Hari ini adalah Panen dari harapmu di hari kemarin
Beberapa waktu lalu saya ketemu teman lama di sebuah project. Tiga tahun lebih nggak berjumpa, malam itu akhirnya habis untuk ngobrol panjang.
Cerita ngalir ke banyak arah. Dari masa lalu yang konyol, pilihan hidup yang berseberangan, sampai mimpi-mimpi yang belum kesampaian. Menariknya, meski sering beda pandangan, kami tetap antusias dengerin satu sama lain.
Sampai akhirnya kami sama-sama nyadar: perjuangan kami rasanya mentok. Seperti nggak pernah benar-benar maksimal.
Kenapa? Karena kami terlalu sibuk mikirin esok. Sibuk menyiapkan panen masa depan, tapi lupa menikmati hasil hari ini.
Padahal hari ini juga pantas dirayakan. Hari ini adalah panen dari kemarin.
Percakapan malam itu berhenti di sana. Tapi pulang-pulang, hati saya penuh. Ada pandangan baru, ada rasa lega. Surabaya, 8 Agutus 2025













