Aku, Dia ,dan Kerumitan Ini
sebuah kisah melalui senyap dan diam-diam merambat menyergap perasaan yang bertuan seorang kawan yang sejak lama bayangnya ku dekap hadirnya kian mendekat dering itu, di seperdua malam menjadi gerbang antara duniaku dan dunianya dia yang tanpa kusadari telah ku nanti seolah terbiasa menjadi rutinitas namun salahkah? bila ku tenggelam lebih dalam menikmati padanan kata antara aku dan dia sementara ada sekelumit kisah yang rumit menanti di persimpangan puluhan andai ratusan skenario ribuan asumsi terlintas di kepala terancang tak terkendali yang teralih menjadi mau bagaimana lagi sebab tidak ada pilihan yang pasti dan yang ku tau hanyalah menjalani untuk saat ini
















