Sebelum Berhenti Berhembus
Kita adalah bagian dari angin, namun tidak punya pilihan mau terbang kemana. Keberadaan kita tidak nyata wujudnya. tanpa debu jalanan, tak ada yang melihat kita.
“Apa itu? yang membuat rambutku kekanan dan ke kiri, ibu?”
“Itu angin, nak. yang membuat bajumu cepat kering, ketika ibu menggantungnya di halaman rumah.”
mungkin hanya sekadar itu saja.
Sayangku... Jika suatu hari nanti, kita tidak berhembus lagi, ada satu hal yang mau tidak mau harus kau pahami. bahwa tak ada sesuatu yang abadi, dan tak semua hal dapat berlangsung lama.
seberapapun kita bertahan, pertahanan kita mungkin tak ada apa-apanya. maka dengarkanlah, sebelum kita benar-benar berhenti berhembus.











