Doa terbaik untuk Indonesia, semoga kedamaian segera kembali.
Mari tetap berpegang pada harapan dan saling menjaga satu sama lain🇮🇩
Good days will come🙏🇮🇩

seen from Netherlands
seen from Singapore

seen from France
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Poland

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Netherlands

seen from Brazil
seen from T1
seen from Syria
seen from United States
seen from China
seen from China

seen from China
seen from United States
seen from Russia
seen from France
Doa terbaik untuk Indonesia, semoga kedamaian segera kembali.
Mari tetap berpegang pada harapan dan saling menjaga satu sama lain🇮🇩
Good days will come🙏🇮🇩
Melangkah Cepat, Dunia Melesat
Aku merasa cemas menulis dan membuat keputusan ini, tetapi jika tidak sekarang, kapan lagi dapat mendorong diri untuk berkembang dan semakin termotivasi. Langkah ini nampaknya aga sulit, tetapi aku harap dapat melihat perubahan positif dalam diri kedepannya.
Aku sering berpikir, mengawali tahun baru ingin rasanya mereset (mengatur ulang) diri agar menjadi pribadi yang baru. Menjadi pribadi yang lebih terbuka akan perubahan-perubahan positif dan lebih cekatan dalam menangkap peluang baik.
Setiap akhir tahun, aku selalu punya rencana besar. Dan rencana di tahun depan lebih menargetkan diri untuk menjadi pribadi yang cekatan. Rasanya semangat itu sudah membara sekali dalam diri, tapi berbicara soal cekatan dan perubahan kenapa ya harus nunggu momen tahun depan?.
Alhasil aku jadi berpikir, untuk menjadi cekatan kenapa tidak mulai dari besok atau bahkan sekarang saja? Makna cekatan bahkan akan lebih terasa, dan agar tidak lagi-lagi perubahan hanya menjadi wacana.
Aku pun membulatkan tekad dan memutuskan untuk ngambil langkah pertama menuju kehidupan yang lebih cekatan. Esok pagi, aku akan mencoba cekatan dengan mulai menyiapkan list aksi yang harus dilakukan hari itu, akan mengerjakan tanpa tapi dan permisi, dan segera bergegas dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya.
Jadi teringat ayat yang menyuruh manusia untuk segera bergegas dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya dan merupakan seruan untuk tidak terjebak dalam kepuasan diri setelah berhasil, melainkan untuk terus mencari pencapaian yang lebih tinggi.
Yaitu dalam firman Allah, Surah Al-Insyirah ayat 7 : "Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bersungguh-sungguh untuk (mengerjakan) urusan yang lain."
Dan ayat ini menyiratkan makna bahwa manusia tidak boleh terlalu sering melihat kebelakang. Melihat lah ke depan, serta pahami masih ada banyak aspek kehidupan yang membutuhkan perhatian dan usaha.
Tidak usah mikir terlalu lama dan tidak usah ragu kalu mengabil tindakan apalagi sampai terjebak dikubangan masa lalu. Toh kalau salah bisa diperbaiki atau diulang lagi. Jangan juga terfokus padah hal-hal besar, mulai saja dulu dari meng-handle tugas-tugas kecil yang sudah lama terulur, sambil merealisasikan keputusan besar yang selama ini hanya menjadi wacana.
Ibuku sering sekali mengingatkan soal cekatan. Beliau selalu bilang, "Hidup itu seperti air yang mengalir, kalau kamu tidak cekatan, kamu bisa terbawa arus atau bahkan tenggelam." Dan katanya, "Dunia luar itu lebih ganas, kalau tidak cepat tanggap bisa tertinggal banyak hal".
Lihat saja, zaman sekarang sudah canggih sekali kan?. Teknologi juga cepat sekali merambah ke ruang kehidupan. Aku tidak mau dong jadi kayak kapal karam yang ketinggalan zaman.
Setelah dipikir-pikir ada benarnya, untuk tidak tertinggal harus mengikuti arus. Bukan berarti harus mengejar apa yang kita tidak punya. Hanya mengikuti ritme, meski tidak bisa meng-handle segalanya paling tidak jadilah yang setara.
Pesan-pesan tersebut sebetulnya selalu terngiang-ngiang. Aku sepakat!, nampaknya kalau tidak mau jadi korban arus kehidupan harus belajar cekatan. Tidak perlu meluangkan waktu berpikir terlalu lama, karena waktu itu sangat berharga.
Jadi, dimulai besok pagi aku akan mencoba memulai hari dengan langkah pertama yang lebih cekatan. Tidak mau lagi menunda-nunda, sudah capek terlalu banyak menunda.
Aku pun percaya, dengan menjadi lebih cekatan, aku bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan tahun depan dengan lebih mantap dan matang.
Siap-siap ya dunia, aku akan menjadi yang lebih gesit!
Aksi Nyata Modul 1.4 - Forum Berbagi Aksi Nyata
Assalamualaikum, Bapak Ibu guru hebat, ijinkan saya memberikan laporan mengenai kegiatan diseminasi Modul 1.4 Budaya Positif
Judul Kegiatan : Penerapan Budaya Positif di Sekolah oleh Nurul Septiyani Ayu Purwanti, S.Pd. Calon Guru Penggerak Angkatan 9 Kota Bandung Jawa Barat dari SMK Pasundan 3 Bandung.
Latar Belakang
Ki Hadjar Dewantara menggambarkan tujuan pendidikan sebagai panduan bagi semua potensi yang dimiliki oleh anak-anak, sehingga mereka dapat mencapai kebahagiaan dan keselamatan yang tertinggi, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Dalam usaha membimbing anak-anak, pendidik, sebagai panduan mereka, diberikan kebebasan dalam memberikan panduan dan arahan, untuk menghindari anak-anak kehilangan arah dan mengancam keselamatan mereka. Seorang pendidik mampu memberikan panduan kepada anak-anak sehingga mereka bisa menemukan kemerdekaan belajar dan mencapai tujuan pembelajaran. Ki Hajar menjelaskan bahwa dasar pendidikan anak harus selaras dengan kodrat alam dan kondisi zaman. Pendidikan bertujuan memfasilitasi perkembangan anak sesuai dengan zamannya tanpa harus mengorbankan akar budaya lokal.
Penanaman karakter dan pembiasaan yang kuat melalui penanaman budaya positif di sekolah menjadi kunci penting. Walaupun secara umum, semua anggota sekolah telah memiliki nilai-nilai positif, peran keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama dan utama dalam pembentukan moral dan karakter anak tetap sangat penting. Oleh karena itu, diperlukan penerapan kebiasaan-kebiasaan baik ini di lingkungan sekolah sebagai langkah konkret dalam membentuk budaya positif yang mendukung dasar karakter yang ditanamkan oleh orang tua di rumah.
Motivasi intrinsik siswa dalam menerapkan budaya positif ini juga menjadi prioritas. Dengan mengaitkan nilai-nilai moral yang diyakini oleh individu, motivasi intrinsik dapat muncul, mendorong mereka untuk mencapai tujuan mulia yang diinginkan. Melalui penerapan keyakinan kelas, motivasi internal setiap siswa akan tumbuh, memungkinkan mereka untuk menjadi pribadi yang otonom dalam menjalankan disiplin positif di kelas dan di lingkungan sekolah.
Tujuan
Tujuan dari rencana tindakan ini adalah mengimplementasikan disiplin positif melalui penerapan keyakinan kelas, dengan harapan menciptakan budaya positif yang diadopsi oleh seluruh siswa melalui kebiasaan positif di kelas dan di sekolah. Tolok ukurnya adalah perubahan perilaku siswa ke arah yang lebih baik dalam menerapkan disiplin positif sesuai dengan keyakinan kelas dan keyakinan sekolah, menciptakan suasana kelas yang kondusif, melibatkan semua komponen sekolah dalam menjalankan keyakinan kelas dan keyakinan sekolah, serta menggalang kerjasama antara komponen sekolah untuk menciptakan nilai-nilai kebajikan sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.
Untuk mencapai tujuan ini, beberapa langkah yang akan dilakukan meliputi sosialisasi budaya positif dan keyakinan kelas kepada seluruh anggota sekolah, penyusunan rencana pembuatan kelas impian dan keyakinan kelas secara bersama-sama dengan seluruh siswa, kesepakatan terhadap keyakinan kelas yang dibuat, pelaksanaan keyakinan kelas secara bersama-sama, dan refleksi terus-menerus terhadap keyakinan kelas untuk perbaikan di masa depan.
Dukungan yang Dibutuhkan
Dalam melaksanakan rencana ini, dukungan yang dibutuhkan termasuk bahan dan peralatan seperti poster, video, kertas karton, spidol, kertas post-it untuk membuat keyakinan kelas, serta laptop dan LCD untuk sosialisasi budaya positif. Selain itu, kepala sekolah dan rekan sejawat juga diharapkan memberikan dukungan dalam menerapkan keyakinan kelas untuk menciptakan disiplin positif dan budaya positif. Siswa dan orang tua juga memiliki peran aktif dalam melanjutkan budaya positif di luar lingkungan sekolah.
Hasil dari Aksi Nyata
Hasil dari pelaksanaan rencana tindakan ini adalah respon positif dari seluruh siswa, yang merasa senang dan bersemangat untuk melakukan perubahan dalam peraturan-peraturan kelas. Tantangannya adalah adanya beberapa usulan kelas impian yang sama, yang kemudian diselesaikan dengan kolaborasi antara guru dan siswa untuk menciptakan keyakinan kelas yang disepakati bersama.
Pembelajaran yang didapat dari Pelaksanaan
Pembelajaran yang didapat dari pelaksanaan ini termasuk pentingnya pembuatan kelas impian dan keyakinan kelas, peran guru sebagai manajer kontrol, penggunaan segitiga restitusi dalam menangani siswa, dan dukungan dari seluruh komponen sekolah dalam menerapkan disiplin positif untuk menciptakan budaya positif.
Rencana Perbaikan untuk Pelaksanaan di Masa Mendatang
Rencana perbaikan di masa mendatang mencakup evaluasi terhadap keyakinan kelas untuk meningkatkannya, serta penerapannya ke seluruh kelas. Selain itu, sesi berbagi dan diseminasi modul budaya positif juga merupakan langkah yang akan diambil.
Dokumentasi Sesi Diseminasai Budaya Positif.
Sekian laporan mengenai kegiatan diseminasi mengenai Budaya Positif Modul 1.4. Semoga dapat bermanfaat dan menginspirasi Bapak dan Ibu guru hebat semuanya. Salam guru penggerak! Tergerak.. Bergerak.. dan Menggerakkan..!
AKSI NYATA MODUL 3.2
SAYUR TERAS KELAS
Joko Sulistio
PGP 4 Kabupaten Blitar
UPT SMPN 1 Kanigoro
SAYUR TERAS KELAS
SEKOLAHKU HIJAU – KOLABORASIKU LAKU
UPT SMPN 1 Kanigoro adalah sekolah dengan karakteristik yang unik yaitu di tengah ibu kota Kabupaten Blitar serta memiliki brand sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri. Potensi tersebut menjadi inspirasi dan ide pengembangan positif pembelajaran utamanya pada bidang lingkungan hidup dan yang melengkapi. Sayur teras kelas adalah program kokurikuler yang dirancang untuk memberikan pengalaman menanam sayur di teras kelas demi meningkatkan kepedulian lingkungan serta jiwa Entrepreneurship (Kepemimpinan dan Kemandirian) dan Kolaborasi dalam komunitas Murid, Wali Murid, serta Wali Kelas/Guru.
Pelaksanaan Program Sayur Teras Kelas direncanakan berlangsung secara simultan dalam satu siklus adalah kurang lebih 1 bulan. Tahapan Aksi Nyata yang dilakukan dalam beberapa tahapan dimulai dari perencanaan, pembentukan tim, penyiapan media, pendederan, penanaman, pemupukan, pemanenan, pengolahan dan atau pemasaran.
Pada kesempatan awal pelaksanaan aksi nyata yang dapat dilakukan adalah perencanaan, pembentukan tim, penyiapan media, pendederan dan penanaman. Kami sebut sebagai Pioneer atau tahap awal program. Aksi nyata tersebut dimaksudkan sebagai pioneer atau mengawali serangkaian program yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan.
Gambar 1 dan 2 - Kegiatan sosialisasi Bersama dengan Bapak Ibu Guru
Kegiatan sosialisasi bersama dengan Bapak Ibu Guru di sela kegiatan di sekolah. Dalam kesempatan ini diperkenalkan mengenai program sekolah sayur teras kelas dan tahapan serta prosedur penerapan sebagai program ko-kurikuler.
Program Sayur Teras Kelas memperoleh atensi antusiasme bapak ibu guru sebagai salah satu ide Projek Penguatan profil Pelajar Pancasila dalam penerapan IKM tahun pelajaran 2022-2023. Pada kesempatan ini disampaikan berbagai hal mengenai pentingnya Program Sayur Teras Kelas untuk dapat diselenggarakan di sekolah, mengingat karakteristik serta potensi sekolah yang ada.
Adapun manfaat dari program ini antara lain:
- Memberi Kesempatan Kolaborasi Antar Murid, Orang Tua dan Wali Kelas/Guru
- Melatih Tanggung Jawab dan Komitmen Murid dengan Merawat Sayur
- Melatih Kepemimpinan Murid dalam Tim Projek Berorientasi Kewirausahaan (Entrepreneurship)
- Melatih Kemandirian Murid
- Mewadahi dan Melatih Potensi Murid
- Melatih Berpikir Kritis Murid
- Melatih Murid Kreatif dan Inovatif
- Menumbuhkan Semangat Kerja Keras dalam Bentuk Kegiatan Positif Berkebun
- Pemanfaatan Lahan Sekolah
Gambar 3 dan 4 Perencanaan Tim Bersama Murid
Selanjutnya adalah perencanaan dan pembentukan Tim Murid dalam penerapan Program Sayur Teras Kelas. Kegiatan ini dilaksanakan di sela liburan sekolah yaitu pada tanggal 30 Juni 2022 dan hanya dapat menghadirkan 4 Murid inti yang menjadi pioneer program penggerak tim Sayur Teras Kelas pada 2 kelas percontohan yang direncanakan. Berikut Tim yang telah terbentuk.
Proses ini adalah bagian yang sangat penting guna membentuk mindset awal murid memahami projek yang berdampak kepada mereka. Selain itu, memunculkan pemahaman mengenai peran murid dalam memfasilitasi dan mewujudkan voice, kepemilikan, dan memfasilitasi pilihan.
Murid memahami bahwa suara mereka dapat dikembangkan sebagai aspirasi murid dalam menanam sayur untuk mengembangkan potensi dan bakat murid untuk melatih kemandirian berwirausaha di sekolah bersama wali kelas yang didukung orang tua/wali murid.
Selain murid dapat mengkondisikan lingkungan menjadi hijau sesuai progran tanam sayur juga memahami untuk memiliki rasa tanggung jawab dalam kelompok dan merawat tanaman sayur hingga panen. Murid diberikan keleluasan untuk menentukan sayur apa yang ditanam dan bagaimana cara merawatnya dan bersiap mengembangkan potensi Murid baik dalam bercocok tanam ataupun berwirausaha.
Tabel 1 - Tim Murid Program Sayur Teras Kelas
Gambar 5 dan 6 - Penyiapan Media Tanam
Tahap berikutnya adalah melakukan penyiapan media tanam pada planter bag yang telah disediakan sebelumnya pada kesempatan uji coba program bulan Januari 2022 bekerjasama dengan wali murid sebagai penyedia planter bag. Aksi nyata pada proses ini masih naya melibatkan 4 Murid saja karena kendala libur sekolah. Kegiatan ini membutuhkan tenaga, keterampilan serta pengetahuan mengenai karakteristik media tanam serta perlakuan yang diperlukan untuk media tanam dapat digunakan dengan baik.
Terdapat temuan dalam proses ini, yaitu munculnya semangat murid dalam menggali informasi pada awal penyiapan media dan terjadi diskusi panjang tentang cara atau teknik penyiapan yang baik dan sesuai. Akan tetapi juga terjadi obrolan dan candaan tentang pengalaman mereka sebelumnya yang dapat mereka terapkan dalam penyiapan media tanam. Selain itu juga muncul perasaan murid mengenai rencana kelanjutan pengembangan program sayur teras kelas kedepannya berdasarkan pengalaman murid saat beraktivitas tersebut.
Gambar 7 dan 8 – Penanaman Sayur pada Media Tanam
Proses penanaman sayur pada media tanam. Sayur yang dipilih adalah kangkung, karena daya tumbuhnya cukup tinggi sebagai tanaman yang dibudidayakan di lahan terbatas atau planter bag dengan kuantitas perawatan yang minimalis seperti di teras kelas ini. Penanaman dilakukan dengan teknik stek dengan harapan cepat tumbuh dan dapat beradaptasi dengan baik.
Ada yang unik dari proses ini, yaitu Murid baru pertama kali menanam sayur terutama dengan teknik stek. Mereka bertanya-tanya serta heran apakah sayur yang ditanam akan hidup atau tidak. Sebagian murid merasa optimis karena setellah mereka berdiskusi dan berbagi pengalaman didapatkan informasi bahwa tanaman kangkung dapat hidup dengan teknik stek.
Gambar 9 – Tanaman Kangkung Umur 7 Hari Setelah Tanam
Proses pengamatan pada 7 hari setelah tanam. Berdasarkan hasil pengamatan, tanaman kangkung telah muncul daun baru menandakan keberhasilan penanaman menggunakan teknik stek pada kangkung. Hasil pengamatan ini berikutnya di komunikasikan Bersama tim untuk mendapatkan refleksi dan evaluasi untuk perbaikan proses berikutnya.
Gambar 10 dan 11 – Bimtek Penyusunan Perangkat Ajar IKM
Pada kesempatan ini, sayur teras kelas kami bahas sebagai alternatif Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Bersama dengan seluruh guru kelas VII hingga IX dalam sela-sela Workshop Penyusunan Perangkat Ajar IKM di aula UPT SMPN 1 Kanigoro dihadiri oleh Bapak Pengawas Dinas Pendidikan Kab. Blitar.
Perasaan saya selama melaksanakan aksi nyata sangat bersemangat dan merasa memperoleh pengalaman praktik baik yang dapat saya bagikan kepada rekan sejawat dan Murid sebagai tujuan pembuatan Program Sayur Teras Kelas yang berpusat pada Murid.
Karena keterbatasan waktu serta kondisi liburan sekolah, terdapat beberapa kendala yaitu partisipasi murid dalam kegiatan masiih terbatas pada Murid inti yang bersedia dating yang masih berjumlah 4 Murid.
Secara keseluruhan, aksi nyata berjalan cukup baik serta dapat melibatkan berbagai pihak meskipun masih sebatas awal. Pengenalan program cukup dianggap berhasil dilihat dari antusias Murid serta bapak ibu guru dalam membahas ide Program Sayur Teras Kelas.
Rencana perbaikan yang perlu dilakukan adalah memantabkan rencana pertahap dengan lebih banyak melibatkan berbagai pihak utamanya Murid dan wali murid serta wali kelas untuk berkolaborasi menciptakan ekosistem bertanam sayur di teras kelas sebagai budaya sekolah yang positif membangun karakter murid berjiwa entrepreneur. Sebagai upaya memperkenalkan program serta percepatan publikasi berbagai media, perlu dibuat media publikasi poster dan menggerakkan anggota tim serta Murid mengkampanyekan Sayur Teras Kelas sebagai program ko-kurikuler yang menyenangkan dan bermanfaat.
Adapun Video Dokumentasi proses pelaksanaan aksi nyata Bersama murid dapat dilihat pada link youtube berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=mO7KJmc-hnk
Refleksi Aksi Nyata
REFLEKSI AKSI NYATA
CGP: Miftachul Rahma, S. Pd
Saya adalah seorang pendidik yang menjalankan profesi di sebuah sekolah swasta. Mayoritas siswa di sekolah saya dari kalangan menengah ke atas dengan wali murid yang mayoritas bekerja. Setiap harinya siswa berada di sekolah dari pukul 06.50 WIB sampai dengan pukul 15.30 WIB. Di dalam kelas siswa didampingi oleh wali kelas sehingga siswa dan wali kelas memiliki hubungan yang cukup erat. Di sisi lain, banyak siswa yang belum mengenali potensi diri danmasih mengalami kebingungan dalam rencana ke depan.
Aksi Nyata yang dilakukan adalah melaksanakan Program “Proposal Hidup”, program tersebut merupakan suatu program yang bertujuan agar siswa dapat mengkomunikasikan keinginan-keinginananya di masa depan. Pada program ini guru melakukan pendampingan dengan mengarahkan siswa untuk menggali mimpinya dalam berbagai aspek kehidupan. Guru juga membantu siswa menemukan hambatan-hambtana yang dihadapi dan upaya yang harus dilakukan dalam mewujudkan mimpinya.
Alasan yang mendasari terbentuknya Aksi Nyata tersebut adalah banyak siswa yang belum memahami rencana studi lanjutan yang tepat untuk mencapai keinginannya. Di sisi lain, kurangnya komunikasi antara orangtua akibat kesibukan yang dialami orang tua. Terdapat juga keluhan dari siswa yang memiliki keinginan namun tidak didukung orang tua karena berbeda dengan keinginan orangtua.
Hasil dari Aksi Nyata yang dilakukan adalah siswa dapat menyusun proposal hidup yang berisi rancangan jangka pendek, menengah, dan panjang. Siswa mengkomunikasikan rancangan hidupnya kepada orangtua sehingga orangtua dapat mengetahui keinginan anak. Ada pun beberapa orangtua yang tidak setuju dengan rencana lanjutan siswa, maka guru bertugas sebagai mediator agar diperoleh kesepakatan bersama antara siswa dan orangtuanya.
Pembelajaran yang diperoleh dari pelaksanaan Program Proposal Hidup adalah perlu adanya pendampingan yang intensif kepada masing-masing siswa sehingga wali kelas dapat bekerjasama dengan Bimbingan Konseling (BK) untuk dapat melakukan pendampingan yang maksimal meskipun waktu yang tersedia tidak banyak. Orang tua merasa sangat terbantu dengan program ini karena dapat mengetahui keinginan anak sehingga mempermudah orangtua mengenali keinginan dan motivasi anaknya. Siswa pun merasa senang Karen dapat melihat gambaran rencana yang dilakukan dimasa depan sehingga memiliki arah dari tujuan yang diinginkan. Budaya positif yang dapat diperoleh dari kegiatan ini adalah menanamkan nilai tanggung jawab dan optimism dalam meraih impian.
Rencana perbaikan yang dapat dilakukan adalah dengan mengatur jadwal bimbingan setiap siswa sehingga pemimbingan yang dilakukan dapat maksimal. Selain itu perlu dilakukan komunikasi lebih lanjut dengan orangtua untuk dapat membantu siswa mengatasi hambatan-hambatan yang dialami. Motivasi secara berkala juga dibutuhkan untuk menjaga optimisme siswa dalam mewujudkan impiannya.
Dokumentasi
1. Pengarahan dan pengisian link pengenalan potensi diri
2. Konsultasi dengan wali kelas
Reposted from @bpbdkuduskab Berikut infografis kejadian bencana dan kedaruratan bulan Februari 2020 yang kami tindaklanjuti . . Salam Tangguh Salam Kemanusiaan . __________ @hm.hartopo @pemkabkudus @samani_intakoris @damkar_kudus @diskominfokudus @kholidseif @frpbkudus @bergascp @ganjar_pranowo @bnpb_indonesia @bpbdjateng @infoseputarkudus #sahabattangguh #aksinyata #banjirkudus #salamtangguh #maribergerak #BPBDKudus #FRPBKudus #kesiapsiagaan #callcenter112 #panggilandarurat112 #infografisbencana #infografisfebruari #SiapkanStrateginya #SiapUntukSelamat - #kuthakudus https://www.instagram.com/p/B9Y0gDlBqrV/?igshid=r2e4tuc57c7q
KEKUATAN, THITA SYAHRUL YL, LIMA. NASDEM DAPIL SULSEL 1. DPR RI. ICT DEK...