Uang atau Cinta
Sebuah percakapan sederhana yang saya dengar pagi tadi dari sebuah film televisi,
Wanita : "Menurut kamu, lebih baik memilih cinta atau uang?"
Pria : "Lebih baik memilih cinta. Karena cinta dapat menghasilkan uang, sedangkan uang tidak dapat menghasilkan cinta"
Pernyataan sang pria sebenarnya cukup sederhana, namun jelas poinnya. Jika kita diberikan pilihan seperti itu, pasti kita memilih cinta. Namun yang akan sangat berbeda adalah alasannya. Tetapi tak sedikit pula ada diantaranya yang memilih uang, dengan alasan tersendiri. Toh setiap manusia berhak berpendapat kan? ;)
Alasan yang diungkapkan sang pria benar-benar transparan menurut saya. Penjabarannya sederhana. Dengan cinta, kita dapat bekerja dan berusaha dengan sepenuh hati dan penuh keikhlasan. Usaha yang dibarengi dengan cinta, tanpa pamrih tentunya akan menghasilkan sesuatu yang berharga, salah satunya adalah uang. Uang yang dapat membantu manusia memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena tak dapat dipungkiri, dengan uang, kita dapat membeli apapun yang kita butuhkan dan inginkan. Tetapi, satu hal yang tak dapat dibeli dengan uang, kebahagiaan.
Tahukah kalian dari manakah sumber kebahagiaan itu? Jawabannya adalah dari hati, hati yang penuh dengan cinta. Kebahagiaan yang sejati adalah kebahagiaan yang berlandaskan cinta. Uang memang dapat memberikan kebahagiaan, tetapi apakah kebahagiaan itu akan kekal? Tidak. Kebahagiaan yang berdasarkan materi cepat datang namun juga cepat sirna. Uang mungkin akan menghasilkan cinta. Namun disaat uang itu sudah habis, akankah cinta itu akan tetap ada?
-zweins-
20 Februari 2015









