[Tentang FIM] "Yang benar benar mecintaimu adalah mereka yang tetap bertahan, meski telah terombang ambing dalam kepayahan." Saat inilah, aku benar benar mengenal FIM seutuhnya, bagaimana mengenal forum ini dari dalam. Saat jadi peserta mungkin yg kutahu hanyalah nama besar FIM dengan segala kehebatan dan orang-orangnya. Ketika menjadi panitia inilah bagaimana kita mencintai dalam perbuatan. Istiqomah dalam kebersahajaan. Dan ttp kuat meski kekurangan. Dari kepanitiaan ini pun bisa mendapatkan banyak 'Quality Time' dengan orang orang hebat. Senang sekali bisa berkenalan, bercengkrama dan berdiskusi dengan rekan rekan sekalian. Dari hal yang penting sampai penting sekali. (karena ga ada yang ga penting didunia ini 😁) Benar benar te'koneksi' dengan mereka. Karena yang utama dalam hubungan antar manusia yaitu koneksi. Kalau ga konek ga mungkin nyambung, gimana mau mulai komunikasi kalau ga ada koneksi. Selain itu, perlunya menyelaraskan visi disertai nilai yang sama. Perpaduan visi dengan ide ide dan tugas yg berbeda tak jadi masalah, karena 'selaras' tak selalu persis agar dinamis namun tetap harmonis. Kemudian buah dari pertemanan dan pemikiran adalah 'Aksi', agar menjadi bukti hasil dari kolaborasi. Forum inilah yang menyatukan insan dari seluruh penjuru Indonesia. Dipadukan melalui nilai nilai yang sama. Satu yang membuat forum ini berbeda dengan yang lainnya karena kita memiliki orang tua Ideologis. 😆 In frame : mereka yang telah (uda poby) , akan (mas rahmat) dan nanti (saya) berkolaborasi. Maklum masi junior.😁 Senang sekali bisa semakin akrab dengan mereka, manusia yang dicintai langit dan tetap berpijak dibumi. Semoga kita ttp istiqomah. Aamiin. "Ketahuilah bahwa perpisahan adalah jarak, agar kita memiliki kesempatan menjadi pribadi yang lebih baik saat pertemuan itu kembali terjadi." Terimakasih. Jakarta, 23-31 Oktober 2017 #FIMSick #FIM18 #KoneksiSelarasAksi #FIM (di Monas)









