Hallo, bagaimana hidup? Menyenangkan? Apakah berbahagia? Semoga iya. Aku penasaran denganmu, segala tentangmu. Baik itu kehidupan, keluarga, karir, pemikiran, sifat, semuanya. Apakah hidupmu baik-baik saja? Keluargamu seperti apa? Anak sudah berapa? Ingat, kesepakatan awal tiga cukup. Masakan terbaik apa yang sudah pernah kamu masak? Bukan hanya mie instan, kan? Kerja di mana? Apakah sudah menetapkan ingin bekerja kantoran atau menjadi ibu rumah tangga dengan sampingan menjalankan bisnis? Bukankah targetmu di usia 30 tahun sudah menetapkan ingin menjadi apa ya? Sudahkah memutuskanya? Masih teledorkah? Pelupamu pasti menjadi, ya? Bagaimana dengan emosimu? Harusnya semakin stabil ya, kalau tidak, malu sama usia. Sudah berapa banyak kerutan di wajahmu? Tidak apa, kamu punya dia yang selalu berkata kamu cantik, walau basa-basi atau hanya membesarkan hati. Apakah pernikahanmu seindah angan-angan saat kamu masih melajang? Kata orang jangan bermimpi terlawat manis, karena pernikahan tidak selalu mengenai hal-hal romantis. Apakah iya? Ah kalaupun iya, tak mengapa, kamu tidak terlalu membutuhkan situasi selalu romantis, yang realistis saja, syukur dan penerimanmu yang membuat manis setelahnya. Apapun dan bagaimanapun kamu semoga segalamu baik-baik saja, maksudnya, sekalipun tak berjalan dengan baik, namun kamu bisa mengatasinya, kamu bisa membuat semua yang tak baik menjadi baik-baik saja. Pusing ya bacanya? Jangan pusing-pusing, kamu harus mengerti. Karena kalau tidak kamu, siapa yang mengerti dirimu sendiri? Dariku, Dirimu 10 tahun lalu. Teruntuk kamu, Diriku 10 tahun mendatang. p.s: Balas jika masih direzekikan oleh-Nya kemampuan bernapas. 📷 @ekaariwidya #aksarannyta #30haribercerita #30hbc1815 #30hbcsurat @30haribercerita *telat setoran, kemarin malah bolos, lalu disetrap oleh admin*














