BKM
BKM. 3 huruf yang bisa membuat kepala ini pusing sepanjang 2016 namun sekaligus memberi senyum disaat lelah. BKM itu Badan Koordinasi Mentoring, skuad Gamais pertama dan terakhirku. Menerima amanah BKM bersamaan dengan menjadi ketua PCC di himpunan menjadikan Sabtu 2016 ku saat itu tiada libur (re: agenda inti BKM dan PCC diatur 2 minggu sekali which is tiap pekan=full))
ps: disini ada aku dan saya
Oke, sebenernya di BKM ‘ga terlalu berat’ karena aku ada di posisi Wakil Kepala Departemen, yang berarti tugas terberat ada pada sang Kepala (so pasti), dan alhamdulillah Kepala BKM kemarin sangat sangat pro, walau selama keberjalanannya tidak jarang ada perbedaan pendapat dan sudut pandang, juga ‘laporan’ dari MR tentang “makan pagi”, sy tetap dan benar2 respect sm bos BKM (Bos Subi).
Jadi BKM ini bertugas mengkoordinir mentoring agama islam di ITB (iyalah singkatannya aja badan koordinasi mentoring. EH ingat bukan BIRO yaa! haha di Selayang Pandang Gamais biro-_-),
Sumber foto: Selayang Pandang GAMAIS 2016 (by adit)
nyatanya, yang saya rasain di BKM ini bukan cuma sekedar ngelompokin anak2 buat dapet kelompok mentoring ((btw kelompok ga serta merta jadi “triiiing”)) BKM juga mengasah kemampuan manajerial, organizing, accounting, dan komunikasi. Tapi kali ini bukan flow menyusun kelompok mentoring atau lainnya yang akan dijelaskan, tapi sepenggal cerita tentang skuad BKM itu sendiri. I really wanna thank for all my troops in BKM, Ina (STF14-Mamet), Wina (BI14-pendataan), Nabita (kewirus18-branding), Hasna (KI14- branding), Ranti (STF14-pendataan), M.Hanif (EL14-Mamet), Arif (BE15-branding), Umam (TA14-branding), Rajiv (KL14-pendataan), Adnin (GD14-pendataan), Dzaky (TI15-multijobd).
Gamais bukan berarti isinya anak2 kaku ataupun kolot, tapi malah gaul (dunia akhirat kl aku bilang) dan bisa dijamin 100%, orang normal akan jatuh cinta pada sekelompok manusia dalam naungan bernama Gamais ini.
Terimakasih untuk satu tahun kemarin
Terimakasih telah membuat peluh menjadi bahan bakar untuk terus maju
Terimakasih telah membuat koridor timur salman menjadi hangat di jam 6 pagi
Terimakasih telah membuat haru dan tangis menjadi tawa
Terimakasih telah membuat perbedaan menjadi sama rasa
Terimakasih telah mengajarkan bahwa perjuangan selalu butuh pengorbanan
Terimakasih telah mengajarkan tentang bagaimana mengajak kebaikan dalam keberagaman
Terimakasih atas pembelajaran yang telah kita lalui
Ohya, Terimakasih telah mencicipi hasta karya Kakakmu ini selama 1 tahun (bener deh ku muter otak masak apa buat sarapan kalian yang mayoritas anak kos, kl mentok, ya roti)
dan..
Maaf jikalau selama berinteraksi banyak bercandanya, tidak seperti anak MATA’ atau Gamais lain (yang syuro disamping kita ._.v)
Maaf jikalau selama ini belum becus menjadi kakak dan partner kalian..
Maaf untuk semua ketidaksesuaian ekspektasi kalian terhadap BKM 2016..
Semoga komunikasi dapat selalu terjalin, kalian semua orang hebat. Ada yang sudah menjadi Ketua Pemilu himpunan (Adnin); ketua simfoni (dzaky); aktivis KM (hasna); deputi di KM ITB (ina); Kadep-Wakadep Gamais (arief-nab, ranti); aktivis BM & HMT (umam) Kepala sektor (rajiv); sekertaris unit (wina); bahkan ada Imam Masjid Salman (Hanif). Ya, kalian bersinar terang di koridornya masing-masing.
Mudah-mudahan sll amanah dimanapun berada
Mudah-mudahan terwujud #Mentoring1TB
Jikalau (suatu saat) merasa lelah, bacalah kembali Al Anfal:63, sesungguhnya kita satu dalam doa. Selamat mengejar cita-cita, para syuhada mulia terbaik :)














