Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak) Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran
Lokasi Kegiatan : SMA Negeri 1 Cirebon
Lingkup Pendidikan : Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat
Tujuan yang ingin dicapai : Meningkatkan aktivitas umpan balik dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran Informatika kelas X dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
Penulis : Dwi Murtikah, S.Pd.
Tanggal Kegiatan :
Pertemuan Ke-1 : 9 Desember 2022
Pertemuan Ke-2 : 15 Desember 2022
Situasi
Permasalahan mengenai pemberian umpan balik berawal dari permasalahan mengenai komunikasi antara guru dan siswa baik di kelas selama proses pembelajaran maupun di luar kelas dapat dianalisis penyebabnya yaitu kurang baiknya intensitas dan interaksi antara guru dan siswa sehingga pola komunikasinya masih terkesan formal dan berjarak. Guru kurang luwes dalam membangun komunikasi dan membawa karakter yang dapat diterima oleh siswa. Permasalahan terkait pemberian umpan balik (feedback) dapat dianalisis bahwa guru kurang mampu mengelola dan membuat variasi strategi pembelajaran selama proses pembelajaran. Umpan balik yang diberikan guru belum efektif, salah satunya saat melakukan penilaian.
Praktek pembelajaran inovatif dengan mengangkat permasalahan ini penting untuk dibagikan karena permasalahan ini juga dialami oleh sebagian guru dan siswa saat melaksanakan proses pembelajaran. Sebagian guru masih belum menemukan strategi yang tepat untuk menjalin komunikasi yang baik dengan siswa terutama pada saat pemberian umpan balik di kelas. Praktek ini diharapakan mampu memperbaiki proses pembelajaran dan hubungan komunikasi antara siswa dan guru, terutama bagi diri saya sendiri serta dapat menjadi inspirasi bagi guru lainnya.
Dalam kegiatan praktik ini, saya sebagai guru bertanggung jawab untuk merancang dan membuat perangkat pembelajaran berupa modul ajar dan rencana evaluasi beserta refleksi. Selain itu, saya pun menyiapkan berbagai macam sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran pada prraktik ini.
Tantangan
Pembelajaran yang bertujuan meningkatkan aktivitas umpan balik pada praktik ini tentunya menemui tantangan yang tidak sedikit. Diantara banyaknya tantangan tersebut yaitu menyiapkan modul ajar yang sesuai dengan konsep pembelajaran yang berdiferensiasi dan bahan ajar yang mencakup prinsip HOTS. Tantangan lainnya yaitu memilih strategi mengajar yang tepat agar aktivitas feedback muncul saat proses pembelajaran berlangsung yang disesuaikan dengan media pembelajaran yang akan digunakan.
Praktik pembelajaran inovatif ini tentunya melibatkan banyak pihak, terutama dari pihak sekolah. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Ibu Kepala Sekolah SMAN 1 Cirebon yang ditindaklanjuti oleh Bapak Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Pihak lainnya tentunya siswa kelas X dan saya sendiri sebagai guru pengajar di kelas serta teman sejawat yang membantu pelaksanaan proses praktik pembelajaran. Tak lupa dosen dan guru pamong sebagai pembimbing dalam setiap proses pelaksanaan prraktik pembelajaran innovatif.













