Bertahan dari Gempuran Diskon Hari Raya, Untuk Sebuah Perjalanan Melupakan
in frame : Meratapi Uang Saku di Akhir Bulan ( Dokumentasi Pribadi )
Memasuki minggu-minggu dimana berbagai barang sedang mengalami diskon besar-besaran tentunya membuat hati semakin tergiur untuk membeli, apalagi jika memang dirasa sulit dicari dan harganya miring. Yaaa mau gimana lagi menjelang Hari Raya Ied menjadi ajang untuk mengeluarkan sebagian tabungan yang dimiliki.
Tabungan saya tidak banyak sebetulnya, hanya saja beberapa bulan kebelakang diuntungkan dengan berkurangnya porsi makan dan cemilan, terlebih di Ramadhan dengan sahur dari ibu kos serta berbuka dengan ta’jil gratisan dari masjid sekitar menjadikan tabungan cukup lah ya sekedar membeli beberapa barang elektronik murah.
Apalagi memiliki teman dekat seorang pengusaha - Nabil namanya- yang selalu posting barang murah branded tiap hari semakin menjadikan keinginan menjadi-jadi, sepatu Adidas dan NIke hanya 250.000 rupiah pastinya menggiurkan dong :(
TAPI DIPIKIR-PIKIR SAYA MASIH MEMILIKI BEBERAPA TUJUAN LAIN, yang sudah cukup lama diniatkan.
Sebuah perjalanan untuk melupakan. Anjaay
Yaaa sebenernya lebih kepikiran nabungin duit buat bisa dipake melakukan traveling-traveling pendek aja sih, yang murah dan ngegembel gitu - biar adventure pisan gitu ceritanya -. Beberapa tawaran untuk mendaki gunung, atau rencana fafifu untuk berkeliling Jawa selama dua minggu menjadikan diri semakin menahan diri untuk terus berhemat.
Yaaaa.. walaupun kalo jalan-jalan langsung ilang uangnya abis pergi, kalo barang kan awet katanya. Tapi ya mau bagaimana toh jiwa muda memanggil dan pastinya endorfin sudah memuncak untuk segera melakukan safar, dalam rangka melupakan, menerima, dan menemukan hikmah dari semua yang tertinggal di belakang.
“Safarlah, maka kamu akan menemukan pengganti dari apa yang kamu tinggalkan.” Ujar seorang penyair arab.
JADI, YUK SAMA-SAMA NABUNG BUAT JALAN-JALAN AJA DARIPADA BELI OUTFIT HARI RAYA KALO MASIH ADA :)))