seen from Australia
seen from China
seen from United Kingdom
seen from Lithuania

seen from United States
seen from Nigeria

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Egypt

seen from Germany

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Egypt
kalau belum hari ini, mungkin besok, atau besoknya lagi, dan bisa jadi besok besoknya lagi. Intinya Percayalah bahwa Allah tidak pernah lupa terhadap apa yang kita pernah minta dan usahakan
Anindita
Ada banyak cara menunjukkan dan membuktikan cinta, dan salah satunya adalah dengan melepaskan. Karena tidak semua hal ada dan baik untuk di genggam. Ibarat kita melihat beberapa bunga di sebuah kebun, tidak semua berhak dan boleh untuk dipetik. Beberapa nya hanya ada untuk kita lihat dan kagumi, bahwa ia indah. Tidak lebih, tidak juga kurang
Anindita
Semakin bertambah usia semakin mengurangi harapan pada apapun kecuali pada Tuhan. Mengurangi harapan bahwa setiap usaha akan selalu berhasil pada jalan yang di mau, karena bisa jadi jalan lain akan lebih baik. Meski awalnya butuh waktu menerima. Mulai mengurangi harapan pada teman dan sahabat yang datang dan pergi. Jika waktunya datang ya akan datang, jika waktunya pergi ya pergi. Belajar bahwa memang ada beberapa orang yang datang hanya sekedar menyapa, berbagi bahagia, singgah, berbagi duka, saling menjaga, bahkan melukai entah disengaja atau tidak, dan bertahan. Belajar bahwa semua ada masanya, ini bukan tentang siapa yang mau mempertahankan tapi siapa yang mau saling mempertahankan. Mulai mengurangi ekspektasi pada setiap hal, jika ada yang di mau maka doakan, usahakan, lalu serahkan pada Tuhan hasilnya. Karena sudah kesekian kali mengalami jalan diluar ekspektasi yang akan semakin membuat lelah jika dilawan dengan memaksakan harus sesuai kehendak sendiri. Terkait pasangan dan pekerjaan ataupun pendidikan juga sama, ya sudah jalani usahaka dan serahkan. Bukan berarti pasrah adalah menyerah. Pasrah adalah menyerahkan pada Tuhan dengan doa dan usahanya, sementara menyerah berarti mundur begitu saja atau lari untuk percaya pada kehendak Tuhan. Oh ya, ternyata di usia 25+ kita bisa lebih terombang ambing terkait memilih. Bukan hanya perihal pekerjaan, pasangan, dan pendidikan. Melainkan siapa sebenarnya kita dan apa yang kita mau. Perjalanan kehilangan jati diri dan kemudian menemukannya kembali adalah salah satu hal berharga. Dimana diri mulai belajar melihat sekitar dari jarak jauh dan dekat. Menyelami sebenarnya siapa kita untuk diri kita, keluarga, sahabat, teman, kolega, juga mungkin pasangan jika bagi yang sudah menemukan. Menjadi diri sendiri adalah salah satu hal berharga, berani memutuskan apa yang kita mau dan tidak, apa yang kita suka dan tidak kita suka, dllnya. Apapun itu dan bagaimanapun dunia membentur kita, semoga Tuhan senantiasa membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik, tangguh, dan mampu melewati dan menyelesaikannya dengan sebaik baiknya. Aamiin 🌻💚
Apa Kabar ?
Perihal obrolan tentang "Ingat Tanya Kabar ke Diri Sendiri" dan celetukan "belakangan ini kita jadi sadar ya kalau tanya kabar, dengar kabar temen baik baik aja, dan doa semoga kamu selalu diberikan kesehatan itu bukan sekedar basa basi, karena bumi makin keras, jadi setitik kebaikan gak akan sia sia dan gak akan pernah sia sia sebenarnya”. Deep talk series 2, with Firda . . . . Bermula saat aku kena covid di kisaran Juni, dan dudul adalah orang pertama yang aku kabarin. Dan dia bener ibarat mbak-mbak operator yang lebih rajin dari mbak- mbak operator yg kirim berbagai macam pesan. Serta hal hal menarik buat di omongin. Tujuannya entah apa, tapi aku tau itu salah satu bentuk dia nguatin dan ngeyakinin aku bahwa semua hari buruk itu akan berlalu. Dan yap sampai akhirnya kita ngobrol in tentang, self care. Gak muluk muluk sih, ini bermula dari ucapan dia "biasanya kamu yang selalu nanya dan ada buat orang di sekitar kamu kan, nah sekarang biar aku yang gantian tanya. Kamu apa kabar ??". Entah kenapa, mendadak nangis saat dia tanya gitu. Saat itu juga aku sadar, bahwa ucapan dan pertanyaan apa kabar itu gak sebasa basi sekedar buat memulai obrolan. Pertanyaan apa kabar itu ngebantu kita untuk tanya dg jujur ke diri kita, gimana kondisi kita hari ini?. Apa kita bahagia ? Atau kita lagi sedih? Dan Karena apa ?.
Sayangnya, kita dari kecil lebih sering diajarin jawab baik baik aja, secara gak langsung. Sampai kita jadi kesulitan menyadari dan mengungkapkan bahwa kita lagi sedih, kecewa, marah, dll. Kita jarang diberi penjelasan untuk mengenali dan jujur akan apa yang kita rasa dan alami. Padahal kita cuma manusia biasa, dan "it's okay to not be okay". Karena dengan jujur pada diri sendiri, kita selangkah membantu diri untuk menyelesaikan masalah yang kita alami. Dengan mengetahui permasalahan dan kesalahan diri sebenernya udah setengah jalan kita berjalan maju menyelesaikannya. Jadi, apa kabar kamu hari ini ?. Aku berdoa agar kamu mampu menyayangi diri mu dan berbagi cerita jika memang kamu membutuhkannya. Inget ya untuk tanya kabar ke diri kita sendiri, dia juga berhak akan atas itu.
At last, she decided to leave the old memories behind and make new, better ones.
~Howler
Okay, alright my people.
So yesterday after I took a shower I realized that I only took a bra and underwear with me, so I walked back to my room with a towel on my head and my bra and panties underneath my bathrobe. As I stood in my room seeing myself in the mirror in underwear, I felt great. Like that was the first time in years that I liked my body. I felt beautiful with all my stretch marks, injection marks, my thighs and stomach. I didn't look at myself and thought about what I wanted to change, I thought about how beautiful I am and how much I liked my body.
Still I want to do more sports, because I only have aerobic training once a week + school sports which in my opinion is not enough. But I wouldn't want to change anything about my body.
Now let me tell you: I'm a 16 year old that has had Diabetes for almost 4 and a half years, I always compared myself to my friends that are way skinnier than I am, I hated my face for being chubby and having pimples, I didn't like my nose and the way my eyes form when I laugh. But yesterday I didn't care about how I looked, I didn't care what others would think of me, I didn't want to look good all the time. Yesterday I was finally happy with who I am and that felt great.
I just wanted to share this with you guys. I hope you have an amazing day.❤
I have a problem accepting myself. I'm never proud enough of myself. My achievements, my appearance, or even my life...