Stoicism merupakan aliran filsafat yang telah berusia 2000 tahun yang merupakan hasil dari buah pemikiran Zeno of Citium, aliran filsafat ini berkembang dari yunani hingga ke romawi
Stoicism merupakan suatu keadaan dimana manusia dapat memposisikan emosinya dengan bijak hidup selaras dengan alam. hidup selaras dengan alam disini merupakan kondisi dimana manusia yang mampu menggunakan nalarnya dengan baik dan mengkesampingkan keadaan eksternal yang terjadi diluar kendalinya sebagai manusia
"Ada hal hal yang dibawah kendali kita, ada hal yang tidak dibawah kendali kita" ~Epictetus
Didalam Stoicism hal hal yang dibawah kendali manusia yaitu segala sesuatu yang merupakan pikiran serta tindakan kita sebagai manusia, hal hal yang dibawah kendali ini bersifat merdeka, tidak terikat dan tidak terhambat
Sedangkan hal hal yang tidak dibawah kendali manusia segala sesuatu yang datang dari luar manusia, berbagai peristiwa peristiwa yang terjadi yang telah di tetapkan oleh hukum alam serta pemikiran persepsi opini manusia lainnya merupakan hal yang tidak dibawah kendali kita sebagai manusia.
kekayaan, kesehatan, kecantikan, ketenaran merupakan hal yang tidak dibawah kendali manusia namun manusia dapat menggunakan nalarnya yang ia kuasai penuh dengan mengusahakan untuk memperoleh itu semua tetapi hal tersebut tidak bisa dijamin tidak bisa diambil dari hidup manusia karena mereka termasuk di dalam hal hal di luar kendali manusia tersebut
Stoicism mengajarkan bahwa kebahagiaan dan kedamaian sejati hanya bisa datang dari hal hal yang dibawah kendali kita yang datang dari dalam manusia. sebaliknya manusia tidak bisa menggantungkan kebahagian dan kedamaian sejati kepada hal hal yang eksternal, sebab kebahagian pada hal hal yang tidak dibawah kendali merupakan hal yang tidak rasional
Baik tidaknya hidup manusia dapat dinilai dari hal hal dibawah kendali ia dengan hidup selaras dengan alamnya akan menciptakan sesuatu kebahagian yang ia jalani sebagai manusia tanpa bergantung kepada hal eksternal yang perlu ditekankan dalam Stoicism ini bagaimana manusia dengan bijak menggunakan nalarnya didalam kehidupan yang telah di atur oleh semesta tanpa mengeluh terhadap peristiwa serta bayang bayang yang tidak terlalu penting untuk dipikirkan