seperti apa yang seharusnya. Karena kalau kita mengartikan eksistensi adalah ketenaran saja dengan sebuah karya, itu tidak akan bermakna tanpa eksistensi terhadap yang maha kuasa.
Dalam kehidupan yang berperadaban seperti ini, eksistensi harus dimaknai dengan sebuah eksistensi sejati yang merupakan aktualisasi diri dengan karya-karya bemanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Aktualisasi diri adalah sebuah proses dimana kita dapat bereksistensi dalam kehidupan ini. Tapi kebanyakan manusia tidak tahu akan eksistensi dirinya terutama dalam modernitas kehidupan ini yang cenderung mengajak manusia mengutamakan segala kebebasannya, sehingga bingung dan tidak tahu arah sejati perjalanannya. Manusia seringkali memaknai eksistensi diidentikan dengan hasil usaha yaitu dengan dibuktikan menghasilkan sesuatu seperti uang, ilmu, pangkat atau kedudukan, dan status. Padahal uang, ilmu, kedudukan atau status, itu hanyalah sebuah alat saja untuk mencapai apa yang di sebut bahagia, tapi terkadang manusia salah mencarinya. Manusia sering memandang harta atau ilmu itu sebagai sumber kebahagiaan, padahal itu semua merupakan alatnya saja untuk mencapai bahagia. Yang patut kita pertanyakan dimanakah sumber bahagia. Kalau kita kaji secara faktual, bnyak orang yang di beri harta yang banyak tapi hatinya tidak kunjung mendapatkan hati yang tenang, tentram, karena mungkin dia salah menggunakan harta yang dia miliki.
Be Grateful!
Submitted by Zameer F.
Surah al-Kahf REMINDER!
Akhis & Ukhtis, Whoever reads Surah-Kahf on the day of Jumu’ah, will have a light that will shine from him from one Friday to the next.”(Narrated by al-Haakim, 2/399; al-Bayhaqi, 3/249. The Prophet (Peace be Upon Him) said: “There is such an hour on Friday that if any Muslim makes Du’ain it, his Du’a will definitely be accepted. ” (Bukhari) Insha’Allaah ta’ala dear Brothers & Sisters lets make heartfelt & abundant Du’as for the Ummah being MASSACRED in BANGLADESH AND EVERYWHERE ELSE.
- www.lionofAllah.com
yuk jangan ketinggalan Al-Kahfi nya :)
Langkah Praktis Agar Remaja Muslim Bisa Berdakwah
ISLAM bukanlah keyakinan yang individualistik dan ego-sentris. Kaum muslimin memiliki tugas untuk menyebarkan ajaran-ajaran agama. Islam mengajarkan bahwa setiap muslim dan muslim memiliki andil untuk berdakwah. Tak terkecuali para pemuda dan remaja muslim. Kita semua diharuskan untuk mengajak teman-teman kita agar dekat dengan Allah. Jika demikian, maka segenap pemuda dan remaja muslim memiliki peran krusial dalam dakwah. Yup, mengenai hal ini, semua pasti setuju.
Allah telah mendudukkan para remaja dan pemuda di posisi yang mungkin tidak ada orang lain yang mendudukinya. Karena mereka menjadi orang-orang dekat yang berkomunikasi dengan kawan dekat mereka dan lebih memahami mereka.
Namun, setelah kita memiliki tekad untuk berdakwah mengajak teman-teman untuk dekat dengan Allah, maka seringkali kita dihadapkan pada kendala untuk menjelaskan ajaran-ajaran dan gaya hidup Islami kepada mereka. Sebagai contoh, kita kemudian mesti menerangkan kepada teman-teman mengapa kita mengenakan jilbab? Atau untuk pria, mengapa kita harus memanjangkan jenggot dan mengenakan celana di atas mata kaki? Dan yang lainnya.
Tulisan itu juga harus ditulis dengan keyakinan yang kuat. Tulisan hanyalah kata-kata yang mati bila tidak lahir dari hati yang tak yakin, meski penuh dengan ramuan sastra dan keindahan gaya bahasa.
Sayyid Quthb
Dari secangkir kopi menjadi obrolan yang berarti