[Visualisasi 2020 (sejauh ini)] ”Tidak akan datang suatu tahun, kecuali tahun sesudahnya akan lebih jelek dari tahun sebelumnya”. (HR. Bukhori). Ngerti sih, tapi siapa yg sangka akan sampai segininya. Banjir di sebagian besar Jakarta, nyaris perang dunia ketiga, kebakaran hutan australia, dan sekarang pandemi mematikan yang disertai tindakan2 manusia yang nampaknya mulai gila karena dipaksa berdiam di rumah. Semuanya terjadi hanya dalam kurun 3 bulan. Ini baru triwulan I udah terancam nyawanya, apa kabar triwulan 3B. Awal tahun ini gelap, gulita, kelam, muram. Meskipun begitu, selalu ada cahaya2 kecil yg bisa membantu mengangkat suasana, baik itu sesederhana pesanan gofood yg sudah sampai di depan rumah, challenge2 receh instagram dari yg menggambar jeruk sampai besok, atau family time yg biasanya dicari sekarang tersedia hampir tiap hari Terima kasih abang ojol yg masih rela mengantar Ke-BM-an manusya, dokter dan suster di baris terdepan perang ini serta teman2 yg bertegur sapa lewat sosial media, semoga kita sehat bersama seterusnya, dan sampai jumpa kembali saat corona sudah pergi Semoga yg kita dapat dari wabah ini bukan hanya cara bertahan hidup sendiri, tapi juga tentang kebersihan diri, adab bagi kita yg sakit serta menghargai waktu bersama teman dan keluarga. Percaya bahwa ini rencana tuhan untuk sisa tahun yg menakjubkan, karena sesuai dengan wejangan Ibu Kita Kartini bahwa "Habis gelap, terbitlah terang" Buat yg masih ngeremehin wabah ini dan nongkrong sana-sini, nimbun alat kesehatan dan kebutuhan pokok, sama yang bikin hoax obat herbal anti korona.... gue sumpahin lobang idung ngecil biar kalo ngupil harus pake cottonbud, engap dah lu rasain 📸 by James Allen, nyomot di gugel demi visual #firstpost2020 #masafirstpostnyauntiltomorrow #staysafeeveryone #dirumahaja #iyanih https://www.instagram.com/p/B-UxlFRnlKIvs1UhSh75xiGfJBoAw9ciKSIr5c0/?igshid=1j2bwbw96bx0k














