BUKU AGENDA
Di tengah era digital dan banyaknya aplikasi memo, agenda, dsb. Saya masih lebih memilih menulis di buku, rasa²nya lebih afdhol saja. Lebih asyik menulis di buku, apalagi membaui buku, membuka lembaran² buku kalau ada yang ingin dilihat, membaca catatan sebelumnya, dsb. Walaupun tetap punya catatan di hp tapi kurang efektif rasanya karena jarang untuk scroll kembali, makanya terkadang dipindahkan ke buku atau bahkan terlupakan saja kalau pernah mencatat di hp. Biasanya pusing sendiri untuk scroll dan mencari catatan.
Hal yang perlu dituliskan pasti akan tertera di buku. Bahkan teman² juga biasa mencatat di buku saya, entah itu cuitan biasa atau pesan untuk saya. Merasa lebih teratur saja kalau sudah ditulis ke buku agenda. Isinya pun beragam, dari agenda harian, pekanan, bulanan, kutipan², hasil meeting, dan catatan lainnya yang dianggap penting.
Awal waktu terpesona dengan buku agenda itu dari bapak. Beliau punya buku yang menurut saya bagus sekali, sampulnya tebal warna hitam dengan pinggiran gold. Kertasnya kekuningan tanda kalau sudah berumur. Kemudian disimpan dengan baik oleh bapak di dalam lemari dengan kotak bukunya yang masih utuh. Kalau tidak salah ingat buku itu dari tahun 90an. Aesthetic sekali untuk ukuran bocah pada waktu itu, apalagi tulisan bapak yang bagus. Bayangkan saja bagaimana tulisan bersambung orang tua dlu. Isinya pun hari² penting bapak, tulisan² Bugis dan beberapa catatan yang saya kurang paham apa maksudnya. Dari situ jadi terobsesi sama buku warna hitam, mayoritas buku catatan saya berwarna hitam walaupun tidak semua tapi buku berwarna hitam tetap menduduki tahta paling tinggi, spesial.
Kemudian pas SMA lebih sering lagi menulis di buku karena yaa sebagaimana kondisi anak asrama biasanya. Jadi, semuanya dicatat di buku. Dari situ lebih mendarah daging lagi kebiasaan mencatat di buku agenda sampai sekarang.
Yaa tiap orang pasti punya selera tersendiri. Bagaimana mengabadikan dan mengatur setiap hal yang dilakukan, seperti buku contohnya. Ya hanya saja saya lebih minat dengan cara konvensional.













