Memahami tujuan
Kehidupan kita didunia, terbatas oleh waktu. Manusia, datang dan pergi silih berganti. Datang dengan suka cita, dan pergi menyisakan duka cita. Semua itu diperlihatkan, agar siapa saja yang menyaksikan faham, bahwa hidup ini memiliki batas akhir. Kematian adalah sebuah keniscayaan bagi setiap insan. Siapaun ia, Semuanya pasti akan pulang.
Dan setelah pulang, ada pertanggungjawaban atas segala perbuatan selama didunia. Balasan yang baik dan bertambah bagi siapa yang mengambil jalan yang benar, kemudian berbuat baik. Dan balasan yang yang setimpal, bagi siapa yang tidak mengambil jalan yang benar, dan memilih jalan yang lain.
Oleh karenanya, kita yang semakin layu dan kehabisan waktu. Ada saatnya perlu mengambil jeda, untuk sekali lagi merenungi dan menguliti kembali segala perbuatan selama ini. memperbaharui lagi niat yang mungkin sedang tidak lurus, agar segala tindakan kedepan, bernilai dan berarti.
Bersyukur atas segala kebaikan, dengan menjaganya, dan menambah lagi dengan kebaikan yang lainnya. Memperbaiki lagi segala yang kurang baik, dan mengurangi segala yang sia-sia.
Bersabar dan tegarlah. Ketika merasa lemah dan tidak berarti, ingatlah kembali, bahwa kita diciptakan tidak dengan sia-sia. Ada maksud dan tujuan yang perlu dicari dan diimani.
----------------------------------------------------
Merenungi firman-Nya:
أَفَحَسِبۡتُمۡ أَنَّمَا خَلَقۡنَٰكُمۡ عَبَثٗا وَأَنَّكُمۡ إِلَيۡنَا لَا تُرۡجَعُونَ
“Maka apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?.” (Al-Mu'minun: 115)
Cairo, 13-12-2020











