Hello, hello, hello, how low Hello, hello, hello With the lights out, it's less dangerous Here we are now, entertain us (Smells Like Teen Spirits by Nirvana, 1991) Dalam biografi Kurt Cobain yang bertajuk "Heavier Than Heaven" sang penulis, Charles R. Cross, menjelaskan bahwa lagu tersebut di atas adalah salah satu tipikal Cobain yang mengeksplorasi tentang keberartian dan ketidakberartian. Cobain selalu mencoba mencari makna hidup yang menurutnya tidak bermakna. Cobain yang digembar-gemborkan sebagai juru bicara generasi X pada akhirnya kelelahan mencari definisi hidup tiga tahun setelah merilis anthem ini. Dalam pada itu, generasi millenial mulai balita atau bahkan ada yang baru lahir. Piala Dunia di Amerika Serikat juga digelar pada tahun itu. So what's the point? Poinnya adalah setiap tahun pasti punya cerita, punya catatannya tersendiri. Kita tidak pernah tahu. Mungkin tahun ini bisa saja kita membuat aplikasi yang diunduh 70 juta orang dalam sebulan tetapi kemudian kita tidak tahan dengan kesuksesan instan dan memutuskan untuk menutupnya seperti burung flap. Mungkin tahun ini bisa saja kita membuat video viral hingga membuat pendapatan kita dari iklan orang-orang yang tidak berlangganan mencapai milyaran. Namun, kita tidak tahan dengan cercaan warganet yang budiman akhirnya menghilang dari peredaran. Tidak ada yang salah memang. Semua keputusan berpulang kepada masing-masing orang. Apapun... Semoga kita semua mendapatkan waktu terbaik dalam kehidupan kita. @30haribercerita #30haribercerita #30hbc21halo #30hbc2130 https://www.instagram.com/p/CKq7spBsi2t/?igshid=kl2ubrm0fxv2









