Saya jadi teringat obrolan anak-anak zaman sekarang ketika saya menanti teman di tempat janjian. Kurang lebih begini: a: cita-cita kamu mau jadi apa? b: mau jadi seperti papah, pengusaha kaya yang hari liburnya bisa pilih suka-suka. a: kalau kamu? c: ingin jadi seperti tante, yang kerja di Gedung Sate, megurusi rakyat. Baju kerjanya juga kan keren, setiap hari bawa mobil sendiri, sudah kayak di drama-drama korea. a: aku dong, pengen jadi youtubers yang subbscribernya bejibun, sekaligus selebgram yang followersnya jutaan. Uang seperti datang sendiri tanpa dicari. Jam kerja bisa sekalian liburan atau nongkrong di kafe estetik kekinian.
Luar biasa ya cita-cita anak sekarang, dulu waktu saya kecil, jika ditanya cita-cita paling jawabnya tidak lain dan tidak bukan, ingin menjadi dokter. Ya, terlalu lumrah. Seolah otak saya kuat saja berlagak mau jadi dokter hahaha!
Ngomong-ngomong mengenai cita-cita anak kecil, jika diperhatikan mengalami pergeseran sekali ya. Anak-anak 90-an seperti saya, jika ditanya jawabannya paling kalau bukan dokter, polisi, presiden, atau peyanyi. Semakin berkembang zaman, semakin anak-anak tahu bahwa pekerjaan tidak hanya itu.
Tahun-tahun setelah ini pasti semakin berkembang lagi. Saya membayangkan jika anak-anak di beberapa tahun setelah ini ditanya cita-cita mau jadi apa, malah menjawab ‘ingin menjadi Ayah/Ibu dari anak-anakmu.’ terlalu jauh, Maliiii!
📷 @adityaaryandi #aksrannyta #30haribercerita #30hbc1818 @30haribercerita



















