Orthorexia
Orthorexia is obsession of healthful eating, recognized as specified feeding or eating disorders dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, 5th Edition. Seperti yang dilansir Today’s Dietitian Magazine, Orthorexia merupakan salah satu “eating disorders”, namun berbeda dengan eating disorders lain yang menginginkan tubuh menjadi kurus, orthorexia menginginkan untuk mengkonsumsi makanan yang benar-benar sehat. Masalahnya bukan pada keinginan untuk mengkonsumsi makanan yang sehat, namun pada perasaan bersalah yang berlebihan jika mereka tidak dapat mengkonsumsi makanan sehat dan higienis. Mengonsumsi makanan yang sehat dan higienis tentu bukan hal buruk, namun ketika keinginan untuk mengonsumsi makanan yang sehat menjadi obsesi berlebihan dengan terlalu banyak mengeliminasi jenis makanan, bahan makanan, dan perasaan bersalah karena tidak menjalankan diet yang sehat sehingga menyebabkan penarikan diri dari kehidupan social tentu kebiasaan makanan ini menjadi sesuatu yang buruk. Seseorang yang menjalankan diet dengan baik mungkin memiliki kebiasaan makan makanan yang sehat, higienis, ditambah dengan pilihan asupan yang low fat, no trans fat, low sodium and sugar, menghindari beberapa jenis makanan tertentu. Namun, pada penderita orthorexia tanpa disadari akan mengeliminasi seluruh golongan bahan makanan tersebut, seperti bukan hanya menghindari produk susu namun produk olahan susu pun dihindari, atau daging dan olahannya. Selain itu, demi menjalani diet yang sempurna seorang orthorexia membutuhkan waktu lebih lama pula untuk menyiapkan makanan, tidak mau makan selain dari makanan yang dibuatnya di rumah, hingga menarik diri dari kehidupan sosial yang dapat menurunkan produktivitasnya dalam bekerja. Dalam kasus extreme, pengidap orthorexia akan memilih untuk kelaparan dari pada harus mengonsumsi makanan selain dari buatan rumah atau makanan yang dinilainya tidak sehat. Inilah batas seseorang dalam menjalankan diet yang sehat dan mengidap orthorexia. Seseorang mungkin tidak sadar bahwa dirinya mengidap orthorexia. Dalam kehidupan sehari-hari, orang yang mengidap orthorexia akan mendapat sanjungan dan respon positif dari masyarakat atau orang sekitarnya karena dapat menjalankan pola hidup sehat. Oleh karenanya, sulit untuk mengidentifikasi orang mengidap orthorexia. Adakah orang yang mengidap disorder ini ? Diet yang seimbang antara jumlah asupan, jenis asupan, aktivitas fisik, tanpa menarik diri dari kehidupan sosial menjalani diet dan gaya hidup yg baik adalah paduan paling pas, karena makanan pun memiliki fungsi sosial. Still Balance, Still Young, and Still Healthy Reference : Today’s Dietitian Magz, Edition November 2014 amialmi














