Hari ini adalah perayaan 8 tahun saya di Tumblr 🥳

祝日 / Permanent Vacation
Game of Thrones Daily
i don't do bad sauce passes

Kiana Khansmith
todays bird
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
sheepfilms
No title available

if i look back, i am lost

pixel skylines
styofa doing anything
Xuebing Du

★

roma★

⁂
Claire Keane

Janaina Medeiros

blake kathryn
occasionally subtle

Discoholic 🪩
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from France

seen from United States

seen from Iraq
seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Philippines
seen from United States
seen from United States

seen from Brunei
@strawairi
Hari ini adalah perayaan 8 tahun saya di Tumblr 🥳
Kehilangan bukan milik mereka yang sudah mencoba menjalani hubungan sebaik-baiknya, setia dan tidak mendua.
Kehilangan adalah milik mereka yang mengkhianati. Yang menukar ketulusan dengan kebohongan. Yang tidak bisa bertahan di satu hati, lalu berpikir mereka bisa punya segalanya tanpa kehilangan apa-apa.
Yang setia mungkin patah, tapi mereka tidak kehilangan dirinya sendiri. Yang mendua mungkin merasa menang, tapi mereka kehilangan sesuatu yang tidak akan bisa mereka miliki lagi: kepercayaan.
Selesai?
Kala kamu memilih pasangan hidup, bukan perihal siapa yang paling sempurna, melainkan siapa yang paling mampu kamu terima ketidaksempurnaannya.
Kita mungkin menjadi yang paling paham teori, namun saat prakteknya lagi-lagi lupa penerapannya.
Untuk hal-hal kecil yang menurut kita mengganggu, kala masih bisa dikomunikasikan, komunikasikanlah.
Minusnya kita, sering kali keliru memetakan mana hal-hal yang masih bisa ditoleransi dan tidak.
Sudah berapa hal baik yang telah kamu lewatkan karena fokusmu kekurangan orang lain? Bukankah kamu pun memiliki kekurangan?
Satu persatu dari mereka telah menemukan genapnya, sedang dirimu masih bergelut dengan hal yang sama.
Hai perempuan.
Adalah hak mu untuk berharap pasangan hidup yang kamu percaya mampu menemanimu hingga jannah Nya. Kehidupan keluarga rabbani yang kamu impikan. Hingga sikap qowwamah yang tertanam dalam dadanya.
Namun apakah kamu pernah menelisik apa saja kurangmu? Bukankah lebih banyak? Tidakkah fokusmu perlu kau ubah, bukan pada "kurangnya" melainkan "kurangku".
Sebelum berproses dengan oranglain, pastikan kamu telah selesai dengan dirimu.
Tidak ada lagi nama yang melekat, tidak ada pula angan-angan kehidupan ideal bersama ia yang kau impikan.
Penting sekali mengosongkan hati sebelum kamu mempersilahkan orang lain menempatinya.
Apakah kamu tidak merasa bersalah, seseorang yang memiliki niat baik untuk bisa bersamamu menuju jannahNya, lalu kau ciderai dengan menempatkan nama lain yang dahulu kau idamkan. Bukankah terlalu kurang ajar?:)
Maka, penting sekali untuk masing-masing telah selesai dengan diri sendiri.
malaikat maut tidak akan menunggu sampai kamu takut akan Tuhan.
"Ya Allah, bagaimanapun jalannya asal Engkau tetap bersamaku."
Jenuh ya membahas tentang perasaan? Sama aku juga. Sebenarnya aku bertanya-tanya, apakah semua perempuan di dunia ini sama sepertiku? Apakah mereka juga risau dengan hal-hal kecil yang terjadi di sekitar? Apakah mudah ovt ketika dunia sedang baik-baik saja?
Setelah ku selami perasaanku. Memang ya, perempuan diciptakan se-problematik itu. Bisa lo mengada-adakan sesuatu yang tidak ada. Menutup rapat semua hal yang harus dihilangkan. Menjelma bak peri padahal benar-benar sudah menyala terang seperti setan. Lucu ya!
Hey diriku. Sudahkah menemukan tujuan yang benar tepat? Sudahkah berjalan di jalur yang seharusnya? Sudahkah tak lagi ingin keluar dari zona nyaman? Sudahkah 'marem' dalam menggapai ambisi yang sempat menggelora? Sudahkah puas menikmati dunia yang penuh rahasia ini?
Bagaimana? Lelah? Ingin rehat sejenak? Ingin berbaring barang sedetik untuk merebah di pelukan semesta? Jangan ya diriku. Hehe
Terus semangat menjalani hari. Terus berproses melewati semua rintangan dengan tawa berseri. Terus bahagia dengan apapun yang sedang dijalani. Teruslah melakukan kebaikan yang bisa diusahakan diri.
Tenang saja. Jika di masa lalu kamu pernah merasa terluka, tersakiti, dan kesemua hal buruk yang membuat hatimu lebam, kamu pasti akan mendapati bahwa di masa depan semua luka yang kau simpan akan mereda dan sembuh.
Masalah cinta, persahabatan, kekeluargaan tak ada yang benar-benar selalu membuat hati bahagia. Semua orang pasti akan ada kalanya mengecewakan. Bahkan seringkali kita kecewa dengan diri kita sendiri bukan?
Makanya, berserah terus pada yang Esa. Jalani saja semua hal sesuai keinginanNya. Tuhan tidak akan pernah mengecewakan hambanya, Tuhan akan selalu memberikan semua hal sesuai prasangka si hamba.
Jadi hamba, berprasangka baik terus sama Tuhan ya.
Mengutip dari firmanNya bahwa:
{ إِیَّاكَ نَعۡبُدُ وَإِیَّاكَ نَسۡتَعِینُ }
"Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan." [Surat Al-Fatihah: 5]
Maka, terus menujuNya pasti akan kamu dapati pertolongan yang tak ada habisnya.
Menurut Umar al-Khattab, hati kita ada masanya sangat bersemangat dalam beribadah. Ada masa hati akan jadi lemah dan longgar dalam beribadah. Maka apabila sedang bersemangat, banyakkanlah amalan sunat. Apabila sedang lemah, kuatkanlah amalan wajib.
— Madarij al-Salikin, 3/542
Semoga kamu mencintai peran yang sedang kamu jalani saat ini. Kalaupun belum cinta, semoga kamu selalu dikelilingi hal-hal baik saat menjalani peranmu. Kalaupun belum ditemukan kebaikan itu, semoga kamu bisa mensyukurinya.
Ini doa baik sebelum tidur. Selamat istirahat semuanya. Terima kasih sudah berjuang dalam berperan hari ini dan seterusnya. :)
Allah-ku, meskipun aku tidak bisa berlari secepat mereka, berikanlah aku kekuatan untuk tetap berdiri dan berjalan perlahan, meski keadaan sangat sulit sekali.
Tiba2 muncul saat lagi capeknya dengan kerjaan :')
Di perjalanan nan melelahkan ini, izinkan hamba senantiasa dibersamakan dengan orang-orang baik Ya Rabb..
"Gaza is now a different colour from space. It's a different texture."
Kalau soal berjuang sih saya juga mampu. Yang jadi masalah adalah, bukan saya yang kamu mau.
Duh
"Aren't you getting tired of posting about Palestine on social media?” No, because while I'm sitting behind a screen sheltered in a house with my family and living in a country where I don't go to bed every night thinking it's my last, the least that I can do is use my voice and bring awareness. You should do the same.
Kadang bersimpuh dihadapanNya
Bukan untuk meminta apa
Pun tak jua ingin bercerita
Aku hanya ingin menangis saja
Sebab setiap lara,
Dia tahu semua..
2 Agustus 2019
Dilarang bertanya kapan nikah, apabila tidak menyiapkan calonnya.
Nice 🤩
Orang yang suka nggak enakan, sekali bilang 'nggak' langsung merasa orang paling jahat sedunia 🙃
Ada sebuah pelajaran yang ku petik dari melihat anak-anak dan orang tuanya. Bahwa kesholihan seorang anak sangat erat hubungannya dengan kesholihan orang tuanya. Ini bukan perihal keturunan yaa.. Bukan. Tapi lebih bagaimana ketika orang tua yang sholih akan mendidik dan mengajarkan kesholihan pula.
Bukan sekedar mengajarkan bagaimana itu sholat, tapi juga mengajarkan mengapa kita hatus sholat.
Bukan sekedar mengajarkan ibadah yang tampak, tapi juga menanamkan kecintaan pada dasar ibadah itu sendiri.
Mengajarkan "mengapa" sebelum "bagaimana"
Jadi lebih di awali dengan menuntun bukan menuntut.
Gw belum nikah dan punya anak. Tapi tulisan ini gw bikin supaya jadi pengingat, kalo suatu saat Allah izinkan utk menikah dan punya anak. Bila ingin memiliki anak yang sholih, maka harus di mulai dari diri sendiri.
Finally, gw ingin doa "Robbi habli minash sholihiin" Ya Allaah, karuniakanku keluarga dan keturunan yang sholih.
Aamiin
kenapa ya kita terpatokan untuk kejar dunia terus, ya kejar uang, jabatan, rasa hormat, rasa kagum.
Sedangkan amal ibadah, ridho Allah kita kesampingkan seolah bukan suatu hal yang penting. Padahal ujung nya hidup ya itu, akhirnya kita ya kesana.
Akhir-akhir ini rasanya saya juga lelah banget berpatokan sama ukuran manusia terus, karir lah, pendidikan lah, pasangan lah.
Memang semuanya juga perlu dikejar tapi kayaknya motivasi utamanya karena ridho Allah tuh udah kabur, udah gak jelas makanya rasanya capekkk banget. Capek karena motivasi utamanya udah bergeser.
Ya Allah semoga semua yang dikerjakan hari ini itu ya karena Engkau bukan karena yang lain. Saya gamau berakhir di dunia ini dengan kesia siaan.