dan kamu. perempuan belahan hati. pelengkap tulang rerusuk kiri. kamu adalah Sweet Escapisme bagi aku. Tuhan hadirkan kamu kepada aku, sebagai penenteram hati dan pemujuk jiwa, sebagai surga (Firdaus) di dunia aku. iya, surga, dia, Firdaus. tempat tuju aku ketika bahagia. kusut - penat - celaru - duka- bermanja- takut - dan semua " surga " yang menenteramkan jiwa, dan mendatang tenang ke dalam hati. terima kasih, Tuhan!. terima kasih, kamu!. terima kasih, surga!.
" Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaan, sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. " - [ QS. 91:8-10 ].
nota kaki : catatan yang barangkali boleh disebut puisi tersebut adalah ayat - ayat yang tercerna sendiri semasa dalam pemanduan tadi. mungkin ianya tidaklah seromantis mana, tapi ianya benar - benar tulus tentang rasa yang makin gelora dalam konstruksi hati. iya, aku yakin dengan takdir Tuhan. dengan apa yang telah dijanjikan oleh Dia. yang perlu, doa dan cuba untuk mengukuhkan dahan - dahan rasa agar menumbuh menjadi satu pohon cinta dibarakahi Tuhan. kerna, untuk manusia, Tuhan tidak pernah memberi kisah yang sia-sia. padanya ada hikmah. selebihnya, terpulang untuk setiap dari kita menghargai nikmatnya.










