Terlalu banyak kerugian yang harus dirasakan, saat hati mulai melupakan Al-Quran.
Ramadan baru saja berlalu.
Apa kabar hatimu?
Apa kabar Quranmu?
(c) Quraners

seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from China
seen from Indonesia
seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Argentina
Terlalu banyak kerugian yang harus dirasakan, saat hati mulai melupakan Al-Quran.
Ramadan baru saja berlalu.
Apa kabar hatimu?
Apa kabar Quranmu?
(c) Quraners
Jika muroja'ah dan tilawah terabaikan hanya karena kesibukan mungkin itu tanda tak hadirnya cinta. Sebab kita mungkin tak selalu punya waktu, tapi cinta bisa membuat kita selalu berusaha dan mencoba untuk membuat waktu. (c)Quraners #quraners #tumblr #selfreminder #quotes #qotd #quran #tahfidzh #ntms
. [SELF REMINDER] . Jangan putus asa, masih ada waktu. Manfaatkan, menangkan. . #quraners #quran #tumblr #ramadhan #ntms #selfreminder #tahfidzh
Sudah bersyukur dengan Al-Qur'an hari ini? . #quran #quraners #tahfidzh #qotd #selfreminder #ntms #tumblr #murojaah #indonesiamurojaah https://www.instagram.com/p/BqEYmU9FGz8/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=72v25dj37p4c
Yuk, kerenkan diri di mata Allah dengan menghafal Qur’an ^_^
Penghafal Qur’an itu keren, klo mau keren yuk ngapalin qur’an
Menghafal AlQur’an bukan untuk cepat2, tapi untuk dinikmati dan hidup setia bersama AlQur’an...
Kenapa Menghafal Qur’an (1)
Jika ditanya kenapa menghafal Qur’an mungkin jawabannya sederhana. Cinta... Cinta yang Allah anugrahkan kepada ayah dan bunda menjadikan mereka layaknya sepasang malaikat cinta yang turun ke dunia untuk merawat dan menjaga anak-anaknya dengan penuh kasih sayang. Tak peduli lelah dan letih yang menghinggap, tak peduli kesusahan yang melanda, tak peduli berapapun harga yang harus dibayar untuk memastikan buah hatinya bahagia. Tidakkah kau rasakan cinta? Coba dekati dan panggillah ayah dan bundamu dengan penuh sayang lalu pandanglah wajah keduanya. Niscaya kau kan dapati cahaya ketulusan dan kelembutan menghiasi wajah ayah dan bunda. Maka sudah selayaknya sebagai seorang anak yang mencintai ayah dan bundanya untuk memberikan yang terbaik bagi keduanya. Sebaik-baik pemberian dari seorang anak. Dan Allah telah menjanjikan itu. Hadiah berupa jubah dan mahkota untuk para ayah dan bunda yang memiliki anak-anak Al-Qur’an. Sebuah hadiah yang nilainya tak dapat diukur walau dengan dunia dan segala isinya. Aku harap ayah dan bundamu tersenyum kepadamu ketika nanti mereka menerimanya langsung dari Allah. Sebuah kebanggaan yang tidak hanya ada di dunia tapi juga di akhirat. Maka yang kita perlukan untuk memulai menghafal Alqur’an adalah CINTA. Cinta memunculkan ketulusan, memberi kekuatan untuk selalu tegak berdiri. Cinta melahirkan kesungguhan, cinta melahirkan kesediaan untuk selalu berjuang. Sudah siap mencinta? Surabaya, 17 Juni 2015
Tips Menghafal Al-Qur’an dari Ust. Deden Makhyaruddin Alhafidzh
Segala puji bagi Allah, Azza wa jalla, yang telah menurunkan AlQur’an sebagai tanda cinta untuk semesta alam. Dengannya Allah menunjukkan hati manusia pada jalan keimanan. Maka adakah hati kita menyambut cinta yang Allah turunkan dari langit untuk bumi itu?
Jika engkau bertanya untuk apa hati(Qalbun) itu diciptakan? maka jawabannya adalah untuk menyimpan asma Allah dan menyimpan ayat-ayat Al-Qur’an.
Berikut ini Tips Menghafal Al-Qur’an oleh Ustadz Deden Makhyaruddin Al hafidzh untuk memudahkan kita dalam menghafal Al-Qur’an:
1. Menghafal itu tidak harus hafal, yang penting menghafal
Maksudnya niatkan menghafal sebagai sarana meraih ridho dari Allah agar bagaimana caranya Allah cinta dengan kita melalui kegiatan menghafal Al-Qur’an itu. Alokasikan waktu khusus untuk menghafal, jika ternyata belum hafal dalam waktu yang ditentukan tidak masalah, yang penting tetap istiqomah dalam usaha menghafal. Misalnya dengan mengalokasikan waktu khusus satu jam setiap hari untuk menghafal.
2. Menghafal itu bukan untuk diburu-buru, juga bukan untuk ditunda-tunda
Nikmati setiap proses menghafal. Jangan terburu-buru tetapi juga jangan ditunda-tunda. Syarat menghafal tidak harus muda, sebagaimana syarat mati tidak harus tua.
3. Menghafal Al-Qur’an bukan untuk khatam
Jadikan kegiatan menghafal Al-Qur’an sebagai sarana untuk lebih dekat dengan Allah. Jangan menghafal untuk sekedar mengejar khatam, tetapi niatkan untuk hidup setia bersama Al-Qur’an.
4. Senang dirindukan oleh ayat
Seharusnya orang yang menghafal qur’an lebih banyak bersyukur. Karena segala sesuatu yang terjadi ketika menghafal Al-Qur’an adalah nikmat. Sebagai contoh ketika sulit sekali menghafal suatu ayat atau surat, maka seharusnya bersyukur itu tanda ayat atau surat tersebut betul-betul kangen dengan kita sehingga ia ingin kita terus mengulanginya sampai benar-benar hafal.
5. Menghafal sesuap-sesuap
Kapasitas orang dalam menghafal tentu berbeda-beda. Agar menghafal tidak cepat lelah dan tidak cepat bosan pastikan ukurannya sesuai dengan kapasitas diri. Misal dengan mengukur kekuatan daya ingat sekali membaca atau melihat ayat. Ada yang lebih nyaman jika menghafal setengah baris atau beberapa kata dalam sekali comot. Tapi ada juga yang lebih atu kurang dari itu. Yang penting sesuaikan dengan kapasitas diri.
6. Fokus pada perbedaan, abaikan persamaan
Ada banyak ayat dalam Al-Qur’an yang merupakan perulangan. Ada yang benar-benar sama kalimatnya. Ada yang sama tapi berbeda di ujung ayatnya. Nah untuk yang mirip-mirip atau sama fokuskan ada perbedaan yang ada pada ayat tersebut ketika menghafal. Semisal dengan fokus potongan kata(mufrodat) pada ayat sebelum atau ayat lanjutan dari ayat tersebut.
7. Mengutamakan durasi untuk muroja’ah(mengulang hafalan)
Utamakan muroja’ah, bagian ternikmat menghafal AL-Qur’an ada pada bagian muroja’ahnya.
8. Pastikan hafalannya sudah bertajwid
Maksudnya pastikan bacaan Al-Qur’annya sudah benar dan memenuhi kaidah tajwid yang baik. Banyak orang melewatkan hal ini dan menganggap cara ini justru akan memakan waktu lebih lama untuk menghafal. Padahal justru hafalan yang sudah bertajwid akan mempercepat proses menghafal Al-Qur’an itu sendiri.
Masjid Al-Falah Surabaya