Recap Januari, si Bulan Sulung
Kali ini aku ingin mengingat kembali hal-hal atau kejadian yang telah terjadi di Januari yang harapannya bisa diambil hikmah dan menjadi bekal perjalanan ke depannya.
Di akhir tahun 2023 aku memutuskan untuk mendaftar KLIP 2024 dan mulai menulis tepat di tanggal 1 Januari 2024.
Lagi lagi, strong why dan ridho suami adalah kunci.
Maka tanpa berpikir panjang dengan tanpa ekspektasi berlebih dan modal bismillah mari kita mulai.
2. Ternyata, ibu rumah tangga itu ...
Ketika single, aku pernah memiliki keinginan setelah menikah nanti ingin menjadi ibu rumah tangga tanpa membayangkan rutinitas yang melelahkan dan monoton. Tanpa juga berpikir bahwa justru tidak ada liburnya, kapan saja dibutuhkan oleh customer keluarga terutama anak apalagi anakku masih bayi. Tentang diri sendiri sudah tak lagi menjadi prioritas.
Meski begitu, fitrahnya wanita adalah mengelola rumah tangga dan mendidik generasi. Maka, kuupayakan segalanya untuk meraih ridhoNya meski dengan di rumah saja.
Semoga Allah kuatkan dan berkahi segala pilihan kita yang telah Allah tetapkan. Tak adanya keluarga di sekitarku juga menguatkanku untuk di rumah saja agar bisa membersamai tumbuh kembang anakku.
Ternyata, aku mengalami juga. Merasakan panik dan rasa bersalah sebagai ibu karena tidak bisa menjaga anak dengan baik. Iya, meskipun aku merasa tidak benar-benar lalai. Sebab, yang pertama adalah aku sedang ke kamar mandi dan anakku masih tertidur. Kedua, aku tidur lalu terbangun dan masih sangat mengantuk sampai tak sanggup mengawasi dan tiba-tiba terjatuh. Jatuh yang pertama alhamdulillah tidak ada bekas sakit. Namun, jatuh yang kedua bibirnya sampai mengeluarkan darah. Alhamdulillah dia tidak menangis lama.
Dengan kejadian yang tidak sengaja ini, aku yakin meskipun jatuh Allah menjaga anakku
karena keadaannya setelah jatuh masih terbilang aman. Alhamdulillahnya suamiku justru menenangkanku dan tidak menyalahkanku.
Beberapa postingan kutuliskan tentang kebaikan dan keromantisan suami versiku.
Meski sederhana aku sangat bahagia. Aku menuliskannya agar menjadi ingatan di kemudian hari dan terus kusyukuri.
Sebab, begitu mudah perempuan melupakan kebaikan suami di saat ia begitu emosional dan yang teringat adalah kekurangannya.
Sejauh ini, malam adalah waktu yang pas untukku menulis dan menyetorkan tulisan di KLIP. Sehingga tak jarang aku merasa mengantuk tak tertahankan bahkan aku pernah melewatkan satu kali tak menyetorkan karena tertidur. Tak ingin menyerah begitu saja, aku tetap ingin bisa menyetorkan tulisan setiap harinya.
Kejadian yang lalu kujadikan pelajaran bahwa aku perlu mengondisikan tempat dan keadaan akan tidak membuatku ketiduran, hehe.
Dan di akhir adalah bonus. Aku tidak memasukkannya pada poin. Tepat di akhir Januari ini rumahku kebanjiran karena hujan turun sangat deras. Bedanya biasanya banjir itu dari luar masuk ke dalam tapi unik dengan kejadian di rumahku. Banjir dari dalam lalu keluar, hehe. Aku tak tau bagaimana tapi meski repot karena hanya berdua dengan anak aku bisa mengondisikan rumah.
Karena anak sudah sangat bereksplorasi maka yang dipesankan suami adalah selamatkan buku-buku yang ada di lantai karena bayiku akhir-akhir ini menurunkannya dan cabut terminal listrik yang tergeletak di lantai.
Sekian penutup di Januari 2024. Semoga ada kebaikan yang bisa diambil, jika ada yang kurang berkenan untuk dibuang jauh-jauh.
Sampai jumpa di Februari, akankah ada yang berbeda?