Poem #005: Untuk Pemikir di Waktu Malam
untuk yang berteduh di tengah hujan untuk yang tertidur di meja makan untuk yang makan lauk sisaan untuk mereka yang sudah bertahan
untuk yang tidak makan demi bayar kost an untuk yang lelah karna macet nya jalan untuk yang berbohong demi jaga perasaan untuk mereka yang sudah berjuang
untuk buruh pabrik yang pulang subuh untuk mahasiswa semester tujuh untuk penambang yang tangan nya melepuh untuk yang lelah bekerja seharian penuh
untuk para pramusaji restoran yang bekerja di waktu malam mingguan untuk pelacur di atas ranjang yang mendesah demi bayar tagihan
kita memang tak saling kenal, apa lagi sayang tapi perhatikanlah waktu akan terus berjalan yang aku tau, kita semua bertahan dan berjuang demi bahagiakan orang tersayang
terimakasih sudah berjuang.















