Yang Diperlukan Adalah Konsisten
Agama ini tidak didesain hanya untuk memuaskan nafsu belajar kita. Sebab dibanding ilmu yang banyak di dalam kepala, sikap konsisten adalah yang utama.
Tidak ada yang lebih utama selain konsisten. Saat ilmu perihal agama ini telah memenuhi ruang-ruang di dalam kepala, pada akhirnya sikap kita terkait ilmu tersebut yang akan menentukan kualitas diri kita.
Karena rupanya benar, telah banyak yang paham mengenai kaki yang juga merupakan aurat bagi wanita. Namun untuk konsisten mengenakan kaos kaki saat bepergian keluar rumah, hanya sedikit yang bisa.
Telah banyak yang paham bahwa dalam pergaulan antara laki-laki dan perempuan, ada yang dikatakan bukan mahram. Tapi rupanya sedikit sekali yang bisa berlapang dada untuk meninggalkan campur baur sebuah lingkar pertemanan.
Telah banyak yang mengerti bahwa perempuan adalah fitnah terbesar bagi laki-laki. Tapi popularitas dan kesenangan duniawi, mengalahkan syariat yang telah ada sejak zaman Nabi.
Untuk itulah ilmu konsistensi lebih utama dari yang lain. Karena betapa banyak orang yang sudah belajar, namun akhirnya lepas pegangan karena kurang konsisten.
Karena tolok ukur dari ilmu yang kita pelajari adalah sikap yang senantiasa mengitari setelah mengetahui. Karena konsep dari berilmu sebelum beramal tidak semata-mata ada tanpa hikmah yang berarti.
Karena sungguh, ilmu ada untuk kemudian disempurnakan oleh amalan. Karena kita belajar bukan hanya untuk menjadi tahu, namun untuk mengamalkan hasil belajar itu di dalam kehidupan.
Lantas apakah benar sikap konsisten akan diperoleh dari ilmu yang diamalkan?
Sikap konsisten lahir dari jalan-jalan panjang permohonan kepada-Nya. Permohonan untuk senantiasa diteguhkan dalam beramal sesuai perintah-Nya. Sikap konsisten lahir dari sikap pantang menyerah untuk terus berusaha dan mencoba.
Agama ini didesain untuk mengingatkan kita perihal besar-kecil sebuah amalan yang kita kerjakan - selama tidak menyimpang dari syariat yang diajarkan - maka segalanya akan terhitung pahala.
Termasuk mengenakan kaos kaki saat hendak keluar rumah. Atau menghindari pergaulan yang mengantarkan kita pada sesuatu yang sia-sia.
Agama ini memang tidak menjanjikan kepada kita perihal iman yang tidak akan kendur. Tapi agama ini selalu menyajikan solusi terkait masalah yang kita hadapi.
Termasuk masalah kesulitan istiqomah di jalan-jalan yang dulunya sudah pernah kita jejaki.
09:42 p.m || 07 November 2022