Bersamalah dengan seseorang yang mendengarkanmu. Mendengarmu bahkan ketika kamu sedang diam. Membaca apa-apa yang tidak kamu tunjukkan serta mengerti apa-apa yang tidak kamu jelaskan.
Kalau sudah bersama, tinggal sama-sama saling membersamai
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from Türkiye
seen from Hungary

seen from Malaysia

seen from Belgium

seen from Germany

seen from Türkiye
seen from China
seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Slovakia
seen from Hungary
seen from Türkiye
seen from Brunei
seen from United States

seen from Slovakia
Bersamalah dengan seseorang yang mendengarkanmu. Mendengarmu bahkan ketika kamu sedang diam. Membaca apa-apa yang tidak kamu tunjukkan serta mengerti apa-apa yang tidak kamu jelaskan.
Kalau sudah bersama, tinggal sama-sama saling membersamai
bagaimana jika sebenarnya kita hanya menyukai suaranya yang memotivasi
tanpa mau menerima suara-suara dia lainnya yang kurang memotivasi?
bagaimana jika sebenarnya kita hanya menyukai tulisannya yang menginspirasi
tanpa mau memeluk sisi lain dirinya yang tidak begitu menginspirasi?
tidakkah kamu takut, jika mengagumi seseorang dengan hanya melihat apa-apa yang sengaja ditaruh
bukan dengan apa-apa yang menjadikannya utuh?
aku takut jika ternyata aku mengagumi seseorang tidak untuk dia sebenarnya
dan hanya mengagumi ide tentang dia seharusnya.
#AprilProduktif7 : Mantra Hati
teruntuk kamu yang sedang jatuh cinta, kamu yang sedang jatuh hati, dan kamu yang sedang diam-diam mengagumi. coba katakan mantra ini pada hatimu setidaknya sekali saja. mantranya berbunyi seperti ini... teruntuk perasaanku sendiri,
kata orang kamu seharusnya saya biarkan mengalir begitu aja. let it flow suruh mereka. tapi bukannya setiap yang mengalir justru akan selalu berakhir pada tempat yang lebih rendah? saya tidak mau kamu bebas mengalir tanpa arah dan malah jatuh pada tempat yang salah. saya juga tidak mau membiarkanmu menggenang. yang nantinya malah menetap, menguap dan tersisa hanya untuk dikenang.
saya mau mewadahi kamu. membawamu bergerak untuk sama-sama maju.
kalau kemudian wadahnya jadi penuh, bagus! kita bagi di tempat yang butuh.
kamu kan fitrah dari Tuhan, maka harus jadi berkah! ____ 17 Maret 2019.
#AprilProduktif3 : The Miracle of Life
You will only understand the miracle of life fully when you allow unexpected things to happen. “Artistika Manusia Seutuhnya” menjelaskan kalimat tersebut melalui kata-kata seseorang yang saya kenal secara personal. Semua cerita di dalam buku ini berdasarkan pengalaman nyata. Tentunya, banyak hikmah, banyak berlian, banyak pesan dan banyak kesan yang bisa saya ambil dan benamkan dalam-dalam ke dalam diri. ___ Buku ini berhak mendapatkan apresi-asik! Sehingga pada saat itu, saya bahkan membeli 3 kopi buku hanya untuk diri saya sendiri (hehe). Kamu tahu kan? ketika kamu menyukai sesuatu, terkadang akan sampai pada tahap dimana kamu sendiri tidak bisa menjelaskan kenapa dan hanya bisa merasakan apa. Kalau ditanya favorit saya cerita yang mana.. semua! bahkan yang belum dituliskan dan yang akan dituliskan. hehe. ___ Check out the books that i’ve read on my --> Goodreads account
Melindungi dan Dilindungi
Laki-laki itu suka melindungi. bukan karena mereka kuat, bukan pula karena merasa kuat, apalagi karena ingin terlihat kuat. Laki-laki itu suka melindungi karena mereka senang diberi kepercayaan. mereka ingin menjadi orang yang paling bertanggung jawab. Perempuan itu suka dilindungi. bukan karena lemah, bukan karena senang dikasihani, apalagi untuk mencari perhatian. Perempuan itu suka dilindungi karena sesuatu yang dilindungi pasti sesuatu yang berharga, kan? perempuan senang merasa berharga dan dihargai. ___ 30 Maret 2020, sembari mengingat-ingat kembali pesan Ibu
Dari aku, wanita yang kau panggil "sayang"
Coretan ini terbersit dalam kepala ketika malam mulai sunyi, bunyi detik jam dinding mendayudayu, pertanda semua tetangga mungkin telah terjaga. Hay kamu, lelaki yang dulunya asing namun sekarang terselip jauh dalam relung. Sesakkah kamu direlungku? Tidak bukan? Aku berikan kau luas ruang disana, hanya untuk kamu saja satu. Mungkin terlalu lama sampai akhirnya aku tuliskan kau dalam cerita ini. Jangan salah sangka dulu, bukan karena aku tak benar benar menyayangimu hingga pena ketik ini tak memberikan paragraf demi paragraf untuk cerita kita Hanya …. aku terlalu bahagia ketika didekatmu, hingga aku merasa tak perlu menuliskan namamu disini. Rasanya dulu tak perlu membagi cerita indah ini, biarlah aku dan kamu saja yang tau Namun aku rasa ini saatnya untuk bergumam banyak hal tentang kita disini. Mengingat aku … Aku, wanita biasa yang tak rupawan, juga tak cendekiawan bisa berikatan denganmu sampai ke 15 bulan dan berharap akan selalu berganti bulan selanjutnya. Tidakkah kau tahu aku seperti berada di lautan awan biru ketika sampai detik ini masih kau berikan kepercayaan, kau hadiahkan aku hatimu yang dulu kau kunci rapat-rapat untuk yang lain. Betapa beruntungnya wanita biasabiasa saja ini. Apa kamu bahagia bersama wanita biasa ini? Aku harap kau jawab ya Jangan kau pikir aku melebih-lebihkanmu disini. Memang kau pantas aku lebihkan. Kamu terlalu pantas sampai-sampai aku merasa tidak pantas mendapatkan kamu. Tapi perasaan tidak pantasku ini terbantahkan ketika tangan Tuhan berkehendak kamu milikku. Betapa Tuhan memberikan anugrah besar yaitu kamu.. Asal kau tau, aku menginginkan kamu sampai waktu yang tak terbatas, dan berharap kaupun demikian :) Kalau diijinkan aku mau menjaga hati milikmu yang mungkin dulu pernah koyak, dan aku wanita biasa ini dengan segala hal yang aku bisa, akan bekerja sekuat tenaga untuk tak akan memperpayah luka koyakan itu. Hanya yang kau perlukan adalah mempercayakan hati itu padaku, iya padaku saja!! :))) Bukan karena kerupawanan fisikmu yang membuatku seegois ini, hingga membuat perasaanku tak kuasa bahkan hanya untuk membayangkan kehilangan kamu. Tapi ketika setiap kali kamu datang di depan pintu bernomor 10 itu, pintu itu terbuka lalu munculah senyummu membawa rinduku seakan terhempas jauh ke atas. Lalu kau bawa gagah dada bidangmu, dada bidang itu adalah tempat yang paling teramat nyaman untukku bersandar ketika rumah berjarak ratusan kilometer dari tempat aku berdiri. Jadi, kumohon pada kamu lelakiku agar kau mengerti mengapa aku bertingkah layaknya bocah ketika bersamamu :). Bisa dengan mudah menghabiskan tawa sesak dan bermanja manja denganmu adalah euforia yang selalu kusyukuri tiap detiknya. Jujur saya, sebenarnya aku malu ketika menyadari manjaku padamu tiba, namun apa daya pesonamu mampu menghajar habis rasa malu ku ini Sayang…....... Terimakasih terlalu klise untuk aku berikan kepada kamu yang berjasa banyak dalam memberikan ragam warna di kertas lusuh coretan hidupku Aku berani bertaruh takkan pernah sebahagia ini bila aku tidak mengikuti kata hati untuk bersamamu Semoga entah kapan waktunya suatu saat kamu menyadari betapa kamu berharga layaknya berlian ribuan karat yang tersembunyi diperut bumi Kuharap kau tak kecewa saat menyadari bahwa hanya tulisan ini yang mampu kuberikan padamu dimas bagas.. Semoga kau merasakan euforia yang sama saat membaca ini, sebahagia saat aku menghabiskan terbit hingga tenggelamnya matahari bersamamu ..... Ya walaupun entah kapan hari kau akan membaca ini Sayang, yang perlu kau tahu mungkin wajahku tak patut kau pertimbangkan, tapi ketulusan ini patut untuk dihargai bukan?? Dari : wanita yang kau berikan keberuntungan sejak 12 januari 2015 😊 Sekian .....
Lalu, Apa Itu Cinta?
Sayang, kamu tahu, cinta itu tak hanya sebatas untaian kata kan? Sayangku, kamu tahu kan, bahwa cinta tak hanya sekedar bait puisi? Kesayanganku, kamu juga tahu kan, bahwa cinta tak hanya alunan lagu cinta?
Kamu cerdas, Sayang. Aku tahu bahwa kamu mengerti. Tapi mengapa kau masih terus bertanya, "apa itu cinta?".
Sayangku, tak perlu lah kau terus bertanya hal seperti itu atau bahkan seberapa besar aku mencintaimu. Yang perlu kau tahu cukuplah, "aku mencintaimu tanpa tapi".
"Lalu, apa itu cinta?". Ya, kau masih saja terus bertanya.
Yang ku tahu, cinta itu bukanlah keinginan menggebu-gebu untuk memilikimu selamanya. Itu nafsu, Sayang.
Yang ku tahu, cinta itu bukanlah tersenyum pasrah melihatmu bahagia bersama yang lain tanpa perjuangan apapun. Itu pecundang, Sayang.
Yang aku rasakan sejauh ini, cinta itu rumit, Sayang. Tapi berkat cinta, aku dapat tersenyum bahagia. Aku dapat tertawa lepas. Aku dapat membuang kekakuanku. Aku dapat membebaskan diriku dari ketakutan. Aku dapat memperbaiki diri menjadi lebih baik. Ya, berkat cinta, cinta darimu, Sayang.
Jakarta, 21 Februari 2016 - 04.05
Cinta itu bukan sekedar menyukai lalu berharap memiliki. Cinta itu adalah rasa ingin menjaga. Menjaga itu bukan serta merta memberikan ikatan. Ibarat pasir yang digenggam, semakin erat maka akan semakin sedikit yang tersisa. Jadi, jika kau cinta, jaga dia, bebaskan dia. Jika ingin cinta itu berbalas? Ungkapkan.