Baju Lebaran dan Bulan Rajab
Memang sudah jadi kebiasaan ibu mertua, kalau setiap menjelang lebaran pasti selalu membagikan baju baru ke anak-menantu, kakak-adik, hingga cucu-cucunya. Biasanya beliau suka konsultasi padaku mengenai motif dan bahan yang akan atau sudah dibelinya, apakah bagus atau tidak.
Namun, tidak seperti tahun sebelumnya. Biasanya beliau akan belanja baju tepat di saat ramadhan tiba atau mendekati lebaran. Kali ini beliau memutuskan untuk berbelanja alias hunting baju lebih awal. Masih tersisa dua bulan lagi menuju bulan puasa. Tentu saja hal ini membuat anaknya dan termasuk aku keheranan.
Dan belum sempat aku mengajukan pertanyaan, beliau sudah lebih dulu membelikan penjelasan:
Kemarin teh kata ustadz, biar nanti ibadah ramadhan jadi lebih khusyuk tidak terganggu dengan aktivitas belanja. Jadi, lebih baik sebelum bulan puasa sudah selesai urusan keperluan lebaran. Supaya fokus memperbanyak ibadah saja.
Begitu kira-kira yang aku dengar. Ada betulnya juga sih. Kebanyakan dari kita termasuk aku kadang suka dibuat lalai menjelang beberapa hari terakhir bulan puasa untuk persiapan menyambut lebaran. Walaupun sebetulnya sudah jarang berbelanja di luar karena sudah 2x ramadhan dalam kondisi pandemi selain itu repot dengan balita dan bayi, wajib ditemani suami.