Kutarik paksa selimut yang tengah membungkus tubuhmu
Kuhempas untuk membalut tubuhku
Deru kipas angin dan tubuh setengah telanjangmu itu
Hampir membuatku mati, hipotermia
Sederet gambar tanpa makna untukku
seakan membaca seluruh gerak gerikku
dan segala ketidaknyamananku
Sesekali engkau menggeliat, meregangkan kaki panjangmu
mendekat padaku
untuk mencari sisa kehangatan tubuhku
yang kau tak tahu adalah sekujur tubuhku kaku
mengingat batas yang tak sanggup kuterjang
Jadi aku bergeming
mengutuki kebodohan dan ketidakberdayaanku
Harusnya aku menyerah,
sedari dulu.
Bukan memaksa agar kehendakku jadi maumu











