"YANG GELAP ITU RUANGAN, BUKAN CAHAYA."
________________________________
Maka, dimana hati dan pikiran akan diletakan, itu akan menjadi sebab seseorang berbeda atau sama dengan yang lainnya.
Jika benar ya ikuti, bertahan, salah ya jangan. Jika orang-orang menggangap kita buruk, yang padahal diri tidak merasa. Ya biarkan. Yakin saja apa yang ada pada kita itu benar, asal memang sungguh ada dasarnya. Jikalau kita marah atau tidak terima dan menampakan rasa marah atau tidak terima tersebut, dengan bagaimanapun bentuknya, maka apa bedanya diri dengan orang lain tersebut?
Tapi jika orang yang menganggap kita buruk lalu menyatakan pendapatnya mengapa dia mencapai tersebut. Jikalau bisa diambil sisi baiknya, terima saja, jadikan sebagai secuil nasihat. Barangkali ada solusi supaya anggapan mereka berubah. Tapi tetap, jangan marah atau balik untuk tidak terima.
Jadi silahkan menentukan, jadi ruangan yang gelap, atau cahaya dalam ruang gelap.... (: