Puti mau menggosipkan kakak Farul. . Puti suka heran deh, akhir-akhir ini kak Farul randomnya udah makin random dari yang sudah-sudah. Rajin ikut komunitas ini itu, stand up comedy, bermain di taman, volunteer, nonton film indie. Ndak random sih meski kayaknya rada kebanyakan, lagi pula semua dapat dibilang ranah anak muda, yeah sebagai remaja paruh baya yang ngaku-ngaku 22 tahun, it's okay lah masuk ini itu, tapi yang bikin Puti ndak habis fikir, kak Farul juga masuk ke group perajut yang isinya ibu-ibu. Katanya ndak mau dibilang tua, ini malah gabungnya sama oma-oma. . Iya, kak Farul memang rajin merajut lagi setelah sekian lama vakum dan menggantungkan hakpennya. Kata kak Farul, merajut itu menyenangkan, mengajarkan sabar dan tabah, bagaimana merubah nasib sebuah gulungan benang yang kemudian dikaitkan dengan jarum menjadi pola-pola lalu dibuat menjadi sesuatu seperti tas, boneka atau pajangan. Ndak tau sih aku maksudnya apa. Hmmm, sabar dan tabah? Duh, jadi pingin bongkar aibnya deh. Peace kak. LOL. . Puti pernah bertanya, kenapa hobinya gitu sih? Mbok ya yang machoan dikit, mana kongkownya sama bukibuk dan oma-oma. . Well, kak Farul ya kak Farul, alasan dia agak ajaib sih. Pertama, gabung sama bukibuk itu enak, logistik terjamin, makanan pasti banyak, lumayan kan perbaikin gizi tanpa biaya. Pernah sekali pas ke rumah salah seorang penggerak rajut kejut, baru datang aja udah disuguhi somai. . Itu baru satu, kelompok rajut ini juga bukan sekedar nongkrong, ngerajut dan bergosip ala-ala bukibuk komplek, ini bukibuk beda. Yang dibahas luas, belum lagi mereka update info terkini, banyak ibu pekerja juga. Tambah lagi, perasaan agak kurang sreg sama si om yang pakai lipgloss pas dia diwawancara. Klop lah. . Dan rajut kejut juga berhasil membuka mata kak Farul saat diajak survey untuk pameran TULANG PUNGGUNG di TIM kemarin. Banyak lho ketidakadilan di negeri ini, banyak lho ibu-ibu pekerja rumahan yang bekerja namun tidak diberikan gaji yang layak, banyak lho benda-benda yang kita lihat di mall adalah hasil jerih payah pekerja yang tidak pernah terpikir untuk ngemall. . Puti sih iya aja, asal kak Farul bahagia. *resss . @30haribercerita #30hbc18 #30hbc1816 #puti