Terlalu banyak kerugian yang harus dirasakan, saat hati mulai melupakan Al-Quran.
Ramadan baru saja berlalu.
Apa kabar hatimu?
Apa kabar Quranmu?
(c) Quraners
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Italy

seen from United States
seen from United States

seen from Germany

seen from Italy
seen from China
seen from United States

seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Germany
seen from United States
seen from Egypt
seen from Indonesia
Terlalu banyak kerugian yang harus dirasakan, saat hati mulai melupakan Al-Quran.
Ramadan baru saja berlalu.
Apa kabar hatimu?
Apa kabar Quranmu?
(c) Quraners
Kalau kamu mau gak kasih kabar pas lagi sibuk-sibuknya, gak apa-apa. Tapi nanti, kalau udah ada waktu luang tolong dicek hpnya, balas pesan saya atau hubungi duluan ya.
A note for you
Day 3 - 07/01
Pencarian
Sibuk dengan pilihan-pilihan sering bikin hati jadi lupa bahwa ada ketetapan yang telah lama dituliskan. Tanda-tanda kesiapan, biasanya semakin dekat dengan keikhlasan.
Dear My Future, hlm 100
Dipahami - Memahami
Kadang, ketika sedang menceritakan resahnya, yang perempuan inginkan hanyalah didengarkan.
Seringkali, saat sedang tak stabil perasaannya, seperti anak kecil yang sedang sedih dan menangis, yang perempuan butuhkan hanyalah pelukan.
Hanya ingin didengar tanpa diceramahi dan dipeluk sesekali itu manusiawi.
Tapi perempuan yang cerdas akan mengerti bahwa selain keinginan untuk selalu dipahami, ada akal dan hatinya yang juga perlu dia pahamkan.
Dengan banyak belajar, dengan bersedia mendengar. Membuka mata, memeriksa hati dan sudut pandangnya. Sebab dipahami, itu adalah keinginan. Sedangkan memahami, itu membutuhkan kebijaksanaan. Dear My Future, hlm 8
Untuk yang Sedang Belajar, Akan atau Sedang Menjalankan Peran
Bagi anak laki-laki, jika ibu adalah cinta pertamanya, maka ayah adalah pahlawan idolanya.
Bagi anak perempuan, jika ayah adalah cinta pertamanya, maka ibu adalah role model utamanya.
Tapi itu hanya akan terjadi jika ayah dan ibunya benar-benar hadir dengan jiwa dan raganya. Pun jika terkadang ruang dan waktu memisahkan, hati masih selalu terhubung dengan sapa dan tanya.
Mendidiknya dengan baik. Dengan kasih sayang dan pemahaman. Bukan sekedar dengan uang namun minus keteladanan.
’Ayah Ibu Penuh Waktu’ — Angga Quraners
Next Book?
Untukmu yang kehilangan sosok Ayah
Karena Allah memanggilnya lebih dahulu
Atau karena Ia ada namun tak pernah terasa hadirnya olehmu
Semoga kelak Allah datangkan untukmu
Laki-laki yang tak hanya mampu
jadi teman berjuang
Tapi juga dimampukanNya mengisi ruang yang pernah hilang
Menemanimu tumbuh mendewasa
Membuka mata dan pahamkanmu cara melihat dunia
———
Dear My Future | Quraners
Jika hari rasanya begitu kelabu, mungkin karena ada yang berdebu. Entah Quran dalam rak buku itu atau Quran yang pernah tersimpan dalam hatimu.
‘Dear My Future’ | Quraners
Quraners WhatsApp Channel. Quraners Insight and Perspective for your daily reminder. 27 followers