Caraku mengundang kantuk
Sepertinya merdu suara burung diluar sana. Bersiul, terbang dan menghirup udara pagi. Hari menuju siang, lebih tepatnya masih pagi. Mungkin beberapa jam lagi menuju siang. Aku masih duduk didepan layarku, merasakan untuk menuju rasa kantuk yang tak kunjung datang dari dini hari tadi. Begini caraku untuk mengundang dan memanggil rasa kantukku.
Merangkai beberapa kalimat, tanpa harus berfikir apa yang harus ku rangkai. Sesekali ku lihat jam di sudut kanan bawah layarku. Semakin siang, semakin cemas ketika apa yang aku undang belum juga hadir ke organ tubuhku. Dimana ia tersesat ? apakah mungkin diantara pohon rindang itu ? ah, sepertinya tak mungkin. Disana banyak burung sedang berdiskusi kemana ia akan menjelajah, jika iya hinggap di pepohonan itu, mungkin takkan kunjung hadir setelah semuanya habis disantap oleh para kawanan burung itu.
Kini mulai bingung apa yang harus aku tulis dengan semua ini. Memejamkan mata hanya beberapa detik bertujuan agar ada sesuatu yang lewat untuk aku tulis disini. Suara tawa anak kecil terdengar dikejauhan, ini bertanda bahwa belum banyak orang yang hendak keluar rumahnya untuk mengerjakan atau pergi ke suatu tempat yang ia inginkan. Sepertinya ada yang senasib denganku ini, entah siapa dan dari mana asalnya.
Beberapa gejala apa yang aku undang ini mulai kurasakan perlahan-lahan dan aku mencoba menikmatinya dengan terus mengetik diantara mesin ketik ini. semoga ini pertanda baik untuk aku bisa merasakan indahnya berbaring dan tak sadarkan diri sesaat. Semoga ini pertanda baik untuk aku bisa menikmati hariku dengan keadaan yang tidak terlalu lelah dengan apa yang telah kulakukan kemarin hari.
Tak banyak yang aku tulis, ini mencoba untuk terus mengundang dengan segala cara. Aku fikir ini yang terbaik untuk cepat menghadirkannya. Dengan paragraf yang ini aku mulai merasakan sesuatu yang tak karuan, kurasa apa yang aku undang telah hadir. Dengan begitu aku harus segera menyudahi tulisan ini. Beginilah caraku, terimakasih untuk semuanya yang telah menemani hari ini.















