Membuat pilihan itu gampang namun yang susah adalah meyakini pilihan itu.
Pernah yakin akan semua pilihan yang telah dibuat?
Aku rasa setiap orang pernah bahkan sangat sering membuat pilihan. Karena hidup ini penuh dengan pilihan-pilihan yang bisa kita ciptakan sendiri ataupun terbentang di depan mata. Namun, masalahnya pernahkah kita yakin akan semua pilihan yang dibuat tanpa terkecuali. Seketika pertanyaan itu diajukan maka jawaban senyap yang terdengar. Pertanyaan itu membuat hatinya bertanya apakah memang benar selama ini telah yakin dengan pilihan yang dibuat.
Itu wajar ketika kita merasa tidak yakin. Karena memang hidup ini penuh dengan ketidakpastian bahkan apa yang telah diyakini seyakin-yakinnya pun kadang tetap meleset juga. Karena kita bukan Tuhan yang tau secara pasti bagaimana jalan hidup kita ke depan.
Namun, terus-terusan merasa tidak yakin dengan pilihan yang kita buat juga itu bisa jadi petaka besar untuk kita. Kita akan menjadi mang-mang atau ragu yang membuat kita tak banyak melakukan kemajuan.
Contoh sederhananya ketika kita membuat pilihan apa yang akan kita lakukan setelah lulus sekolah? lulus kuliah?
Melanjutkan jenjang pendidikan yang tinggi?
Gampang saja untuk membuat pilihan misalkan sehabis lulus ada yang membuat pilihan akan membuat usaha dan menikah tapi dirinya ingin melanjutkan kuliah S2 juga di luar negeri. Dilema pun terjadi. Dilema membuat susah yakin akan pilihan yang dibuat
Apa yang harus dilakukan ketika dilema melanda?
Kalau kata Miss Meriana tadi,
Tetaplah membuat pilihan dan mencoba untuk yakin dengan pilihan yang dibuat. Buatlah pilihan dengan “Head” artinya analisislah segala kemungkinan yang ada dan yang akan terjadi dengan logika, kemudian gunakan heart maksudnya adalah buatlah hati kita ikhlas akan apapun yang terjadi dari segala konsekuensi pilihan yang kita perbuat.
“Keikhlasan akan mengubah keterpaksaan menjadi kedamaian dan kedamaian akan membawamu kemana saja. ~Ahmad Fuadi
Dan yang terakhir adalah Hope maksudnya adalah serahkan segalanya pada Tuhan selepas kita berusaha semaksimal mungkin.
Mungkin ketakutan sebagian dari kita adalah jika pilihan yang kita buat adalah pilihan yang salah. Bagiku sejatinya tidak ada pilihan yang salah selagi pilihan itu sesuai dengan tujuan besar hidup kita dan hati nurani kita.
Maka lanjutkanlah untuk terus meyakini pilihan. Semuanya itu mungkin asalkan kita meyakini dengan baik.
Semarang, 5 Februari 2017
source picture: pixabay.com