Tidak banyak yang ingin aku sampaikan; Tuan.
Sejak aku patah berkali-kali, tetap kamu tempatku kembali.
Sejak lama aku bertemu dengan berbagai macam lelaki; akhirnya kamu yang aku cari.
Tak tahu semacam apa rasaku padamu Tuan; yang aku tahu hanya kapanpun aku mengingatmu, aku bisa dengan mudah kembali pulang.
Tak tahu seberapa pantas aku berada disampingmu (nanti); yang aku tahu kamu terlalu hebat untuk menjadi bagian dari hidupku.
Tuan; aku tidak tahu kemana akhirnya kita bermuara. Apakah seperti canda kita waktu yang lama tempo hari. Saat kita setuju bahwa mungkin pada akhirnya Tuhan akan menyatukan kita saat kita sama-sama berhenti dalam pencarian.
Tapi; aku pikir sekarang waktuku sudah habis untuk mencari. Tapi; aku pikir kamu masih dan sedang ingin mencari lagi.
Lalu Tuan; apakah waktu kita akan saling bersinggungan?
Lalu Tuan apakah candaan tempo hari itu akan menghampiri kita; Nyata?
Lalu Tuan; apakah kita nanti akan saling suka cita? (Lagi)?


















