KLIKSAMARINDA - Aparat kepolsian dan tim teknis memeriksa Jembatan Dondang, Muara Jawa, Senin 16 November 2020. Senin, 16 November 2020 sekira pukul 11.30 WITA. Pemeriksaan berlangsung di titik jembatan yang retak yang diduga terjadi akibat ditabrak tongkang yang larut, Minggu malam 15 November 2020.
Informasi terkait retaknya Jembatan Dondang yang menghubungkan Samarinda dengan wilayah Handil, Kutai Kartanegara (Kukar) ini sempat meninmbulkan kepanikan warga pada Minggu malam 15 November 2020. Sejumlah akun media sosial memposting rekaman video retaknya Jembatan Dondang.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), AFF Sembiring menyatakan, kejadian Jembatan Dondang retak diharapkan ada proses hukum yang ditegakkan. Menurut AFF Sembiring, saat ini kejadian jembatan ini masih dalam tahap penyidikan dari aparat berwenang.
"Jadi, kita tunggu saja bagaimana hasil penyidikannya. Yang jelas, Dishub Kaltim pada dasarnya menginginkan ada proses hukum dan pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang menyebabkan terjadinya masalah ini," ujar AFF Sembiring melalui rilis, Senin malam 16 November 2020.
Sebagai kapasitas pengawasan keamanan sarana dan prasarana transportasi darat, laut, sungai dan udara, kejadian ini segera dituntaskan, termasuk teknis fisiknya.
Menurut AFF Sembiring, jembatan merupakan bagian dari akses transportasi masyarakat setempat dan umum, diharapkan jembatan ini bisa dipastikan keamanannya.
Read the full article