“You love the wrong one and end up getting hurt, thinking love is all about pain while it is simply not.”
— sparkandashes

Andulka
Today's Document
dirt enthusiast
Not today Justin
Sweet Seals For You, Always

@theartofmadeline
$LAYYYTER
YOU ARE THE REASON
Claire Keane

Kiana Khansmith
art blog(derogatory)
AnasAbdin
Peter Solarz
Cosmic Funnies
tumblr dot com
Xuebing Du
Alisa U Zemlji Chuda

Love Begins

titsay

#extradirty
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States

seen from Kenya
seen from United States

seen from Bosnia & Herzegovina

seen from Australia

seen from Argentina
seen from Brazil
seen from Brazil
seen from Malaysia
seen from Brazil
seen from United States
seen from United States
@syifahanif
“You love the wrong one and end up getting hurt, thinking love is all about pain while it is simply not.”
— sparkandashes
22
Bimbang. Gamang. Tidak percaya diri. Semua menghampiri. Iya, semua pikiran negatif. Terdesak. Banyak tuntutan hidup. Tanggung jawab yang menunggu. Diragukan. Bagaimana bisa pikiran positif muncul kalau keadaannya seperti ini? Tapi balik lagi. Aku punya Allah. Allah Maha tahu. Waktu dan durasi dari setiap orang berbeda beda. Mungkin memang kesuksesan lebih cepat menghampiri orang lain dari pada aku. Semoga Allah berikan kita rasa sabar, tawakal dan ikhtiar untuk kita semua yang sedang merasakan ini. Aamiin. - 13 Februari 2018. H+ 7 22 tahun Syifa.
Selamat datang kembali TUMBLR dan selamat jalan TAYO my precious kitten :') yesterday was sooo beautiful farewell. I'm sorry that I always nagged at you that's mean i love you. I meow you.
Di umurku yang ke-20, Aku menjadi perempuan yang cengeng
13 Januari 2018. Sama seperti tahun sebelumnya. Aku tidak ingin januari berakhir dengan cepat. Februari, tolong jangan datang terlalu cepat. Masih banyak hal yang belum aku capai di 20 tahun hidupku ini. Lebih buruknya lagi. Di angka 20 tahun ini, entah kenapa kurasa segalanya menjadi memburuk. Semua hal membuat aku benar benar kecewa, marah, ahhh mati lebih baik. Sayang amalku belum cukup. Belum bahagiakan orang tua dan adiku. Niat mati ku urungkan kembali. Emosiku menjadi seperti sebuah roller coaster. Seperti bendungan yang kapan pun sip membludak membanjiri perkampungan. Bingung harus kepada siapa marah ini ku luapkan. Bukan kepada Allah yang pasti. Tuhanku, selama ini sudah sangat baik kepadaku. Aku yang tak tahu diri. Kumohon. Januari, berjalanlah selambat mungkin....
[Kabarku setelah kamu melangkah pergi] By : SH, 01.10 Wib 25 Desember 2017 Aku tidak baik-baik saja. Bagaimana bisa seekor anak burung akan baik-baik saja jika induknya tak pernah kembali kesangkar untuk mengajarinya cara untuk terbang. Bagaimana bisa bunga matahari membengkokkan tangkainya ke arah yang berlawanan dengan matahari. Bagaimana bisa sebuah balon gas akan tetap diam tanpa pemberat diujung talinya. Bagaimana bisa pelangi muncul tanpa hujan sebelumnya. Maka, aku baik-baik saja-pun merupakan sebuah ketidakmungkinan. Maka, memintamu untuk tetap diam disini-pun merupakan sebuah ketidakmungkinan. Aku tidak baik-baik saja. Tolong doakan, besok segera membaik. Untukmu juga.
hey, you ! come here, laugh at the sourness life with me.
Every moment has their meanings. The one who made you survive more or the other one who made you laugh at the stupidity. That means you had allowed this to cross over your heart.
Don’t be the regretful person. That’s even will make you the pathetic person in the world who lived in the past time.
If your past gives you the taste of sourness lemons, try to get some sugar on your present, so in the next time you have some sweetness on your lemonade.
No, I didn’t say life was so easy. HAHA you’re a zombie if you said that. I just want to cheer up myself for every mistake that I did in the past time. For every sadness that I feel now, and for the better live I could get on the next time.
Don’t kill yourself.... just don’t kill yourself.. try to believe that someone or something in the next journey is needed you more than you need yourself right now.
LONGING
Kerinduan adalah
Layaknya embun dipagi hari, Seperti terik disiang hari
Mencekik membuat yang merindu memekik rindu
Namun pagi berganti siang, siang berganti petang
Embun yang dibiarkan menguap menyatu dengan ruang
Terik yang dilawan tertutup awan yang merapat, menghilang
Kerinduan bukan
Sebagaimana pujangga bersyair
Punuk kepada bulan, bumi akan mentari
Mengharap sebuah kepastian
Untuk tidak akan pernah dipertemukan kembali
Yang dituju tak tahu sedang dirindu, yang merindu tak tahu malu merindu
Kerinduan itu benar adanya
Menyeruak keluar dari hatimu,
Manakala hatimu sudah tak memberinya ruang yang istimewa
Sembuh oleh waktu,
Manakala pikiranmu mengijinkan kenangan untuk tak kembali berpulang
Sempurna menghilang,
Manakala dipertemukan dengan yang dirindukan…. atau….
Mencoba tahu diri, rindumu ditolak tuannya.
-SH-
Aku dan Ketertinggalan
Sore itu. Fokus pandangku terpaku pada seekor burung. Kecil. Menyendiri jauh dari kawanan. Mungil. Memilih akar pohon sebagai tempatnya mencari sebutir biji. Nihil. Sepasang sepatu mendekat. Menunduk. Berikan remah roti pada si burung. Mengangguk. Burung dekati remah. Makan. Perlahan. Tak sadar sepasang sepatu beranjak pergi . Tak ditahan. Tinggalah si burung tersadar. Menatap kepergian dengan nanar. Tak pernah sempat ucapkan selamat tinggal. Menyesal. Pada ketertinggalannya. Aku ? Tersenyum sadar. Akulah burung itu.
kamu dan ketidakpastian....
apa bedanya ?
menyapa lalu meninggalkan
tersenyum lalu palingkan wajah
bercerita tentang bagaimana cerita ini akan berlanjut
tapi kemudian mematikan peranmu sendiri didalam cerita ini
bukankah yang ingin kita bentuk adalah sebuah dialog ?
kalau kulihat lagi, kini isinya monolog
aku dan ketidakpastian....
Salju dan tungku perapian
Menghujat rindu Menghujat perbedaan Kalaulah waktu tak begitu cepat berputar, mungkin di dentingan detik ini kita masih bercengkrama. Aku sedari awal tahu kamu api, Salju akan mencair tak tersisakan, tak ada keabadian. Tapi tetap saja, kepingan salju ini memilih jatuh didekat tungku perapian. Tanpa sempat mengutarakan rindu, apalagi rasa. Aku melebur dengan bumi. Mencair di dekat api. Di detik terakhir, Menghujat rindu yang tak tersampaikan, Menghujat perbedaan yang halangi rasa. 9 februari 2017
Orang yang mencari jati diri, seperti anak ayam yang baru menetas. Dia mengikuti apa yang dia lihat pertama kali. Ketika sedang masanya mencari jati diri, lingkungan tempat kita mencari, sahabat seperti apa yang temani kita saat masa pencarian, secara tidak langsung akan kita jadikan kutub dari jati diri kita.
SH,19
JATI DIRI
Lewat tulisan ini, Aku ingin ucapkan rasa syukur kepada-Mu, sebanyak nikmat yang telah aku dapatkan selama 19 tahun ini. Bersyukur karena terlahir dalam keluarga yang beragama muslim, membuatku lebih mudah mengenal-Mu, Bersyukur karena lahir dari rahim seorang wanita yang selalu mendidiku serta mengenalkan aku kepada-Mu. Tapi, Aku adalah seorang anak-kecil-muslim biasa, yang mudah tergoda dengan nikmat semunya dunia yang Kau ciptakan. Aku terkadang berbelok arah, hanya untuk mencicipi kenikmatan yang telah Kau larang. Tak pernah aku merasa berasalah akan kesalahan yang kubuat pada-Mu. Karena saat itu, aku masih seseorang yang mengikuti kemana arus membawaku pergi. Bertambah usiaku, Tidak pula menjadikan aku seorang remaja-muslim yang patuh pada-Mu. Hanya saja.... Jantungku saat itu mulai berdegup kencang saat aku mendengar nama-Mu. Aku merasakan sesuatu yang menyejukan hati, saat aku bersama teman-temanku menyebut 99 nama-Mu. YA! Saat itu aku bersama teman-temanku. Mereka yang menyebut-nyebut nama-Mu dalam setiap kata-katanya. Sehingga aku selalu mendengarnya. Mereka yang mengajaku membaca 99 nama-Mu. Sampai aku menyadari... Aku jatuh cinta lagi pada-Mu Mereka membuatku menyadari, ada cinta yang tak kusadari selama ini. Cinta akan Engkau, yang sedari dulu telah ditanamkan oleh wanita yang melahirkanku. Cinta itu bangun lagi... Menyeruak, mendobrak ruang hampa yang gelap. Lewat tulisan ini, Ingin kusampaikan.... aku bersyukur karena Engkau selalu mengingatkanku untuk tetap berada di jalan-Mu. Ya Allah. Tuhan yang menciptakanku, ibuku,bapaku, dan teman-temanku. Juga yang menciptakan hati ini, agar selalu mencintai-Mu. Jatinangor, 22 oktober 2016
"Ketika kita terlalu berharap, terkadang membuat kita merasa tidak beruntung"
Merasa tidak beruntung.... Setelah beberapa alarm berbunyi 'big failed for you' yang membuat kuping saya nyaris tuli... Tuli akan harapan, tuli akan motivasi, tuli akan keyakinan. Puncaknya 'saya merasa tidak beruntung' Jujur, saya pribadi bukan tipikal orang yang bangkit karena kegagalan. Saya adalah keledai yang bisa jatuh dilubang yang sama untuk kedua kalinya. Ketika sesuatu berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang saya inginkan, maka hal-hal lain pun akan terasa jauh lebih ringan dikerjakan bagi saya. Entah hanya saya, atau mungkin memang ada dua tipikal manusia, dimana yang satu bangkit karena kegagalan yang satu terpuruk karena kegagalan. Kemudian saat jalan yang ditempuh dirasa sudah buntu. Satu hal yang 'terpaksa' saya lakukan adalah kembali mengingat kegagalan sebelumnya. Bagaimana proses kegagalan itu terjadi. Apa gunanya? Evaluasi diri. Apa saya pantas untuk gagal? apa ketidak beruntungan-lah yang membuat saya terus menerus mengalami kegagalan? Atau, Saya hanya terlalu berlebihan dalam mengaharapkan sesuatu? Saya terlalu lupa dan lalai. Saya terlalu sombong. Seakan pikiran, kemampuan, lucky. Believed that those things belong to me from the beginning. Bukan ! Salah besar. Sebuah suara kecil seakan berbisik bahwa saya terlalu lupa, lalai dan sombong terhadap Sang Pemilik tubuh ini, Pemilik dari pikiran, kemampuan, dan segala bentuk keberuntungan yang lebih tepat disebut dengan berkah. Berkah Allah. Astagfirullah... Kegagalan membuat sata benar-benar jatuh kedalam lubang yang menyesatkan diri. Membuat saya lupa kalau ini ketetapan-Nya. Bahwa Allah tau, saya tidak benar benar membutuhkan 'hal-hal itu'. Ada sesuatu yang amat sangat saya butuhkan, yang akan segera Allah berikan karena itulah yang benar benar Allah berkahkan untuk saya. Someday, i believe. Aamiin.
The meaning of 'jatuh' dan 'cinta'
Assalamu'alaikum Ini hanya tulisan bentuk curahan lamunan di kamis sore sembari menunggu adzan magrib untuk buka puasa dengan bakso malang yang sudah melambai-lambai dari magic jar. #apasih :( Hmmm jatuh cinta ? Sebuah frasa yang lumrah kita dengar... Apalagi untuk remaja nanggung seperti kita-kita yang berstatus mahasiswa 'katanya'. Terkadang pernah sih kepikiran, kenapa mesti menggunakan kata 'jatuh' di depan kata cinta ? apa cinta sebegitu membuat orang sengsara karena terjatuh kedalamnya ? Atau mungkin ini fenomena jatuh yang 'indah' ? Who knows.. Bohong kalau di umur-umur nanggung diatas 17an sebelum duapuluan bilang 'aku gapernah tuh jatuh cinta'. Mungkin pernah hanya kamu tak sadar. Iya tidak sadar dan terlena kedalamnya, sehingga keadaan hatimu tidak kamu pahami #uhuyy. Deskripsi jatuh cinta dari setiap insan pasti berbeda. Beda kisah beda pula testimoninya :D Kalau menurut saya ? Saya yang sekarang sih berpikir jatuh cinta itu sebuah ujian yang menuntut kita untuk memilih.... Memilih menjalaninya secara salah atau secara benar, memilih menerimanya sebagai sesuatu yang wajar atau sebuah urgensi syahwat yang berbahaya. Eitss, tapi inget.... Jatuh cinta itu sebuah fitrah karunia dari Yang Maha pembolak-balik hati. Allah yang Esa. Saat kita sudah dijatuhkan rasa itu oleh Allah, tak pantas rasanya bila kita menjadi insan yang lupa diri, menduakan-Nya. Na'udzubillah... Wah sudah mau magrib.... Waktu menunjukan pukul 17.53. Tringgggg... Wassalamu'alaikum :)
Who except Allah can give you peace? Has the world ever been able to satisfy your heart?
C.I.N.T.A
aku mulai sedikit ragu pada waktu Seakan setiap detiknya aku terlahap olehnya. aku mulai sedikit ragu pada tangis Seakan setiap tetesnya ku jatuhkan bukan karena-Mu. aku mulai sedikit ragu pada tawa Seakan keras suaranya mengalahkan hati nuraniku. aku mulai takut pada mati Takut jikalau... aku mati tanpa mengingat-Mu Matikan aku, saat aku sedang teramat sangat mencintai-Mu Karena ini C I N TA Cara indah mencitai Allah...
Rindu ini belum bertuan, hati tak tau jalan pulang. Nahkoda masih nikmati secangkir kopi hitam dipinggir pelabuhan... Sembari menatap nanar kapalnya puan.
Rindu si puan