HAPPY THE WAY I'M
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
DEAR READER

★
KIROKAZE
macklin celebrini has autism
Cosmic Funnies
hello vonnie

blake kathryn
tumblr dot com
Jules of Nature
Peter Solarz
RMH
occasionally subtle
NASA

JVL
cherry valley forever

Product Placement
Lint Roller? I Barely Know Her

roma★
taylor price

seen from Germany

seen from India
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Morocco

seen from United States
seen from Türkiye

seen from Greece
seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@segalaluka
HAPPY THE WAY I'M
hi,
senang bisa kembali lagi
Tidak semua orang yang tidur karena merasa mengantuk. Barangkali ada di antara mereka yang menjadikan tidur sebagai penjeda antara mereka dan kesedihannya. dan aku salah satunya.
Sebagai anak perempuan pertama, dengan orang tua tunggal.
Aku harus kaya lebih dari laki-laki yang dikejar ibuku.
Sang ibu memilih prioritas yang lain
Nangisnya kenapa ga kelar kelar?
Gaenak banget sih rasanya sedih sendiri seperti ini. Pengen juga bisa berbagi, tapi mungkin emg belum diberi aja untuk bisa sharing emosi bersama.
Aku selalu nyari cara untuk bisa gantiin itu. Tumblr.
Tiba-tiba aja terbawa suasana gara-gara jam segini masih main hp. Lagi liat tiktok, tiba-tiba ada yang bahas soal nenek. Langsung...
Kangen.
I really love him
Luka yang merindukan pemicunya.
Kangen dia banget. Suaranya, randomnya, rambutnya, jokesnya. All about him. Aku kangen jatuh cinta setiap detik sama kamu.
Alay ga sih? Wkwkwk
Tapi emg iya
Pada pertemuan terakhirku dengan laki-laki yang terakhir. Dia mengajarkan banyak hal. Dia punya nilai sendiri di hidup wanita yang belum ada apa-apanya ini. Makasih yaa!
Aku masih benar–benar belum bersih dari luka
Mobil
Perjalanan kali ini gak sampai tujuan ya Nad? harus berenti ditengah jalan. Berada dalam sebuah mobil, dimana terdapat dua penumpang. Dia yang sedang mengendalikan. Belum seberapa jauh kita menempuh, sang sopir rasanya sudah tak ingin mengemudi lagi. Entah apa yang dirasakannya akupun tak benar-benar tahu, beberapa destinasi terakhir kalinya dia tidak bercerita kendala apa yang dilalui selama perjalanan. Ku tanya apakah dia bosan? Dia menjawab dia tak mengerti maksudnya apa. Entah aku yang membosankan untuk menjadi teman seperjalanan dan sepertujuannya atau memang kendarannya sudah tidak muat untuk berjalan jauh lagi. Kelebihan beban? bisa jadi. Akhir-akhir ini memang beban yang di masukkan kedalam kendaraan sangat banyak. Akupun juga sering memasukkan beban didalamnya yang mana seharusnya itu sudah tidak muat.
Ya, mungkin aku harus turun dari kendaraan membawa segala beban itu. Dan membiarkan dia mengendarai mobil itu berjalan lurus kedepan, tanpaku :)
“Aku turun dulu ya, silakan berjalan sesuai tujuanmu. Rawat dirimu dan mobilmu. Dan aku mungkin akan berjalan kaki atau menunggu tumpangan lainnya yang sedang lewat, mungkin akan lama tapi gapapa kok :)“
Aku menulis ini ketika sedang patah hati, kepadamu yang pernah dengan bodohnya aku percaya segala omong kosongmu, dengan segala mata teduhmu, senyummu.
Kita begitu mudah membangun sebuah cerita, tapi aku sulit menyudahinya. Berbeda dengan denganmu yang tampaknya sangat mudah sekali.
Memang, aku akui salahku, tapi sama sekali tidak ada niatan satupun untuk menyakiti bahkan menyudahi.
Sangat sulit sekali bagiku untuk sekedar memutuskan untuk meninggalkan orang tersebut atau mempertahankannya, sangat sekali. Sulit!
Percayalah, aku tak pernah berniat menyakitimu.
Diakhir percakapan kita, aku meluangkan waktu untuk sekedar melihat hal-hal yang kau sukai, tentang Vincent, idola yang sangat kamu ingin jadi sosoknya. Aku melungkan waktu untuk sekedar berfoto, berniat mengirimkannya kepadamu.
Dan aku berjanji pada diriku, jika memang kita selesei, percayalah kau yang terakhir. Aku berjanji aku tidak akan mengejar siapapun kecuali aku sudah siap dengan segala resiko yang ada.
Terimakasih tumblr, kau saksi mati perjuangan kisah pemilik hati yang tak berujung dengan kejelasan dan berakhir kesedihan.
Aku terus-terusan dibuat menyalahkan diri sendiri. Memang seburuk itu aku. Seakan-akan aku yang paling buruk diantara yang buruk.
Kamu tau ga? Sampai sekarang aku masih suka nyalahin diri sendiri karena belum bisa jadi yang terbaik buat kamu.
Kebiasaan baru yang sangat tidak berguna. Membandingkan pribadi yang baru dengan standar pribadi yang lama.
Mengapa yang baru tidak se-... yang lama?