Jangan bermudah-mudah untuk menunggu seseorang. Itulah sebab kau mudah kecewa.
Dalam penantian itu, ada harapan yang membumbung tinggi terhadap seseorang.
Padahal manusia adalah makhluk yang paling bisa membuat patah hati dan kecewa.
— @gadisturatea

titsay

pixel skylines
Monterey Bay Aquarium
cherry valley forever
Cookie Run:Kingdom Official!
No title available
Cosmic Funnies

tannertan36
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

Love Begins
noise dept.
KIROKAZE

Jimmy Eat World
Claire Keane
Sweet Seals For You, Always
Interview Vampire Daily

ellievsbear
𓃗
No title available
RMH
seen from United Kingdom
seen from Argentina
seen from Mozambique
seen from South Africa
seen from Chile
seen from Brazil
seen from Mexico
seen from Portugal
seen from Brazil
seen from Senegal
seen from Brazil
seen from Sint Maarten
seen from United States
seen from Mexico
seen from Dominican Republic
seen from Saudi Arabia
seen from Germany
seen from France

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
@syahfananur
Jangan bermudah-mudah untuk menunggu seseorang. Itulah sebab kau mudah kecewa.
Dalam penantian itu, ada harapan yang membumbung tinggi terhadap seseorang.
Padahal manusia adalah makhluk yang paling bisa membuat patah hati dan kecewa.
— @gadisturatea
Kenapa ia diam?
Bisa jadi saat ia berbicara, kamu tidak mendengarkan~
Assalamu'alaikum,afwan bertanya. Saya deket dengan seorang perempuan dan sukai dalam diam karena agamanya dan juga tidak ingin pacaran. Dulu temen sd saya. Namun baru kemarin tau ternyata dia sudah punya komitmen sama orang lain. Sebelumnya saya belum tau sama sekali dan juga jauh hari sebelum tau kalo sudh punya, saya sempet bertanya sama dia,bahwa dia masih jomblo. Dan baru keungkap baru² ini dan juga diberi petunjuk sama Allah lewat mimpi bahwa ia bener punya komitmen sama seseorang. Saya sempat di chat sama seseorang yang komitmen sama dia agar menjauh dan tidak mengambil hatinya Bagaimana cara melupakan dia yang masih melekat di hati dan pikiran saya. Dan hubungan saya dengan dia agak melandai sekarang. Mohon masukannya terim kasih
Wa'alaikumussalam...
Komitmen disini sudah pada taraf khitbah kah ? atau pacaran yang beralih nama jadi 'komitmen" ?
Kalau sudah pada taraf khitbah, tentu saja kamu di larang buat mendekati, sebab seorang muslim dilarang melamar diatas lamaran saudaranya.
kalau masih sedekdar komitmen2an, ada 2 opsi :
pertama, kamu langsung datangi orang tuanya, dan tentu saja dia untuk mengkhitbahnya. Tentu ini dengan segala risikonya
kedua, kamu relakan saja. sadari kalo memang dia bukan pilihan Allah untukmu dan yakini dengan sepenuh hati Allah akan berikan ganti jauh lebih baik.
Cara melupakan seseorang adalah dengan tidak melupakannya. Minta sama Allah dalam setiap doa-doa untuk mengangkat perasaan ini dari hatimu, karena Dia yang punya hatimu, Allah yang menggenggam jiwamu. itu dulu yang aku lakukan. Dan itu nggak instan.
oh iya, satu lagi.. jangan lupa istiqoroh. bila memang perempuan itu adalah jodohmu, Allah akan berikan jalan dari yang tak di sangka untuk mendekatkanmu dengannya. pun sebaliknya. pasrahkan hati sama Allah.. itu kuncinya.
mungkin gitu jawabanku non, semoga sedikit menjawab ya... ku doakan semoga Allah berikan sebaik-baik pendamping untukmu nantinya :)
Menunggu tanpa berharap hanya sebuah fiksi belaka.
-mybe it's enough
We don't control our destiny, no, we never do.
It’s good for me. It’s good for them. It’s always good for every single one of us.
We work on something, we pray for that to happen, then accept whatever the result is as it is. Know that Allah has truly determined the best for everyone. So whatever happens, happens. Nothing to be sad about. We don't blame fate for things that don't go our way, do we? It never asks what we want it to be, anyway, and it doesn’t need to.
We move on to other matters, for the past has passed.
Life doesn't end with changing our plans, failing our choices, not achieving our desires, no, it does not. It only ends with our souls being taken away, though it was more like the beginning of everything. As long as we still haven't breathed our last, we can still change some plans. We can fail more choices.
And perhaps we can achieve further goals.
Kepada kamu; diriku..
Tak mengapa untuk menangis lebih lama, karna memang adakalanya kamu akan melalui hari-hari yang sulit yang bahkan kamu tidak ingin untuk menjalaninya. Namun kehidupan yang sulit itu pasti akan terjadi dalam hidupmu. Jadi tak mengapa kalau memang harus menangis untuk lebih lama.
Kamu sudah melalukan yang terbaik yang bisa kau lakukan sekalipun itu sangat sulit untukmu. Terimakasih sudah mau bertahan sampai detik ini. Lanjutkan hidupmu dan jangan menyerah. Sebab langkahmu sudah sejauh ini. Sebab Allaah tak akan pernah meninggalkanmu sendiri.
Hidupmu harus tetap berlanjut, sekalipun kau menamatkan patah hati.
Orang-orang dan skala janjinya.
Mereka yang berjanji akan tinggal dan menetap. Justru merekalah yang pada akhirnya pergi meninggalkan. Mereka yang mengatakan jangan tinggalkan dirinya. Pada akhirnya mereka sendirilah yang memilih untuk pergi dan berlalu.
Jangan berjanji untuk tinggal jika akhirnya pergi. Jangan mengatakan hal-hal apapun yang tidak akan pernah bisa kau tepati. Sebab menunggu selalu meminta kesabaran untuk tidak membenci.
Jika pada akhirnya harus pergi, maka katakanlah. Agar diri ini tidak berdiri ditempat yang tiada pernah lagi kau pijakan kedua kakimu.
Tidak perlu menjauh dariku. Sebab aku tak akan lagi meminta ketulusan darimu. Pergilah jika itu memang inginmu. Sebab memaksakan berjalan bersama hanya akan saling menyakiti satu sama lain pada akhirnya.
Luka tetaplah luka. Permintaan maaf adalah penawarnya. Sebuah goresan sampai kapanpun akan tetap membekas sekalipun telah bersepakat untuk saling memaafkan. Tidak ada pertemanan yang tanpa diuji bukan? Jadi, bila pada akhirnya hati kita tak lagi beriringan bersama. Semoga masih ada saling doa untuk kebaikan diantara kita semua.
Berjalan di atas sunnah, dengan prinsip memegang teguh di dalamnya. Akan selalu meminta konsekuensi apapun dari diri kita. Termasuk tenaga, waktu, pikiran, dan cinta.
Maka, jika pada akhirnya kita merasa berjalan sendiri di atas sunnah. Barangkali itu adalah ujian awal kita untuk berbenah. Menguji perasaan kita, menguji keyakinan kita, iman kita dan bahkan cinta kita. Sebab ketaatan akan meminta segalanya.
Maka, Allaah. Jika pada akhirnya aku harus ditinggalkan oleh mereka yang aku cintai. Asalkan aku berada di atas sunnah, dan Kau ridha terhadapku. Maka tak mengapa, Allah. Sungguh, tak mengapa. Sebab aku percaya, sesuatu yang pergi akan datang kembali dengan cara yang lebih baik.
- repost @andromedanisa
Jika pada akhirnya aku harus ditinggalkan, asalkan aku berada di atas Sunnah dan Kau Ridha terhadapku. Maka tak mengapa, Allaah. Sungguh, tak mengapa..
Semua yang menenangkan, pasti akan terasa menyenangkan. Namun yang menyenangkan, belum tentu menenangkan, kamu boleh saja tertawa pada saat itu, tapi isi hatimu bisa saja mendung atau bahkan hujan dengan begitu derasnya tanpa henti. Unik ya, pilihan itu.
Antara menenangkan dan menyenangkan
@jndmmsyhd
Nasihat
Kamu hanya bisa mengendalikan dirimu, tidak bisa mengendalikan orang lain. Kamu hanya bisa mengendalikan isi doamu, bukan hasilnya. Tidak pula bisa mengendalikan isi pikiran, cara pandang, dan perbuatan orang lain kepadamu.
Tapi kamu bisa mengendalikan dirimu. Kamu bisa mengendalikan pilihan dan keputusanmu. Nggak ada yang mudah. Semuanya sulit. Sulit untuk mengendalikan dirimu sendiri, sulit juga jika kamu ingin mengendalikan semua hal. Mana yang akan kamu pilih?
Tapi, tahukah kamu rahasia kecil? Kalau kamu tidak bisa mengendalikan dirimu sendiri, maka hidupmu akan dikenalikan oleh keadaan. ©kurniawangunadi
Seberapa paham pun kita bahwa semua adalah titipan. Kehilangan tetap saja menyakitkan.
Bila pada akhirnya kita harus memilih, pilihlah yang paling selamat untuk kehidupan akhirat kita.
- repost instagram taufikaulia
Persimpangan Jalan.
Kala kebahagiaanmu tidak memeluk kesedihanmu. Cukuplah doa menjadi penguatmu kala kesedihan begitu merengkuh hidupmu. Sebab doa yang kau pintakan kepada Allaah akan menjadi kebaikan untukmu nantinya. Entah bagaimanapun caranya, doamu akan menemukan dengan kehendakNya.
Di persimpangan jalan yang seringkali mebuatmu lelah, seringnya kau menangis sembari menepuk-nepuk dadaku dengan begitu keras. Menyakitkan memang, kala begitu perasaanmu begitu sedih. Kau mendapati dirimu dengan sebuah tangisan.
Tak mengapa, sayang. Kesedihan memang perlu dinikmati sesekali. Agar diri kita paham, bahwa perasaann sedih adalah bagian dari proses kehidupan. Tidak ada orang besar yang hidup dan menjalani kehidupannya tanpa merasakan kesedihan. Tidak ada. Semua orang akan sampai di titik ini.
Jadi kala dirimu sedang berada di persimpangan jalan dan kau sendiri tak mengerti harus melangkahkan kaki. Maka mintalah pertolongan Allaah dengan bersungguh-sungguh. Sebab, kala dirimu sendiri hanya Allaah yang tetap kekal dan tinggal hingga akhir.
Kala nanti kau berada di persimpangan jalan sekali lagi. Maka tugasmu adalah menilik kembali perjalananmu yang begitu panjang ini. Allaah ada lebih dari apapun. Maka, sudah sejauh apa dirimu sendiri dalam meminta petunjuk dan pertolonganNya?
Mari telitih kembali. Perjalan ini tidak hanya melibatkan raga saja, namun juga hati. Yang terkadang seringkali membuatmu lelah dan ingin menyerah saja.
Semoga pada apapun yang sedang kau tuju, pada akhirnya perjalanan itu tidak menjauhkanmu dariNya. Doa yang seringkali kau pinta.
Saat seseorang sudah membuat keputusan dengan matang, ia akan sangat siap dengan semua resikonya, meskipun itu akan menghancurkan hatinya. Ia memilih untuk menderita sehari, sebulan atau mungkin setahun daripada menderita sepanjang hidupnya.
Jangan buru-buru dan gegabah, jangan pula terlalu terbawa perasaan sebab perlu juga realistis, jangan pula karena sudah terlanjur berjanji akhirnya menjalani dengan setengah hati.
Dewasa memang soal keputusan dan apa yang akan kita hadapi sebagai harga mahal dari keputusan tersebut.
Kamu tahu? Dewasa itu soal keputusan
@jndmmsyhd
Belajar buat ngga egois dan nuntut orang lain yaa wahai diri. Barangkali keberadaanmu pas dibutuhkan orang lain itu jadi ladang untuk menyenangkan hati sesama saudaramu.
Tapi, saat kamu lelah, sakit atau ngga baik-baik saja tetaplah kuat dan minta agar Allah mampukan dirimu berdiri sendiri. Meski sebenarnya juga butuh bersandar, butuh teman.
Tapi sekali lagi jangan jadi orang yang gampang nuntut apalagi ngarep balesan, please jangan yaa.
Yakinkan dirimu, kamu bisa, kamu ngga papa kox nangis sendiri. Tanpa harus banyak ngeluh ke orang lain. Paling juga ngrasain ini ngga bakal lama, dan inget kalo setiap lembaran hidup kita selalu berubah. Pun perasaan sedih, gelisah, ataupun terpuruk.
Allah selalu ada untuk kita.
"I JUST"
Wanna apologize.
Wanna talk to you again.
Wanna tell you something.
Wanna hear you.
I really MISS YOU.
But I don't know what to do.
Idk how to fix it.
Idk how to apologize.
Sorry if I hurt you and made you angry.
Thank you for being my nights.
Thank you for hearing my story and accepting me.
I miss every "Goodnight" from you.
I miss everything with you.
Can we (at least) be friends again?
I know it might be hard to go back to the way it was.
And I know it's gonna be awkward. (But Idc about that).
I know "we're impossible".
But I JUST hope.
We can be like we used to be.
"GOODNIGHT"
(*Fyi, this is my first writing since I moved to Jakarta.)
Jakarta, 15 April 2022
(1:30 a.m)
Tangerang, 16 April 2022.